Penilaian Kinerja Bank Nagari Cabang Pembantu Syariah Simpang Empat dengan Menggunakan Pendekatan Metode Balanced Scorecard
Tampilkan catatan item lengkap
|
Judul:
|
Penilaian Kinerja Bank Nagari Cabang Pembantu Syariah Simpang Empat dengan Menggunakan Pendekatan Metode Balanced Scorecard |
|
Penulis:
|
AMALIA GANDARI RISKI
|
|
Abstrak:
|
Penilaian Kinerja Bank Nagari Cabang Pembantu Syariah Simpang Empat Dengan Menggunakan Pendekatan Metode Balanced Scorecard
Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah penilaian kinerja Bank Nagari Cabang Pembantu Syariah Simpang Empat. Latar belakang masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah Bank tersebut memiliki aset, laba bersih, jumlah nasabah, jumlah Dana Pihak Ketiga dan jumlah pembiayaan yang berfluktuasi dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2014. Melihat kondisi di atas, diperlukan suatu penilaian kinerja yang komprehensif, artinya dapat menilai kinerja dari sisi keuangan dan nonkeuangan. Batasan masalah dalam penelitian ini adalah penilaian kinerja dengan perspektif keuangan, nasabah, proses bisnis internal, pertumbuhan dan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kinerja Bank Nagari Cabang Pembantu Syariah Simpang Empat dengan menggunakan pendekatan metode balanced scorecard. Penelitian ini berguna sebagai salah satu syarat bagi penulis untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Syariah pada Program Studi Perbankan Syariah Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Batusangkar.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian deskriptif kuantitatif dimaksudkan untuk menjelaskan berbagai situasi berdasarkan apa yang terjadi melalui dokumentasi dari data perkembangan Bank Nagari Cabang Pembantu Syariah Simpang Empat.
Dari hasil pengukuran menggunakan empat perspektif dalam pendekatan balanced scorecard, maka diperoleh hasil dari perspektif keuangan yaitu rasio ROA, BOPO dan NPM telah memenuhi standar normal dan tergolong efisien, kecuali untuk rasio FDR yang tergolong tidak sehat karena berada di atas standar normal yang ditetapkan Bank Indonesia. Hasil dari perspektif pelanggan, menunjukkan bahwa secara menyeluruh kinerja tergolong baik karena dibuktikan dengan adanya peningkatan jumlah nasabah dari tahun ke tahun dan Bank mampu mempertahankan nasabah yang ada. Hasil dari perspektif proses bisnis internal, menunjukkan bahwa karyawan merasa sangat puas terhadap bisnis internal bank dengan indikator jenis produk, ketersediaan informasi, kesesuaian kebutuhan serta waktu pelayanan. Hasil dari perspektif pertumbuhan dan pembelajaran menunjukkan keberhasilan Bank dalam mengembangkan sistem manajemen sumber daya manusia, dibuktikan dengan semua karyawan pernah mengikuti pelatihan setiap tahunnya serta Bank dapat mempertahankan karyawan yang ada. |
|
URI:
|
|
|
Tanggal:
|
2016-05-13 |
File dalam item ini
Item ini muncul di Koleksi berikut
Tampilkan catatan item lengkap