Perkembangan Fisik dan Intelektual manusia dalam Al-Qur’an perspektif al-Maraghi dalam Tafsirnya

Publikasi Unusia

Perkembangan Fisik dan Intelektual manusia dalam Al-Qur’an perspektif al-Maraghi dalam Tafsirnya

Tampilkan catatan item lengkap

Judul: Perkembangan Fisik dan Intelektual manusia dalam Al-Qur’an perspektif al-Maraghi dalam Tafsirnya
Penulis: DEWI ROSA ASPRILIA
Abstrak: Dewi Rosa Asprilia, NIM 2030301010. Judul : “PERKEMBANGAN FISIK DAN INTELEKTUAL MANUSIA DALAM AL-QUR`AN PRESPEKTIF AL-MARAGHI DALAM TAFSIRNYA”. Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Batusangkar, 2025, 105 halaman. Penelitian ini dilakukan lebih mendalam guna mendapatkan pengetahuan yang komprehensif tentang isyarat-isyarat ilmiah Al-Qur`an khususnya mengenai perkembangan manusia, terlebih untuk menganalisa perkembangan di setiap usia baik perkembangan fisik maupun intelektualnya, yang dilihat dalam tafsir Al-Maraghi. Pertanyaan yang muncul dalam penelitian ini adalah bagaimana perkembangan fisik manusia menurut Al-Maraghi dalam tafsirnya?, selanjutnya bagaimana perkembangan intelektual manusia menurut Al-Maraghi dalam tafsirnya?, terakhir bagaimana analisa keterkaitan antara perkembangan fisik dan intelektual pada manusia?. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian kepustakaan (library research). Metode analisa yang digunakan adalah metode tafsir tematik (maudhu`i) berbasis tokoh. Rujukan utama dalam penelitian ini adalah kitab suci Al-Qur`an dan kitab Tafsir Al-Maraghi karya Ahmad bin Musthafa Al-Maraghi. Teknik mengumpulkan data yang digunakan dengan menggunakan kata umur, turab, nuthfah, thifl, tablughu asyudda dan syuyukhan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Al-Maraghi dalam penafsirannya, menguraikan penjelasan mengenai perkembangan fisik manusia yang di awali masa pra-konsepsi kemudian masa pra-natal, yaitu fase turab, nuthfah, `alaqah, mudghah, tulang dan daging serta peniupan roh. Selanjutnya setelah kelahiran, yang terdiri dari 3 fase, yaitu fase thifl, fase tablughu asyyudd dan syuyukhan. Al-Maraghi juga menjelaskan perkembangan sifat fisik manusia ke dalam 3 fase, yaitu fase yang dimulai dari keadaan lemah, keadaan kuat dan terakhir menjadi lemah dan beruban. Dalam perkembangan intelektual juga terdapat 3 fase, yaitu fase manusia lahir tidak mengetahui apa-apa, lalu mulai mengetahui dan kembali tidak mengetahui. Al-Maraghi dalam tafsirnya menjelaskan bahwa perkembangan fisik dan intelektual manusia memiliki keterkaitan yang erat, di mana kesehatan fisik yang baik menjadi landasan penting bagi perkembangan intelektual yang optimal. Perkembangan fisik dan intelektual menurut penulis juga saling berkaitan, dalam hal ini penulis mengelompokkan kaitan perkembangan fisik dan intelektual menjadi 4 bagian, yaitu (a) masa balita (fisik lemah, intelektual cepat), (b) remaja (fisik kuat, intelektual mulai menguat), (c) dewasa ( fisik kuat, intelektual sempurna) dan (d) lanjut usia ( fisik lemah, intelektual lemah).
URI:
https://drive.usercontent.google.com/download?id=1iG0YbJuzuKu1sA2R7TmRIbXonWtURzDc&export=view
http://repo.uinmybatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/31708
Tanggal: 2025-02-26


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1748934851970_uangu.jpeg 15.50Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "Perkembangan Fisik dan Intelektual manusia dalam Al-Qur’an perspektif al-Maraghi dalam Tafsirnya"

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item lengkap

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya