Hubungan Antara Hardiness dengan Stres Kerja pada Guru Sekolah Luar Biasa (SLB)

Publikasi Unusia

Hubungan Antara Hardiness dengan Stres Kerja pada Guru Sekolah Luar Biasa (SLB)

Tampilkan catatan item lengkap

Judul: Hubungan Antara Hardiness dengan Stres Kerja pada Guru Sekolah Luar Biasa (SLB)
Penulis: NABILA PUTRI
Abstrak: Nabila Putri, NIM : 2130306051, Judul skripsi :”Hubungan Antara Hardiness dengan Stres Kerja pada Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) ”. Program studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dihadapkan pada tantangan kompleks dalam proses pembelajaran, terutama karena mereka mendidik siswa dengan kebutuhan khusus yang sangat beragam, seperti tunanetra, tunarungu, tunagrahita, autisme, dan tunadaksa. Dengan tuntutan untuk memberikan pembelajaran yang individual dan adaptif di tengah keterbatasan fasilitas serta dukungan profesional. Tekanan tersebut berpotensi menimbulkan stres kerja yang berdampak negatif pada kesejahteraan psikologis guru dan kualitas pengajaran yang diberikan. Namun, tidak semua guru mengalami dampak stres kerja yang sama. Karakteristik kepribadian hardiness yang dimiliki guru, kemampuan untuk tetap tangguh, merasa memiliki kontrol, dan melihat tantangan sebagai peluang. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara hardiness dengan stres kerja pada guru sekolah luar biasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek dalam penelitian berjumlah 71 guru SLB di Kabupaten Tanah Datar, Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah probability sampling sehingga sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 60 orang Guru Sekolah Luar Biasa Kab Tanah Datar. Untuk teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyebarkan skala Stres Kerja dan skala Hardiness disini penelitian ini mengunakan bantuan aplikasi SPSS 20. Analisis data dalam penelitian ini dengan pemeriksaan seluruh data yang diperoleh dari instrument menggunakan pendekatan statistik. Berdasarkan hasil analisis data hipotesisi penelitian diterima, karena kedua variabel memiliki nilai signifikansi sebesar p(s) =0,000 0,05, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,477 sehingga dapat dikatakan ke dua variabel menunjukkan adanya korelasi yang sedang signifikan antara Stres Kerja dan tingkat Hardiness, di mana Guru Sekolah Luar Biasa lebih cenderung memiliki Stres Kerja dan cenderung memiliki tingkat Hardiness yang Tinggi. Tingkat Stres Kerja memiliki nilai sebesar 0,926 dan tingkat reliabilitas Hardiness memiliki nilai sebesar 0,933. Kesimpulannya adalah semakin tinggi tingkat Stres Kerja maka semakin tinggi tingkat Hardiness yang dimiliki oleh Guru Sekolah Luar Biasa Kab. Tanah Datar, begitu juga sebaliknya semakin rendah tingkat Stres Kerja maka semakin rendah tingkat Hardiness yang dimiliki oleh Guru Sekolah Luar Biasa Kab. Tanah Datar.
URI:
https://ecampus.uinmybatusangkar.ac.id/batusangkar/al?d=GtiiN14zpdK1RqdO9HMz0IcTU5Vbsz7SJPB3g1f%2Fkr29W%2FlGINiwLAjr2ABjRC5xc26ooH2nXnVrGsRqU3JatIt8ApW6o9MmXBBcwMtoVyBBnlAuj74EEFpjjWeKYjXSTC58eNO2cj118kEUr4OzhavJymU8U6jCNJpfNzeWMrfeHEHTfggASMG69qnqknSR
http://repo.uinmybatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/32704
Tanggal: 2025-08-28


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1765176223803_1152105_SKRIPSIIII.pdf 1.083Mb application/pdf Lihat / Buka File "Hubungan Antara Hardiness dengan Stres Kerja pada Guru Sekolah Luar Biasa (SLB)"
1765176224976_UNGU.jpeg 15.49Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "Hubungan Antara Hardiness dengan Stres Kerja pada Guru Sekolah Luar Biasa (SLB)"

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item lengkap

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya