Analisis Pemecahan Masalah Matematika Siswa Ditinjau Dari Kemandirian Belajar Siswa di Kelas VIII B MTsN Batu Tebal,

Publikasi Unusia

Analisis Pemecahan Masalah Matematika Siswa Ditinjau Dari Kemandirian Belajar Siswa di Kelas VIII B MTsN Batu Tebal,

Tampilkan catatan item sederhana

dc.contributor.author Nensi Putri
dc.date.accessioned 2017-10-27T09:32:00Z
dc.date.available 2017-10-27T09:32:00Z
dc.date.copyright
dc.date.issued 2017-08-15
dc.identifier.isbn 02.21700610
dc.identifier.isbn 12 105 055
dc.identifier.issn 12 105 055
dc.identifier.other 02.21700610
dc.identifier.uri
dc.description.abstract Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar matematika siswa dan juga sudah adanya kemandirian belajar dalam diri siswa. Pemecahan masalah merupakan suatu hal terpenting yang harus dikuasai siswa untuk meningkatkan prestasi belajar. Pemecahan masalah siswa juga sangat berkaitan dengan kemandirian belajar siswa. Siswa yang mandiri akan lebih memiliki pemecahan masalah yang baik. Berdasarkan hal ini pemecahan masalah siswa dilihat melalui tes pemecahan masalah dan kemandirian belajar siswa melalui angket yang mana angket tersebut dikembangkan berdasarkan indikator dari kemandirian belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana pemecahan masalah siswa ditinjau dari siswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi, siswa yang memiliki kemandirian belajar sedang dan siswa yang memiliki kemandirian beajar rendah di kelas VIII B MTsN Batu Tebal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes pemecahan masalah dengan soal pemecahan masalah yang memenuhi semua karakteristik soal pemecahan masalah, studi hasil kerja siswa, angket kemandirian belajar dan wawancara. Analisis data dengan tahapan: reduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Triangulasi digunakan sebagai teknik penjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Siswa yang kemandirian belajar tinggi pemecahan masalahnya berada pada kategori memuaskan . 2. Siswa yang kemandirian belajar sedang pemecahan masalahnya berada pada kategori cukup memuaskan. 3. Siswa yang kemandirian belajar rendah pemecahan masalahnya berada pada kategori kurang memuaskan. Kata Kunci: Pemecahan Masalah, Kemandirian Belajar
dc.format Computer File
dc.language Indonesia
dc.publisher IAIN Batusangkar
dc.title Analisis Pemecahan Masalah Matematika Siswa Ditinjau Dari Kemandirian Belajar Siswa di Kelas VIII B MTsN Batu Tebal,
dc.type Skripsi


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat

Tidak ada file yang diasosiasikan dengan item ini.

Item ini muncul di Koleksi berikut

  • Koleksi Skripsi
    Perpustakaan Prodi PENDIDIKAN (TADRIS) MATEMATIKA Repository

Tampilkan catatan item sederhana

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya