Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | EFIKASI GURU DALAM MENGAJAR ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) DI SEKOLAH INKLUSI (SDN 02 LABUAH) |
| Penulis: | INES WAHFIDDAH |
| Abstrak: | Ines Wahfiddah, NIM 1830306021, judul skripsi “Efikasi Guru Dalam Mengajar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Di Sekolah Inklusi (SDN 02 Labuah)”. Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah membahas tentang gambaran guru dalam menghadapi tantangan pada saat mengajar ABK di sekolah inklusi. Dimana sekolah inklusi merupakan sekolah yang di dalamnya terdapat anak berkebutuhan khusus (ABK) dan anak umum lainnya. Karena hal itulah penulis ingin melihat bagaimana gambaran keyakinan diri dalam mengajar anak berkebutuhan khusus yang kondisinya berbeda dengan anak umum lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efikasi guru dalam mengajar anak berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah inklusi, dengan fokus pada SDN 02 Labuah di Tanah Datar, Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, subjek terdiri dari tiga orang guru kelas sebagai subjek utama, serta kepala sekolah dan guru mata pelajaran sebagai subjek sekunder. Teknik yang digunakan dalam pengambilan data melalui wawancara. Analisis yang dilakukan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya dilakukan uji keabsahan data dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri guru bervariasi, dipengaruhi oleh keyakinan terhadap kemampuan mereka dalam menangani siswa ABK. Tantangan utama meliputi perbedaan cara belajar dan perilaku siswa ABK, keterbatasan sarana, serta kurangnya guru pendamping khusus (GPK). Meskipun demikian, guru tetap menunjukkan upaya adaptasi dengan menerapkan strategi seperti pendekatan personal dan permainan edukatif untuk mendukung pembelajaran. Faktor pendukung efikasi diri guru meliputi dukungan kepala sekolah, kolaborasi dengan sesama guru, serta peran aktif orang tua siswa. Hambatan yang dihadapi termasuk kesulitan mengelola perilaku siswa ABK, keterbatasan metode pembelajaran, dan beban kerja yang meningkat. |
| URI: |
https://ecampus.uinmybatusangkar.ac.id/batusangkar/al?d=GtiiN14zpdISot3S39%2B1hASpytGwDndJ4QYoRU1ivvkhkIcnsn0QZWwMioFyVPzqbbHl0dB1fjOrZlxe8lyaQskCsKlj3BGfz9JU1yLpD%2FYNz0aBl2OlmUMNLjpKpB7DKeGVNHh%2FlWU5YtR6hRtM0mz4u5zhBxjKO8CUZogYDF%2FW2bBJMFKHZgONg00UtmEX http://repo.uinmybatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/31803 |
| Tanggal: | 2025-02-13 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1750147471209_1059362_Skripsi Ines.pdf | 1.232Mb | application/pdf |
Lihat / |
File "EFIKASI GURU DALAM MENGAJAR ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) DI SEKOLAH INKLUSI (SDN 02 LABUAH)" |
| 1750147473310_UNGU.jpeg | 15.49Kb | image/jpeg |
Lihat / |
Gambar "EFIKASI GURU DALAM MENGAJAR ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) DI SEKOLAH INKLUSI (SDN 02 LABUAH)" |