PANDANGAN AL-QUR`AN TERHADAP TREN FLEXING (STUDI TAFSIR TEMATIK KONTEMPORER)

Publikasi Unusia

PANDANGAN AL-QUR`AN TERHADAP TREN FLEXING (STUDI TAFSIR TEMATIK KONTEMPORER)

Tampilkan catatan item sederhana

dc.contributor.author JENI SAPUTRA
dc.date.accessioned 2025-11-17T04:04:27Z
dc.date.available 2025-11-17T04:04:27Z
dc.date.copyright
dc.date.issued 2025-08-20
dc.identifier.isbn NIM:1830301022
dc.identifier.isbn
dc.identifier.issn
dc.identifier.other 02.22501316
dc.identifier.uri
dc.identifier.uri https://ecampus.uinmybatusangkar.ac.id/batusangkar/al?d=GtiiN14zpdLYsL9ufz1Rj1Hp%2Be8YRb377Wx0yTLbrjQcImRCEa09%2BN2nvMXZrGyL6h0hNuVqLwLMYBeWH80%2B0jRPjP8U0s8BAd6Y0C%2BNEBloBrori4%2BejYY4XemY8Qhv2KtO1FmFJJ8T9ufCuCNGJ2gJAQBp%2Bnro4QS0GXIFojwPGwPdwwgmGVjAxNQStS29
dc.identifier.uri http://repo.uinmybatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/32659
dc.description.abstract Jeni Saputra, NIM. 183030122, Judul Skripsi: “Pandangan Alqur”an Terhadap Tren Flexing (Studi Tematik Kontemporer)”. Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun Akademik 2025. Penelitian ini mengkaji Pandangan Al-Qur’an terhadap Tren Flexing (Studi Tafsir Tematik Kontemporer). Flexing adalah fenomena sosial di era digital yang ditandai dengan perilaku memamerkan harta, status, dan pencapaian secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bentuk-bentuk Flexing, ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengannya, serta pandangan mufasir kontemporer. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu’i). Sumber primer penelitian ini adalah ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan, seperti QS. Al-Baqarah ayat 262 dan 264, QS. An-Nisa ayat 38; QS. Al-Isra ayat 37, QS. Luqman ayat 18, QS. Al-Hadid ayat 23, Al-Qashas ayat 76 dan QS. At-Takatsur ayat 1–8. Sumber sekunder berupa tafsir kontemporer, antara lain Tafsir al-Mishbah (M. Quraish Shihab), Fi Zhilal al-Qur’an (Sayyid Qutb), dan al-Tafsir al-Munir (Wahbah al-Zuhaili). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Flexing berkaitan erat dengan riya, takabbur, ujub, israf, tabdzir, dan cinta dunia. Al-Qur’an mengecam perilaku tersebut karena melalaikan manusia dari tujuan hidup, menimbulkan kesenjangan sosial, dan merusak nilai spiritual. Tafsir kontemporer menegaskan bahwa Flexing bertentangan dengan ajaran Islam yang menekankan kesederhanaan, keikhlasan, dan empati sosial.
dc.format Computer File
dc.language Indonesia
dc.publisher uin mahmud yunus batusangkar
dc.subject Tafsir Al-Qur-an
dc.subject.ddc 2X1, 3
dc.subject.ddc 2X1, 3
dc.title PANDANGAN AL-QUR`AN TERHADAP TREN FLEXING (STUDI TAFSIR TEMATIK KONTEMPORER)
dc.type Skripsi


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1763352268804_1 ... (Pakai Kata Pengantar).pdf 916.8Kb application/pdf Lihat / Buka File "PANDANGAN AL-QUR`AN TERHADAP TREN FLEXING (STUDI TAFSIR TEMATIK KONTEMPORER)"
1763352270118_UNGU.jpeg 15.50Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "PANDANGAN AL-QUR`AN TERHADAP TREN FLEXING (STUDI TAFSIR TEMATIK KONTEMPORER)"

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item sederhana

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya