Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | Ekspektasi Memilih Calon Pasangan Hidup Ideal Bagi Wanita Paruh Baya (Studi Kasus di Jorong Sungai Tarab) |
| Penulis: | JOVANKA LADY HASANAH |
| Abstrak: | JOVANKA LADY HASANAH : 1830201031, Judul Skripsi “Ekspektasi Memilih Calon Pasangan Hidup Ideal Bagi Wanita Paruh Baya (Studi Kasus di Jorong Sungai Tarab)”, Program Studi Ahwal Al-Syakhsiyyah, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok Permasalahan dalam skripsi ini adalah fenomena wanita paruh baya yang belum menikah di Jorong Sungai Tarab, yang menunjukkan adanya ekspektasi khusus dalam memilih pasangan hidup ideal. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk ekspektasi tersebut, dan apa saja yang melatarbelakangi preferensi mereka dalam menentukan calon pasangan hidup di usia paruh baya, serta bagaimana pengaruh status sosial terhadap Wanita paruh baya yang dengan Keputusan menentukan pasangan hidup ideal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggambarkan fenomena ekspektasi dan faktor-faktor penundaan pernikahan secara mendalam. Pendekatan ini dipilih untuk menggali pemahaman subjektif perempuan paruh baya terkait harapan, nilai, dan pengalaman mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspektasi wanita paruh baya di Jorong Sungai Tarab dalam memilih pasangan hidup ideal tidak lagi didasarkan pada tekanan sosial atau kebutuhan emosional semata, melainkan pada kematangan berpikir, kedewasaan spiritual, dan stabilitas hidup. Keempat informan (RSW, EE, Z, IS) menunjukkan kriteria selektif yang menekankan tanggung jawab, kejujuran, integritas, dan nilai-nilai keislaman. Mereka memandang pernikahan sebagai sarana menuju kehidupan yang lebih bernilai dan bermakna, sejalan dengan prinsip Maqashid Syariah seperti menjaga agama (hifz ad-din), jiwa (hifz an-nafs), akal (hifz al-aql), harta (hifz al-mal), dan keturunan (hifz an-nasl). Status sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap ekspektasi ini. Semakin tinggi status sosial (ekonomi, pendidikan, spiritual, pengalaman), semakin tinggi pula standar yang ditetapkan. Wanita paruh baya dengan status sosial mapan cenderung lebih selektif, mengutamakan kesetaraan, dan menolak hubungan yang tidak seimbang. Dalam konteks Minangkabau, meskipun ada tekanan sosial untuk segera menikah, perempuan dengan status sosial tinggi menunjukkan keberanian untuk mempertahankan prinsip hidup pribadi mereka. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa wanita paruh baya di Jorong Sungai Tarab menunjukkan kematangan dan kemandirian dalam menentukan pasangan hidup ideal. Ekspektasi mereka didasarkan pada nilai-nilai agama dan prinsip Maqashid Syariah, bukan sekadar pemenuhan norma sosial. Status sosial yang mapan memperkuat kemampuan mereka untuk memilih pasangan yang berkualitas, setara, dan mendukung tujuan hidup yang lebih bermakna, mencerminkan pergeseran peran perempuan dari objek menjadi subjek aktif dalam pengambilan keputusan pernikahan. |
| URI: |
https://ecampus.uinmybatusangkar.ac.id/batusangkar/al?d=GtiiN14zpdJ1IEq01zDNVitBL4iWXvaTverh1qAW9QvxFQospGWSmHoVaJO0cLq4vssp0%2FkzQPdKyfevxqiW9caBS4VzN8v2u8gFctmWoeGOmxfXgUSAG%2BoU7nhqdG5%2ByfCVfXTCc3KEj16w8KzE2yBE3Z2tLC8H0zl%2BOhtiWD1SUoKbVfkXGAqsOwFqNxjP http://repo.uinmybatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/32427 |
| Tanggal: | 2025-08-21 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1761620745758_1 ... SANAH (tanpa lampiran).pdf | 1.642Mb | application/pdf |
Lihat / |
File "Ekspektasi Memilih Calon Pasangan Hidup Ideal Bagi Wanita Paruh Baya (Studi Kasus di Jorong Sungai Tarab)" |
| 1761620748160_HITAM.jpeg | 16.93Kb | image/jpeg |
Lihat / |
Gambar "Ekspektasi Memilih Calon Pasangan Hidup Ideal Bagi Wanita Paruh Baya (Studi Kasus di Jorong Sungai Tarab)" |