STRATEGI PEMASARAN PRODUK PEMBIAYAAN PENSIUN PADA BANK SYARIAH MANDIRI KANTOR CABANG PAYAKUMBUH

Publikasi Unusia

STRATEGI PEMASARAN PRODUK PEMBIAYAAN PENSIUN PADA BANK SYARIAH MANDIRI KANTOR CABANG PAYAKUMBUH

Tampilkan catatan item sederhana

dc.contributor.author INTAN PURNAMA SARI
dc.date.accessioned 2017-09-04T12:22:46Z
dc.date.available 2017-09-04T12:22:46Z
dc.date.copyright
dc.date.issued 2017-08-30
dc.identifier.isbn 02.21700701
dc.identifier.isbn 13 202 070
dc.identifier.issn 13 202 070
dc.identifier.other 02.21700701
dc.identifier.uri
dc.description.abstract Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini adalah bagaimana strategi pemasaran produk pembiayaan pensiun pada Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Payakumbuh. Tujuannya yaitu untuk mendeskripsikan tentang strategi pemasaran produk pembiayaan pensiun melalui produk, harga, saluran distribusi, dan promosi; serta kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Payakumbuh dalam memasarkan produk pembiayaan pensiun. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Dalam hal ini, penulis akan mendeskripsikan data-data yang penulis kumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi dari sumber data primer dan sekunder. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif dengan menggunakan teori marketing mix yang dikenal dengan 4P (Product, Price, Place, and Promotion) dan teori analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats). Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan di Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Payakumbuh, maka dapat disimpulkan bahwa strategi pemasaran melalui produk dengan proses pelayanan jemput bola. Strategi pemasaran melalui harga dengan menetapkan margin 7,74%. Strategi pemasaran melalui saluran distribusi dengan lokasi pemasaran berada di dekat tempat keramaian. Strategi pemasaran melalui promosi dengan metode sosialisasi dan membentuk komunitas BSM pensiun. Dilihat dari segi kekuatan, nasabah dilayani khusus tanpa antrian, margin termurah, dan ada komunitas BSM pensiun. Dilihat dari segi kelemahan, anggaran biaya promosi terbatas, tempat parkir kecil, dan kelemahan pemahaman transaksi syariah. Dilihat dari segi peluang, terlihat adanya peluang kerja sama dengan pemerintah dan lembaga keuangan lainnya, seperti PT. Taspen dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Payakumbuh, serta PT. Taspen tidak mewajibkan pensiunan menggunakan bank tertentu sebagai kantor bayar uang pensiun. Sedangkan dilihat dari segi tantangan, bank pesaing memiliki produk pembiayaan pensiun dan lokasi pemasarannya lebih dekat dengan tempat keramaian dibandingkan Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Payakumbuh.
dc.format Computer File
dc.language Indonesia
dc.publisher IAIN Batusangkar
dc.title STRATEGI PEMASARAN PRODUK PEMBIAYAAN PENSIUN PADA BANK SYARIAH MANDIRI KANTOR CABANG PAYAKUMBUH
dc.type Skripsi


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat

Tidak ada file yang diasosiasikan dengan item ini.

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item sederhana

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya