Pelaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Di Sekolah Inklusi SMAN 1 Sungayang

Publikasi Unusia

Pelaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Di Sekolah Inklusi SMAN 1 Sungayang

Tampilkan catatan item lengkap

Judul: Pelaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Di Sekolah Inklusi SMAN 1 Sungayang
Penulis: DEWI AYU RASTINI
Abstrak: ABSTRAK Dewi Ayu Rastini, NIM 2030101010 (2025). Judul Skripsi “Pelaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Mata Peajaran Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Inklusi SMAN 1 Sungayang” Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Latar belakang masalah dari penelitian ini adalah di SMAN 1 Sungayang telah menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, namun ditemukan bahwasanya kegiatan pembelajaran berdiferensiasi belum sepenuhnya diterapkan oleh guru pendidikan agama islam karena beberapa kendala seperti kurangnya pengalaman pembelajaran berdiferensiasi pada siswa inklusi, dan pemanfaatan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi dari tiga komponen berdiferensiasi konten, proses dan produk. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik menggunakan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun sumber data melibatkan salah satu guru pendidikan agama islam dan budi pekerti dan empat belas orang siwa yang terdiri dari anak inklusi dan anak normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi belum sepenuhnya diterapkan. Pada aspek diferensiasi konten, asesmen diagnostik kognitif telah dilakukan, tetapi belum dijadikan pedoman pembelajaran, sementara asesmen non-kognitif belum diterapkan. Guru juga masih menyamaratakan materi tanpa menyesuaikan dengan kebutuhan siswa. Pada aspek diferensiasi proses, metode pembelajaran telah divariasikan, namun dalam aspek diferensiasi produk, tugas yang diberikan masih terbatas pada hafalan, pencatatan, dan soal tertulis tanpa mempertimbangkan karakteristik belajar siswa. Adapun faktor penghambat utama dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi meliputi keterbatasan waktu, kurangnya pemanfaatan media dan sumber belajar, serta kurangnya strategi guru dalam menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan siswa inklusi dan reguler.
URI:
https://ecampus.uinmybatusangkar.ac.id/batusangkar/al?d=GtiiN14zpdK4zDd3L%2BBUxC1jL%2BL6U8St06OXROWBIeJp8VuQeiBPupy8NPqmbxvgRX2xvsx%2F8SB0PYYkOjH8HCwwldIAYx4pqp1ZMoohPgsBp%2F1E9W%2BPeWMx99kJhBZojKda4HcphMzkKsg5BigJaEhHkgMoH0qIyDNT8lzULfJHpO5yGOGo87CpIc51f48i
http://repo.uinmybatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/31941
Tanggal: 2025-02-24


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1751444051840_1 ... 101010) Tanpa Lampiran.pdf 1.591Mb application/pdf Lihat / Buka File "Pelaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Di Sekolah Inklusi SMAN 1 Sungayang"
1751444052622_HIJAU.jpg 15.68Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "Pelaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Di Sekolah Inklusi SMAN 1 Sungayang"

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item lengkap

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya