Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | Perbedaan schadenfreude konteks prestasi akademik berdasarkan jenis kelamin pada siswa SMK Negeri 1 Batusangkar |
| Penulis: | INTAN SURYANI |
| Abstrak: | Intan Suryani, Nim 2130306034. Judul Skripsi : “Perbedaan Schadenfreude Konteks Prestasi Akademik Berdasarkan Jenis Kelamin Pada Siswa Smk Negeri 1 Batusangkar. Program StudiPsikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. Universitas Ilsam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan schadenfreude dalam konteks prestasi akademik berdasarkan jenis kelamin pada siswa SMK Negeri 1 Batusangkar. Fenomena schadenfreude, yaitu perasaan senang atas kegagalan atau kemalangan orang lain, menjadi salah satu emosi kompleks yang kerap muncul dalam lingkungan akademik yang penuh persaingan. Dalam konteks sekolah, schadenfreude dapat timbul ketika siswa menyaksikan teman sekelas yang biasanya berprestasi mengalami penurunan nilai, sehingga memunculkan kepuasan terselubung. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan penting mengenai faktor-faktor yang memengaruhi munculnya schadenfreude, khususnya perbedaan berdasarkan jenis kelamin, mengingat beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan hasil yang belum konsisten. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMK Negeri 1 Batusangkar berjumlah 806 orang. Sampel sebanyak 89 siswa (44 laki-laki dan 45 perempuan) dipilih menggunakan teknik proportional sampling. Data dikumpulkan melalui skala Likert yang mengukur empat aspek schadenfreude dan telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji Independent Sample t-test menunjukan hasil analisis deskriptif menunjukkan tingkat schadenfreude siswa berada pada kategori sedang (74%). Perbedaan rata-rata skor antara perempuan (M = 83,80; SD = 4,832) dan laki-laki (M = 83,55; SD = 8,304) tergolong kecil. Uji hipotesis dengan Independent Sample t-test. Temuan ini mengindikasikan bahwa jenis kelamin bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi schadenfreude; faktor lain seperti harga diri, empati, dinamika kelompok, dan nilai moral kemungkinan berperan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar intervensi untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat secara emosional. |
| URI: |
https://ecampus.uinmybatusangkar.ac.id/batusangkar/al?d=GtiiN14zpdJOjwF%2FJYAHjzonPi7HR%2BC8t%2BuidbpKQXXo0OIaCjHT55O%2BLoKw1plYtZXj81E3bJTh4qKpRhCs6IgbBPVuuWG6rT1PQvWZxBRGbS3coY2vHvx88mzJxH8yYOlnRokpH5pQ3TVlGGAmt6o8Kox2F0FoMoMSHYC7r5sBMn%2F42jQkxNXhhxsbZCFI http://repo.uinmybatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/32670 |
| Tanggal: | 2025-08-28 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1763440773853_1 ... AN+SURYANI_removed (1).pdf | 1.173Mb | application/pdf |
Lihat / |
File "Perbedaan schadenfreude konteks prestasi akademik berdasarkan jenis kelamin pada siswa SMK Negeri 1 Batusangkar" |
| 1763440777188_uangu.jpeg | 15.50Kb | image/jpeg |
Lihat / |
Gambar "Perbedaan schadenfreude konteks prestasi akademik berdasarkan jenis kelamin pada siswa SMK Negeri 1 Batusangkar" |