Distorsi Etik Dalam Pemilihan Pemimpin : Studi Tentang Kampanye Hitam Di Kabupaten Tanah Datar

Publikasi Unusia

Distorsi Etik Dalam Pemilihan Pemimpin : Studi Tentang Kampanye Hitam Di Kabupaten Tanah Datar

Tampilkan catatan item lengkap

Judul: Distorsi Etik Dalam Pemilihan Pemimpin : Studi Tentang Kampanye Hitam Di Kabupaten Tanah Datar
Penulis: NAZHIVATUNNISA ASVIN
Abstrak: Nazhivatunnisa Asvin, NIM 2130201056, Judul Skripsi “DISTORSI ETIK DALAM PEMILIHAN PEMIMPIN : STUDI TENTANG KAMPANYE HITAM DI KABUPATEN TANAH DATAR”.Program studi Hukum Tata Negara (Siyasah), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2025. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk-bentuk kampanye hitam yang terjadi dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Tanah Datar, apa saja faktor yang mendorong terjadinya kampanye hitam dalam proses pemilihan pemimpin, dan apa implikasi dari kampanye hitam terhadap proses pemilihan pemimpin di Kabupaten Tanah Datar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui secara mendalam bentuk, faktor penyebab, dan implikasi dari praktik kampanye hitam serta bagaimana hal tersebut ditinjau dari perspektif fikih siyasah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis empiris, dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pihak Bawaslu, staf pengawas, dan masyarakat, serta didukung oleh dokumen laporan pelanggaran pada masa Pilkada 2024 di Kabupaten Tanah Datar. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kampanye hitam yang terjadi mencakup bentuk intimidasi, ujaran kebencian, dan penyebaran berita yang belum terbukti kebenarannya. Faktor utama yang mendorong terjadinya kampanye hitam adalah ketatnya persaingan politik antar calon kepala daerah, lemahnya pengawasan dan penindakan, serta rendahnya literasi dan kemampuan berpikir kritis masyarakat. Implikasi dari kampanye hitam berdampak pada turunnya elektabilitas calon yang diserang, keraguan masyarakat dalam memilih, hingga merusak etika dan budaya politik secara umum. Dalam perspektif fikih siyasah, tindakan kampanye hitam bertentangan dengan nilai-nilai keadilan, kejujuran, dan etika dalam memilih serta memimpin, sebagaimana dijelaskan dalam prinsip-prinsip siyasah syar‟iyyah.
URI:
https://ecampus.uinmybatusangkar.ac.id/batusangkar/al?d=GtiiN14zpdK%2FTx9D95PeNtvIW0B5DR65kfBSZ46Wwp8c0MsdrEJIG7J7rwYcXzNaEY8BYjcp3n7ETb%2BafiFkoe17MkLVYJyKDEPbLIVEODVD%2BZ1XX5UgSaXMTPsft0OZHgWfLfWCwWI8g%2FLOaOd4U7cmfqU7f86kumG%2FFnG0vPCJ%2B%2FsQZiw0rh2MiYFXg82q
http://repo.uinmybatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/32330
Tanggal: 2025-08-20


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1760945904739_1 ... I NAZHIVATUNNISA ASVIN.pdf 1.015Mb application/pdf Lihat / Buka File "Distorsi Etik Dalam Pemilihan Pemimpin : Studi Tentang Kampanye Hitam Di Kabupaten Tanah Datar"
1760945906199_HITAM.jpeg 16.93Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "Distorsi Etik Dalam Pemilihan Pemimpin : Studi Tentang Kampanye Hitam Di Kabupaten Tanah Datar"

Item ini muncul di Koleksi berikut

  • Koleksi Skripsi
    Perpustakaan Jurusan HUKUM TATA NEGARA (SIYASAH) Repository

Tampilkan catatan item lengkap

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya