Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | PERBEDAAN EMOTIONAL SPIRITUAL QUOTIENT DITINJAU DARI RUTINITAS SHALAT TAHAJUD PADA SANTRI PONDOK TAHFIZ BAITURRAHMAN KALAMPAIAN NAGARI KOTO TUO AGAM |
| Penulis: | METANIA MAHARDEWI |
| Abstrak: | Metania Mahardewi, NIM 2130306044, Judul Skripsi “Perbedaan Emotional Spiritual Quotient ditinjau dari Rutinitas Shalat Tahajud pada Santri Pondok Tahfiz Baiturrahman Kalampaian Nagari Koto Tuo Agam”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kecerdasan spiritual dan emosional (Emotional Spiritual Quotient/ESQ) dalam kehidupan santri yang hidup dalam lingkungan religius. Salah satu amalan spiritual yang diyakini dapat meningkatkan ESQ adalah shalat tahajud. Shalat tahajud bukan hanya ibadah sunnah, namun juga merupakan latihan kedekatan dengan Allah yang mampu menenangkan hati dan menguatkan emosi seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan tingkat emotional spiritual quotient antara santri yang rutin melaksanakan shalat tahajud dan santri yang tidak rutin melaksanakannya di Pondok Tahfiz Baiturrahman Kalampaian Nagari Koto Tuo Agam. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif komparatif dengan teknik pengambilan sampel judgement sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 orang santri yang dibagi menjadi dua kelompok: 30 santri yang rutin melaksanakan shalat tahajud dan 30 santri yang tidak rutin. Instrumen yang digunakan adalah skala ESQ berdasarkan aspek-aspek dari teori Ary Ginanjar Agustian, yaitu: shiddiq, amanah, fathanah, dan tabligh. Teknik pengambilan data menggunakan skala likert. Data dianalisis menggunakan uji-t independen dengan bantuan SPSS versi 20. Hasil ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesis dalam penelitian ini bahwa terdapat perbedaan signifikan Emotional Spiritual Quotient antara santri yang rutin dan yang tidak rutin melaksanakan shalat tahajud sebesar = 6,315 dengan nilai signifikansi 0,000 (P 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Emotional Spiritual Quotient pada santri yang rutin tahajud dikategorikan tinggi (Mean empirik 162,20 > Mean hipotetik 125,0) dan selisih mean lebih besar dari SD = 21,560, sedangkan pada santri yang tidak rutin tahajud dikategorikan rendah (Mean empirik 111,87 Mean hipotetik 125,0) dengan selisih mean lebih kecil dari SD = 15,493. |
| URI: |
https://ecampus.uinmybatusangkar.ac.id/batusangkar/al?d=GtiiN14zpdKk17cowd6%2FAyhMs3IrdD6dpfDye3mwOoac1GR7WsqTWyYZAHoV3iU5lqGUXXUsORRuCnXL%2B0YGaZgxHwxpzjZEXgoqHzFEWql%2FWrvSz4bMwEZ0vK7fWgMcPTY9pQ7UDTK2Eda6knb%2FXClJzP5%2B1X5n22KOZMfZ0IdAeaOAqpjh%2B7xUujHNt2On http://repo.uinmybatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/32686 |
| Tanggal: | 2025-08-27 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1763952958294_1 ... ATUSANGKAR_removed (1).pdf | 1.306Mb | application/pdf |
Lihat / |
File "PERBEDAAN EMOTIONAL SPIRITUAL QUOTIENT DITINJAU DARI RUTINITAS SHALAT TAHAJUD PADA SANTRI PONDOK TAHFIZ BAITURRAHMAN KALAMPAIAN NAGARI KOTO TUO AGAM" |
| 1763952959455_Febi.jpeg | 21.76Kb | image/jpeg |
Lihat / |
Gambar "PERBEDAAN EMOTIONAL SPIRITUAL QUOTIENT DITINJAU DARI RUTINITAS SHALAT TAHAJUD PADA SANTRI PONDOK TAHFIZ BAITURRAHMAN KALAMPAIAN NAGARI KOTO TUO AGAM" |