Pengaruh BI Rate, Nilai Tukar Rupiah dan Inflasi Terhadap Nilai Aktiva Bersih Reksadana Syariah di Indonesia Tahun 2021-2024

Publikasi Unusia

Pengaruh BI Rate, Nilai Tukar Rupiah dan Inflasi Terhadap Nilai Aktiva Bersih Reksadana Syariah di Indonesia Tahun 2021-2024

Tampilkan catatan item lengkap

Judul: Pengaruh BI Rate, Nilai Tukar Rupiah dan Inflasi Terhadap Nilai Aktiva Bersih Reksadana Syariah di Indonesia Tahun 2021-2024
Penulis: ROSI AMELIA
Abstrak: ROSI AMELIA, NIM 2130402088, Judul Skripsi “Pengaruh BI Rate, Nilai Tukar Rupiah dan Infalsi Terhadap Nilai Aktiva Bersih Reksadana Syariah di Indonesia tahun 2021-2024” Program studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2025. Permasalahan yang terjadi pada penelitian ini adalah BI rate yang tinggi tetapi nilai aktiva bersih meningkat. Nilai tukar rupiah yang terus melemah tetapi nilai aktiva bersih reksadana syariah meningkat. Inflsi yang rendah tetapi nilai aktiva bersih menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel BI rate, nilai tukar rupiah dan inflasi terhadap nilai aktiva bersih reksadana syariah di Indonesia tahun 2021-2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi yang berupa data sekunder dari tahun 2021-2024 yang dipublikasikan pada website Otoritas Jasa Keuangan dan website Bank Indonesia berupa data bulanan. Populasi dan sampel pada penelitian ini sebanyak 48 sampel. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial BI rate tidak berpengaruh signifikan terhadap NAB reksadana syaariah, dibuktikan dengan nilai signifikan 0.2908 > 0.05. Variabel nilai tukar rupiah tidak berpengaruh terhadap NAB reksadana syariah, dibuktikan dengan nilai signifikansi 0.05200 > 0.05. Variabel inflasi berpengaruh terhadap NAB reksadana syariah dibuktikan dengan nilai signifikansi 0.0490 0.05. Secara simultan menunjukkan BI rate, nilai tukar rupiah dan inflasi berpengaruh terhadap NAB reksadana syariah, dibuktikan dengan nilai signifikansi 0.000000 0.05. Hasil Koefisien determinasi pada penelitian ini yaitu sebesar 96.4%. Temuan ini memberikan Implikasi penting bagi investor dan manajer investasi dalam pengambilan keputusan investasi berbasis syariah di tengah dinamika ekonomi makro.
URI:
https://ecampus.uinmybatusangkar.ac.id/batusangkar/al?d=GtiiN14zpdIFyB2M5jrG1BXeQqq%2FvHer5wvCq4lxD6sNdqUpNx7ZLINB%2FteYLXTWT8ajX6G5uF2urA2B44TT9g3NBWGadZ5eE0HOIDs09XLudI%2FUZRLNpZT62PDG%2BSkBUHqtdltfr5luknANOaqpBPtbJinmQ%2F2Nhygg%2Bt1YOl5DKN3a4Ob7IYeobBRZ3Cfn
http://repo.uinmybatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/32251
Tanggal: 2025-08-27


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1760586278996_1130502_SKRIPSIIIIII.pdf 1.501Mb application/pdf Lihat / Buka File "Pengaruh BI Rate, Nilai Tukar Rupiah dan Inflasi Terhadap Nilai Aktiva Bersih Reksadana Syariah di Indonesia Tahun 2021-2024"
1760586280013_KUNING 1.jpg 21.53Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "Pengaruh BI Rate, Nilai Tukar Rupiah dan Inflasi Terhadap Nilai Aktiva Bersih Reksadana Syariah di Indonesia Tahun 2021-2024"

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item lengkap

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya