Analisis Tafsir Al-qurthubi terhadap ayat-ayat keturunan dalam konteks pilihan hidup childfree

Publikasi Unusia

Analisis Tafsir Al-qurthubi terhadap ayat-ayat keturunan dalam konteks pilihan hidup childfree

Tampilkan catatan item lengkap

Judul: Analisis Tafsir Al-qurthubi terhadap ayat-ayat keturunan dalam konteks pilihan hidup childfree
Penulis: ADINDA RAHMAWATI
Abstrak: ABSTRAK Adinda Rahmawati, NIM 2030301002 (2020). Judul Skripsi: “Analisis Tafsir Al-Qurthubi Terhadap Ayat-ayat Keturunan Dalam Konteks Pilihan Hidup Childfree”. Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini mengkaji tentang penafsiran al-Qurthubi mengenai ayat-ayat keturunan dalam konteks fenomena Childfree di masyarakat. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui bagaimana penafsiran Imam al-Qurthubi terhadap ayat-ayat keturunan dalam kitab Al-Jami` li Ahkam Al-Qur`an dan untuk mengetahui bagaimana relevansi ayat-ayat keturunan terhadap Childfree pada masyarakat. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kepustakaan (library research). Metode pengumpulan data penulis gunakan adalah metode tematik atau maudhu‟i. Adapun sumber data primer dalam penelitian ini adalah ayat-ayat Al-Qur`an yang berkatian dengan keturunan dalam kitab tafsir Al-Jami` li Ahkam Al-Qur`an, sedangkan sumber data sekundernya adalah buku-buku, artiket, jurnal dan riset yang terkait dengan keturunan dalam Al-Qur`an. Hasil penelitian ini adalah pertama, penafsiran Imam al-Qurthubi terhadap ayat-ayat keturunan, dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keturunan dipandang sebagai nikmat, amanah, dan ujian kehidupan yang harus disyukuri. Secara kontekstual, ayat-ayat keturunan seperti dalam Qs. an-Nahl [16]; 72, Qs. al-Isra [17]; 31, Qs. Saba` [34]; 37, Qs. al-An`am [6];151, Qs. at-Taghabun [64]; 14, Qs. al-Munafiqun [63]; 9, Qs. al-Anfal [8];28. Kedua, relevansi ayat-ayat keturunan terhadap fenomena childfree pada masyarakat, dalam penelitian ini dapat di simpulkan bahwa masyarakat tradisional pada umunya menolak untuk memilih hidup childfree karena dianggap tidak sejalan dengan nilai-nilai sosial dan ajaran agama. Sementara, masyarakat modern yang lebih berpendidikan mulai memandang childfree sebagai hak pribadi yang dapat dipertanggung jawabkan, baik dari sisi spiritual maupun sosial.
URI:
https://ecampus.uinmybatusangkar.ac.id/batusangkar/al?d=GtiiN14zpdJHDzi%2BHEoumB19kzJ%2F41VFwuX8XsFWmul022u3E2Vlp7Greu%2FzQcCL4o0btJYR7%2BwIr60FnGZLU9o12Mvb2Rac5WISOrMj3oycTAKtJcSfh5sc2atAN%2FunhtbFVRJXSsI0GxPmdgrr71wdr6qFkxFAXwKwohzkKe8HLuMtrs0Zewwoc1gOCU5H
http://repo.uinmybatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/32705
Tanggal: 2025-08-20


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1765176325830_UNGU.jpeg 15.50Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "Analisis Tafsir Al-qurthubi terhadap ayat-ayat keturunan dalam konteks pilihan hidup childfree"

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item lengkap

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya