IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1989
TENTANG KEWAJIBAN PANITERA PENGADILAN MENGIRIMKAN
SALINAN PUTUSAN PERCERAIAN KEPADA PEGAWAI PENCATAT
PERNIKAHAN
Tampilkan catatan item sederhana
| dc.contributor.author |
NOFRIZAL |
|
| dc.date.accessioned |
2021-02-24T01:18:55Z |
|
| dc.date.available |
2021-02-24T01:18:55Z |
|
| dc.date.copyright |
|
|
| dc.date.issued |
2021-02-02 |
|
| dc.identifier.isbn |
|
|
| dc.identifier.isbn |
NIM 16 302 01041 |
|
| dc.identifier.issn |
|
|
| dc.identifier.other |
02.22000764 |
|
| dc.identifier.uri |
|
|
| dc.identifier.uri |
https://drive.google.com/uc?export=view&id=10G1e4nJ1v6MjB6-As9Q3rmtO0dKRgxwp |
|
| dc.description.abstract |
NOFRIZAL. NIM 1630201041, Judul Skripsi: “Implementasi
Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 Tentang Kewajiban Panitera
Pengadilan Mengirimkan Salinan Putusan Perceraian Kepada Pegawai
Pencatat Pernikahan (Studi Kasus Pengadilan Agama Batusangkar)”.
Jurusan Ahwal Al-Syakshiyyah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar.
Pokok permasalahan dalam Skripsi ini adalah factor-faktor penyebab dan
dampak tidak terlaksananya Pasal 84 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989
Tentang Kewajiban Panitera Pengadilan Mengirimkan Salinan Putusan Perceraian
Kepada Pegawai Pencatat Pernikahan di Pengadilan Agama Batusangkar.Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan apafaktor penyebab
dan dampak tidak terlaksananya Pasal 84 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989
Tentang Kewajiban Panitera Pengadilan Mengirimkan Salinan Putusan Perceraian
Kepada Pegawai Pencatat Pernikahan di Pengadilan Agama Batusangkar.
Metodologi yang penulis gunakan dalam penulisan skripsi ini adalah
penelitian lapangan (field research), yang penulis lakukan di Pengadilan Agama
Batusangkar.Adapun sumber data yang penulis gunakan adalah data primer dan
data sekunder. Sumber data primer melakukan wawancara dengan Panitera
Pengadilan Agama Batusangkar, pegawai Kantor Urusan Agama Sungai Tarab,
Kepala Kantor Agama Lima Kaum dan Kepala Kantor Urusan Agama Pariangan.
Data sekunder diambil dan diperoleh dari bahan pustaka dengan mencari data atau
informasi berupa benda-benda tertulis seperti buku-buku, dokumen peraturanperaturan
yang
terkait
dengan
penelitian.
Hasil penelitian yang penulis peroleh adalah terdapat beberapa factor
tidak terlaksananya pengiriman salinan/petikan putusan perceraian kepada
pegawai pencatat pernikahan. Pertama, tidak ada biaya operasional.Kedua,tidak
adanya system online yang diberlakukan.Ketiga, kurang efektifnya koordinasi
antara pihak pengadilan dengan pegawai pencatat pernikahan.Keempat, tidak
adanya kontrol dari pengadilan.Selain factor penyebab juga terdapat akibat yang
ditimbulkan tidak dikirimkannya salinan/petikan putusan perceraian.Pertama,
tidak terlaksananya Peraturan Menteri Agama Nomor 19 Tahun 2018.Kedua,
terhalangnya BP4 membuat program.Ketiga, KUA tidak dapat memantau
perceraian yang terjadi |
|
| dc.format |
Computer File |
|
| dc.language |
Indonesia |
|
| dc.publisher |
IAIN Batusangkar |
|
| dc.source |
https://drive.google.com/uc?export=view&id=10G1e4nJ1v6MjB6-As9Q3rmtO0dKRgxwp |
|
| dc.subject |
Perkara pengadilan |
|
| dc.subject.ddc |
348.04 |
|
| dc.subject.ddc |
348.04 |
|
| dc.title |
IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1989
TENTANG KEWAJIBAN PANITERA PENGADILAN MENGIRIMKAN
SALINAN PUTUSAN PERCERAIAN KEPADA PEGAWAI PENCATAT
PERNIKAHAN |
|
| dc.type |
Skripsi |
|
File dalam item ini
|
1614129535927_syariah.jpg
|
428.7Kb |
image/jpeg |
Lihat / Buka
|
Gambar "IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1989
TENTANG KEWAJIBAN PANITERA PENGADILAN MENGIRIMKAN
SALINAN PUTUSAN PERCERAIAN KEPADA PEGAWAI PENCATAT
PERNIKAHAN" |
Item ini muncul di Koleksi berikut
Tampilkan catatan item sederhana