Tradisi Muluk (Studi Living Qur’an di Jorong Aliran Sungai Nagari Taluk Kecamatan Lintau Buo)

Publikasi Unusia

Tradisi Muluk (Studi Living Qur’an di Jorong Aliran Sungai Nagari Taluk Kecamatan Lintau Buo)

Tampilkan catatan item lengkap

Judul: Tradisi Muluk (Studi Living Qur’an di Jorong Aliran Sungai Nagari Taluk Kecamatan Lintau Buo)
Penulis: FIRDAUS
Abstrak: Firdaus. NIM. 2130301016 (2025). Judul Skripsi: “Tradisi Muluk:Studi Living Qur'an di Jorong Aliran Sungai, Nagari Taluk, KecamatanLintau Buo, Kabupaten Tanah Datar”. Program Studi Ilmu Al-Qur‘an danTafsir, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Universitas Islam Negeri(UIN) Mahmud Yunus Batusangkar.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan tradisi membaca Al-Qur‘anyang tumbuh dan hidup di tengah masyarakat Jorong Aliran Sungai, NagariTaluk, Kabupaten Tanah Datar. Tradisi ini dikenal dengan nama ―Muluk‖ danmenjadi salah satu wujud nyata Living Qur'an dalam kebudayaan lokalmasyarakat Minangkabau. Tradisi Muluk tidak hanya menjadi sarana untukmenghidupkan nilai-nilai Al-Qur‘an dalam kehidupan sehari-hari, tetapi jugamemiliki kaitan erat dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mendeskripsikan sejarah TradisiMuluk, ayat-ayat yang dibacakan, serta makna dan fungsi dari ayat-ayattersebut dalam kehidupan masyarakat.Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yangberbasis pada data empiris terkait objek penelitian. Studi ini termasuk dalamkajian Living Qur'an, yang fokus pada penerapan nilai-nilai Al-Qur‘an dalamkehidupan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metodekualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukanmelalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa kesimpulan penting: (1) sejarahtradisi muluk, yaitu merupakan salah satu bentuk penerapan Living Qur'anyang telah berlangsung secara turun-temurun di Nagari Taluk. Tradisi inimenjadi media dakwah Islam, mempererat hubungan sosial masyarakat, sertamenjadi sarana peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW. (2) makna danfungsi ayat-ayat yang dibacakan, ayat-ayat al-qur'an yang dibacakan dalamtradisi muluk, seperti surah al-fatihah, at-taubah, dan al-anbiya, ayat-ayat iniberfungsi sebagai penguat keimanan, pengingat kebesaran allah, serta saranamendekatkan masyarakat kepada ajaran islam. (3) tradisi muluk di nagari talukdihormati sebagai warisan budaya yang memperkaya kehidupan keagamaan.Masyarakat memandang tradisi ini sebagai sarana pembelajaran nilai-nilaiQur'ani sekaligus sebagai upaya pelestarian budaya Islam yang adaptifterhadap kearifan lokal. penelitian ini menegaskan bahwa Tradisi Muluk tidakhanya menjadi warisan budaya Islam yang kaya, tetapi juga memiliki peranstrategis dalam pelestarian nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat NagariTaluk.
URI:
https://drive.usercontent.google.com/download?id=18DTLZKTutRO5p70rseUK6v38qF2MtuWJ&export=view
http://repo.uinmybatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/31814
Tanggal: 2025-02-25


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1750148233245_UNGU.jpeg 15.49Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "Tradisi Muluk (Studi Living Qur’an di Jorong Aliran Sungai Nagari Taluk Kecamatan Lintau Buo)"

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item lengkap

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya