Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | EKSISTENSI SIDANG KERAPATAN ADAT NAGARI (KAN) KOTO TUO KECAMATAN SUNGAI TARAB DALAM PENERIMAAN SUMANDO BEDA NAGARI PERSPEKTIF MASLAHAH |
| Penulis: | NADYA AGUSTIN |
| Abstrak: | Nadya Agustin, Nim 1830201054. Judul skripsi “Eksistensi Sidang Kerapatan Adat Nagari (KAN) Koto Tuo Kecamatan Sungai Tarab Dalam Penerimaan Sumando Beda Nagari Prespektif Maslahah”. Program Studi Ahwal Al-Syakhshiyyah, Fakultas Syari’ah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini bahwa di nagari Koto Tuo, Kecamatan Sungai Tarab jika anak kemenakannya yang perempuan baik menetap dalam nagari maupun tinggal di tempat lain jika sudah mendapatkan jodoh orang dari nagari berbeda, maka laki-laki itu (calon sumando) harus disidangkan dalam Kerapatan Adat Nagari (KAN) Koto Tuo sebelum melaksanakan proses pernikahannya. Rumusan Masalah pada penelitian ini adalah bagaimana prosedur sidang KAN dalam penerimaan sumando yang beda nagari di nagari Koto Tuo, apa urgensi dari sidang KAN dalam penerimaan sumando yang beda nagari di nagari Koto Tuo, bagaimana teori maslahah dalam penerimaan sumando yang beda nagari di nagari Koto Tuo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana prosedur sidang KAN dalam penerimaan sumando yang beda nagari di nagari Koto Tuo, untuk mengetahui dan menganalisi urgensi sidang KAN dalam penerimaan sumando yang beda nagari di nagari Koto Tuo, untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana tinjauan Maslahah dalam penerimaan sumando yang beda nigari di nagari Koto Tuo. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan (field research), dengan metode kualitatif, lokasi bertempat di nagari Koto Tuo Kecamatan Sungai Tarab. Sumber data penelitian ini adalah pasangan sumando yang akan menikah tapi NA nya terpending dikeluarkan oleh wali nagari Koto Tuo. Data dikumpulkan dengan cara wawancara. Analisis data memakai teori dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Teknik keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber. Hasil dari penelitian yang penulis temukan terkait proses sidang KAN dalam penerimaan sumando beda nagari di nagari Koto Tuo, , pertama proses dari sidang KAN dalam penerimaan sumando yang beda nagari di nagari Koto Tuo yaitu dengan cara seluruh datuk pengulu dan khatik yang merupakan anggota KAN berkumpul di suatu forum untuk menyidangkan calon sumando apakah diterima dan layak nantinya dijadikan sumando, ujung dari sidang sumando harus menyediakan sebuah emas yang sudah ditetapkan ketentuannya sebagai syarat adat untuk melanjutkan pengurusan surat-surat nikah. Fakta yang terjadi sidang ini sebuah beban yang ditanggung oleh calon suami-istri ini karena sumando harus mengusahakan emas sebagai syarat adat untuk Kerapatan Adat Nagari diluar biaya akad atau biaya walimatul’ursy (pesta pernikahan) , sedangkan perempuan diberatkan harus memberikan data akurat tentang calon suaminya. |
| URI: |
https://drive.usercontent.google.com/download?id=17J9PHB6R5hWQzsPnOwrpcPFpJX1QGYKU&export=view http://repo.uinmybatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/31541 |
| Tanggal: | 2024-08-29 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1740470076864_fakultas syariah.jpeg | 16.92Kb | image/jpeg |
Lihat / |
Gambar "EKSISTENSI SIDANG KERAPATAN ADAT NAGARI (KAN) KOTO TUO KECAMATAN SUNGAI TARAB DALAM PENERIMAAN SUMANDO BEDA NAGARI PERSPEKTIF MASLAHAH" |