Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | Strategi Penyaluran Zakat Pada BAZNAS Dalam Mengurangi Kemiskinan (Studi Kasus di Kecamatan Sungai Tarab) |
| Penulis: | FIRDAUS |
| Abstrak: | Firdaus NIM 2130305002 dengan judul “ Strategi Penyaluran zakat pada BAZNAS dalam Mengurangi Kemiskinan ( Studi Kasus di Kecamatan Sungai Tarab )” Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Pokok permasalahan dalam Penelitian ini adalah Ketidaksesuaian Strategi Penyaluran Zakat dengan Kebutuhan Mustahik Penyaluran zakat oleh Baznas baik konsumtif maupun produktif, sering kali belum sepenuhnya berdasarkan pada analisis kebutuhan mustahik secara mendalam, tepatnya pada Kecamatan Sungai Tarab, sebagian bantuan masih bersifat jangka pendek (konsumtif), sehingga belum berdampak signifikan dalam mengubah kondisi ekonomi mustahik menjadi lebih mandiri. Pendataan Mustahik yang belum optimal banyak data mustahik yang belum diperbarui, atau masih menggunakan basis data lama yang tidak mencerminkan kondisi terbaru masyarakat miskin di Sungai Tarab. Hal ini menyebabkan kurang tepat sasaran dalam penyaluran zakat. Keterbatasan sumber daya manusia dan dana operasional BAZNAS menyebabkan lambatnya proses penyaluran zakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penyaluran zakat yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam upaya mengurangi kemiskinan di Kecamatan Sungai Tarab. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian yang di lakukakan secara langsung ke lokasi penelitian. Strategi zakat konsumtif efektif untuk kebutuhan darurat dan musiman, tetapi belum mampu mengubah kondisi ekonomi mustahik secara signifikan. Strategi zakat produktif menunjukkan potensi dalam mengurangi kemiskinan, namun memerlukan perencanaan yang matang, seleksi yang ketat, dan pendampingan yang berkelanjutan. Dampak zakat Konsumtif Mampu membantu meringankan beban hidup mustahik, Namun, dampaknya bersifat sementara dan belum menyentuh akar masalah kemiskinan. Sementara Dampak zakat Produktif sudah mulai terlihat, terutama pada peningkatan pendapatan pada keluarga penerima zakat produktif, namun perlu perluasan dan peningkatan efektivitas program. Kendala utama terletak pada keterbatasan dana, Sumber daya manusia pendataan mustahik belum maksimal, Pendampingan usaha kurang intensif, sehingga beberapa usaha tidak berkembang dengan baik.dan kemampuan mustahik dalam mengelola bantuan secara produktif. |
| URI: |
https://ecampus.uinmybatusangkar.ac.id/batusangkar/al?d=GtiiN14zpdI9pGLXeXTcFIAPIF9bp%2BJccsnVzp0u9T%2BebHoUiMwz%2BAMGmWrxVq%2BGkuA1a5cWSaJjISN4eBUMTrU7NJWzmrEhnhLQMEc4qULUesf7nsafaU1L7eTmu5teBZdmCTgXwmDMWTq91zsyL%2FdRcjuiTCjYvCSI2CBjnnahJ%2F3rBL0HkT2j495hBHEf http://repo.uinmybatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/32596 |
| Tanggal: | 2025-08-19 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1762413996685_1 ... ISMILLAH+5_removed (1).pdf | 1.622Mb | application/pdf |
Lihat / |
File "Strategi Penyaluran Zakat Pada BAZNAS Dalam Mengurangi Kemiskinan (Studi Kasus di Kecamatan Sungai Tarab)" |
| 1762413997460_UNGU.jpeg | 15.49Kb | image/jpeg |
Lihat / |
Gambar "Strategi Penyaluran Zakat Pada BAZNAS Dalam Mengurangi Kemiskinan (Studi Kasus di Kecamatan Sungai Tarab)" |