Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | Analisis Kewajiban Dan Tanggung Jawab Laki-Laki Terhadap Orang Tua Dan Istri Di Nagari Koto Tangah Tilatang Kamang |
| Penulis: | DIVYA PUTRI |
| Abstrak: | ABSTRAK Divya Putri, NIM 2130201025, Judul: “Analisis Kewajiban dan Tanggung Jawab Laki-Laki Terhadap Orang Tua dan Istri Di Nagari Koto Tangah Tilatang Kamang” Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhshiyyah) Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2025 Permasalahan pokok dalam penelitian ini ialah masih banyak ditemukan suami di Nagari Koto Tangah Tilatang Kamang yang lebih mengutamakan pemberian nafkah kepada orang tua, khususnya ibu, dibandingkan kepada istri dan anak-anaknya. Ketidakseimbangan tersebut diukur dari perbandingan prioritas dan proporsi nafkah yang diberikan suami, baik dalam jumlah, frekuensi, maupun pemenuhan kebutuhan pokok keluarga inti yang sering terabaikan, serta ditandai dengan munculnya ketidakpuasan dan konflik dalam rumah tangga. Tujuan dari penelitian ini untuk menemukan dan menjelaskan bagaimana suami menjalankan kewajiban dan tanggung jawab nafkah terhadap istri dan orang tua, mengidentifikasi faktor penyebab ketidakseimbangan pemberian nafkah tersebut, serta dampaknya terhadap keharmonisan rumah tangga. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan yuridis empiris menggunakan metode kualitatif. Sumber data primer berasal dari wawancara dengan suami, istri, orang tua, niniak mamak, dan tokoh agama di Nagari Koto Tangah Tilatang Kamang. Sumber data sekunder berupa literatur hukum Islam, Undang-Undang, dan dokumentasi terkait. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui proses menghimpun, menelaah, mengkaji, membahas data yang diperoleh, dan menarik kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, di Nagari Koto Tangah Tilatang Kamang, kewajiban nafkah suami terhadap istri dan orang tua tidak dijalankan secara seimbang. Meskipun suami memahami bahwa istri adalah prioritas, dalam praktiknya banyak yang tetap mendahulukan orang tua, terutama karena pengaruh budaya yang menempatkan anak laki-laki sebagai penanggung jawab keluarga besar. Faktor utamanya meliputi rasa tanggung jawab terhadap orang tua, komunikasi yang tertutup dalam rumah tangga, dominasi suami, dan tekanan dari orang tua. Akibat dari ketimpangan ini, istri merasa tidak dihargai, muncul konflik dalam rumah tangga, dan dalam banyak kasus berujung pada perceraian. Banyak istri juga terpaksa bekerja untuk mencukupi kebutuhan keluarga, yang semakin memperburuk keharmonisan rumah tangga. Sedangkan menurut pandangan hukum Islam, kewajiban nafkah menjadi tanggung jawab penuh suami terhadap istri dan anak-anaknya sebagai prioritas utama dan untuk orang tua wajib dihormati dan dibantu, tetapi bantuan tersebut dilakukan setelah kebutuhan anak dan istri terpenuhi. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang lebih baik dari para suami mengenai skala prioritas nafkah menurut hukum Islam dan upaya membangun komunikasi yang sehat dalam rumah tangga agar tercipta keseimbangan dan keharmonisan. |
| URI: |
https://uinmybatusangkar.ecampus.id/batusangkar/al?d=GtiiN14zpdInzSyW3KUSLD3HH94KD%2F28soBJR6R8DZ%2BCYAYLhpi801GusJG8l95KGnS4IDXP2pUAtentg%2F9WVtWxpZXrhDHLagcw82G5Rg7Bz%2BMvzXWzr2n1cjv9wnKw5%2FIJ633WBD1M%2FAN6OWgR5Ud55dn3jE0%2FLkbnkSBoY0UNv%2FG68byEYnT1KnpjKZ63 http://repo.uinmybatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/32318 |
| Tanggal: | 2025-08-21 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1760943889143_1126455_pustaka diyva.pdf | 1.248Mb | application/pdf |
Lihat / |
File "Analisis Kewajiban Dan Tanggung Jawab Laki-Laki Terhadap Orang Tua Dan Istri Di Nagari Koto Tangah Tilatang Kamang" |
| 1760943889957_HITAM.jpeg | 16.93Kb | image/jpeg |
Lihat / |
Gambar "Analisis Kewajiban Dan Tanggung Jawab Laki-Laki Terhadap Orang Tua Dan Istri Di Nagari Koto Tangah Tilatang Kamang" |