Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | Hubungan Daily Stress dan Resiliensi Pada Wanita Minangkabau Pasca Cerai Hidup di Kabupaten Tanah Datar |
| Penulis: | NURFIGITA PRATAMA |
| Abstrak: | Nurfigita Pratama, NIM 2130306061, Judul Skripsi “Hubungan Daily Stress dan Resiliensi pada Wanita Minangkabau Pasca Cerai Hidup di Kabupaten Tanah Datar”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Perceraian sering kali menjadi sumber tekanan bagi wanita, terutama dalam budaya yang masih memegang kuat adat dan norma pernikahan seperti Minangkabau. Wanita Minangkabau yang mengalami perceraian memungkinkan menghadapi berbagai bentuk tekanan sehari-hari atau yang dikenal dengan daily stress, mulai dari tekanan ekonomi, sosial, hingga emosional. Namun, tidak semua wanita bereaksi sama terhadap tekanan yang dihadapi, karena tingkat resiliensi yang dimiliki setiap individu berbeda – beda. Resiliensi berperan sebagai mekanisme adaptasi yang memungkinkan seseorang untuk bangkit dan menata ulang kembali kehidupan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara daily stress dan resiliensi pada wanita Minangkabau pasca cerai hidup di Kabupaten Tanah Datar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian ini ialah wanita Minangkabau yang bercerai hidup berdasarkan data yang diperoleh dari Pengadilan Agama Batusangkar Tahun 2021- 2023. Sampel penelitian berjumlah 50 wanita Minangkabau pasca cerai hidup di Kabupaten Tanah Datar, teknik pengambilan sampel ialah purposive sampling yaitu wanita Minangkabau yang memiliki kriteria telah berpisah atau ditinggalkan oleh suaminya karena cerai hidup, memiliki hak asuh anak, dan menjadi tulang punggung keluarga. Penulis menggunakan skala modifikasi The Connor – Davidson Resilience Scale (CD-RISC) untuk mengukur tingkat resiliensi dan skala modifikasi The Daily Stress Response Scale (DSRS) untuk mengukur tingkat daily stress. Data dianalisis menggunakan uji statistic korelasi Pearson untuk mengetahui sejauh mana hubugan antara kedua variabel. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukan bahwa (rxy = -0.470, dan dengan taraf signifikansi 1% (p=0.001 < 0.01)) hal ini berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak, artinya daily stress memiliki hubungan yang signifikan dengan resiliensi pada wanita Minangkabau di Kabupaten Tanah Datar, yakni semakin tinggi daily stress yang dirasakan pada wanita Minangkabau pasca cerai hidup, maka semakin rendah resiliensi nya, begitupun sebaliknya, apabila daily stress pada wanita Minangkabau pasca cerai hidup rendah, maka resiliensi nya akan semakin tinggi. |
| URI: |
https://uinmybatusangkar.ecampus.id/batusangkar/al?d=GtiiN14zpdKbQ9V7%2F0gTN2qQ8KtnnVsx5q%2BYetMI0XNNgC67wv%2FxXZ1RaFjc%2F9TefBCRMbeMUKncDYlae5IEq2JVZRHsQVR7jWM4xj%2B6FJ2R9U8o5zlR57NgPQdCt4JAXsIE4uptK9dsPntdJZn%2F%2FnbOq8iGmumH8J30wW2SKxRRG7TYtCmZb6mwegveewe3 http://repo.uinmybatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/31740 |
| Tanggal: | 2025-02-17 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1749091838042_1 ... -NURFIGITA PRATAMA (2).pdf | 1.887Mb | application/pdf |
Lihat / |
File "Hubungan Daily Stress dan Resiliensi Pada Wanita Minangkabau Pasca Cerai Hidup di Kabupaten Tanah Datar" |
| 1749091840117_uangu.jpeg | 15.50Kb | image/jpeg |
Lihat / |
Gambar "Hubungan Daily Stress dan Resiliensi Pada Wanita Minangkabau Pasca Cerai Hidup di Kabupaten Tanah Datar" |