Hubungan Daily Stress dan Resiliensi Pada Wanita Minangkabau Pasca Cerai Hidup di Kabupaten Tanah Datar
Tampilkan catatan item sederhana
| dc.contributor.author |
NURFIGITA PRATAMA |
|
| dc.date.accessioned |
2025-06-05T02:50:37Z |
|
| dc.date.available |
2025-06-05T02:50:37Z |
|
| dc.date.copyright |
|
|
| dc.date.issued |
2025-02-17 |
|
| dc.identifier.isbn |
NIM:2130306061 |
|
| dc.identifier.isbn |
|
|
| dc.identifier.issn |
|
|
| dc.identifier.other |
02.22500231 |
|
| dc.identifier.uri |
|
|
| dc.identifier.uri |
https://uinmybatusangkar.ecampus.id/batusangkar/al?d=GtiiN14zpdKbQ9V7%2F0gTN2qQ8KtnnVsx5q%2BYetMI0XNNgC67wv%2FxXZ1RaFjc%2F9TefBCRMbeMUKncDYlae5IEq2JVZRHsQVR7jWM4xj%2B6FJ2R9U8o5zlR57NgPQdCt4JAXsIE4uptK9dsPntdJZn%2F%2FnbOq8iGmumH8J30wW2SKxRRG7TYtCmZb6mwegveewe3 |
|
| dc.identifier.uri |
http://repo.uinmybatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/31740 |
|
| dc.description.abstract |
Nurfigita Pratama, NIM 2130306061, Judul Skripsi “Hubungan Daily
Stress dan Resiliensi pada Wanita Minangkabau Pasca Cerai Hidup di
Kabupaten Tanah Datar”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin
Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar.
Perceraian sering kali menjadi sumber tekanan bagi wanita, terutama dalam
budaya yang masih memegang kuat adat dan norma pernikahan seperti
Minangkabau. Wanita Minangkabau yang mengalami perceraian memungkinkan
menghadapi berbagai bentuk tekanan sehari-hari atau yang dikenal dengan daily
stress, mulai dari tekanan ekonomi, sosial, hingga emosional. Namun, tidak semua
wanita bereaksi sama terhadap tekanan yang dihadapi, karena tingkat resiliensi
yang dimiliki setiap individu berbeda – beda. Resiliensi berperan sebagai
mekanisme adaptasi yang memungkinkan seseorang untuk bangkit dan menata
ulang kembali kehidupan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
hubungan antara daily stress dan resiliensi pada wanita Minangkabau pasca cerai
hidup di Kabupaten Tanah Datar.
Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian
korelasional. Populasi penelitian ini ialah wanita Minangkabau yang bercerai hidup
berdasarkan data yang diperoleh dari Pengadilan Agama Batusangkar Tahun 2021-
2023. Sampel penelitian berjumlah 50 wanita Minangkabau pasca cerai hidup di
Kabupaten Tanah Datar, teknik pengambilan sampel ialah purposive sampling yaitu
wanita Minangkabau yang memiliki kriteria telah berpisah atau ditinggalkan oleh
suaminya karena cerai hidup, memiliki hak asuh anak, dan menjadi tulang
punggung keluarga. Penulis menggunakan skala modifikasi The Connor –
Davidson Resilience Scale (CD-RISC) untuk mengukur tingkat resiliensi dan skala
modifikasi The Daily Stress Response Scale (DSRS) untuk mengukur tingkat daily
stress. Data dianalisis menggunakan uji statistic korelasi Pearson untuk mengetahui
sejauh mana hubugan antara kedua variabel.
Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukan bahwa (rxy = -0.470, dan
dengan taraf signifikansi 1% (p=0.001 < 0.01)) hal ini berarti hipotesis alternatif
(Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak, artinya daily stress memiliki
hubungan yang signifikan dengan resiliensi pada wanita Minangkabau di
Kabupaten Tanah Datar, yakni semakin tinggi daily stress yang dirasakan pada
wanita Minangkabau pasca cerai hidup, maka semakin rendah resiliensi nya,
begitupun sebaliknya, apabila daily stress pada wanita Minangkabau pasca cerai
hidup rendah, maka resiliensi nya akan semakin tinggi. |
|
| dc.format |
Text |
|
| dc.language |
Indonesia |
|
| dc.publisher |
uin mahmud yunus batusangkar |
|
| dc.subject |
Psikologi Islam |
|
| dc.subject.ddc |
2X7.15 |
|
| dc.subject.ddc |
2X7.15 |
|
| dc.title |
Hubungan Daily Stress dan Resiliensi Pada Wanita Minangkabau Pasca Cerai Hidup di Kabupaten Tanah Datar |
|
| dc.type |
Skripsi |
|
File dalam item ini
Item ini muncul di Koleksi berikut
Tampilkan catatan item sederhana