Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | Analissi Konsep Ketenangan Hati dalam QS. Al insyirah dengan pendekatan Hermeneutika Hasan Hanafi |
| Penulis: | RIDATUL WALIDAINI |
| Abstrak: | RIDATUL WALIDAINI NIM 2030301040 (2025). Judul Skripsi “Analisis Konsep Ketenangan Hati dalam Qs. Al-Insyirah Dengan Pendekatan Hermeneutika Hasan Hanafi”, Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2025. Ketenangan hati merupakan kebutuhan mendasar manusia, terutama dalam menghadapi tekanan hidup modern yang sering kali memunculkan stres dan kecemasan. QS. Al-Insyirah hadir sebagai panduan spiritual yang relevan, mengajarkan bahwa setiap kesulitan selalu diiringi kemudahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep ketenangan hati dalam QS. Al-Insyirah menggunakan pendekatan hermeneutika Hasan Hanafi. Pendekatan ini memungkinkan eksplorasi makna teks secara historis, filosofis, dan aplikatif, sehingga pesan-pesan spiritual surah tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan modern. Pertanyaan utama yang dijawab adalah: bagaimana konteks sejarah dan latar sosial turunnya QS. Al-Insyirah, apa makna substansi ayat-ayatnya terkait konsep ketenangan hati, dan bagaimana nilai-nilai surah ini dapat diterapkan dalam kehidupan modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan hermeneutika Hasan Hanafi yang terdiri dari tiga tahapan: kesadaran historis, eidetis, dan praksis. Data primer berupa QS. Al-Insyirah dianalisis berdasarkan tafsir Al-Qur’an, literatur hermeneutika, dan penelitian relevan lainnya. Analisis dilakukan untuk menggali konteks sejarah surah, mengidentifikasi nilai-nilai universal, dan menjelaskan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) QS. Al-Insyirah diturunkan dalam konteks tantangan besar yang dihadapi Nabi Muhammad SAW di awal dakwah Islam. Surah ini memberikan hiburan dan penguatan hati bagi Nabi di tengah tekanan kaum Quraisy. Pesan utamanya adalah bahwa bersama setiap kesulitan ada kemudahan, yang memotivasi Nabi untuk tetap optimis dan konsisten dalam berdakwah; 2) Secara substansi, QS. Al-Insyirah mengajarkan nilai-nilai kelapangan dada, pengurangan beban, keyakinan pada kemudahan setelah kesulitan, serta pentingnya produktivitas dan tawakal. Makna-makna ini relevan bagi siapa pun yang menghadapi kesulitan hidup, membangun kekuatan spiritual, mental, dan emosional, 3) Dalam kehidupan modern yang penuh tekanan, QS. Al-Insyirah menjadi panduan spiritual yang aplikatif. Nilai-nilainya mengajarkan sikap lapang dada dalam menerima ujian, keyakinan pada solusi ilahi, konsistensi dalam produktivitas, dan tawakal kepada Allah. Prinsip-prinsip ini membantu individu mencapai ketenangan hati dan menjaga keseimbangan hidup. |
| URI: |
https://ecampus.uinmybatusangkar.ac.id/batusangkar/al?d=GtiiN14zpdKkCxLDHnrEfLK5jXIYQB6lX6zl1SO8DRNMorRFBepTGDz6Zkq%2Fy1xBj6Xxg7rad%2FjKT53YHOy1xoDfH1366TALiGPKoN3zenrhOnKwy3vhtuvfUEHZLMr1EE5ti7idgcEQCY7PfMbDjzeoz1D5X9FEh%2FjlcJ57OKGIBreEm7Xmp5l%2Bo9SAr2vU http://repo.uinmybatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/31797 |
| Tanggal: | 2025-02-18 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1750146881128_1 ... IDATUL WALIDAINI, S.AG.pdf | 1.437Mb | application/pdf |
Lihat / |
File "Analissi Konsep Ketenangan Hati dalam QS. Al insyirah dengan pendekatan Hermeneutika Hasan Hanafi" |
| 1750146882479_UNGU.jpeg | 15.49Kb | image/jpeg |
Lihat / |
Gambar "Analissi Konsep Ketenangan Hati dalam QS. Al insyirah dengan pendekatan Hermeneutika Hasan Hanafi" |