Persepsi Mahasiswa terhadap Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa di Netflix

Publikasi Unusia

Persepsi Mahasiswa terhadap Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa di Netflix

Tampilkan catatan item sederhana

dc.contributor.author MEG CEVIN HURLEY
dc.date.accessioned 2025-11-05T02:49:47Z
dc.date.available 2025-11-05T02:49:47Z
dc.date.copyright
dc.date.issued 2025-08-14
dc.identifier.isbn NIM:1930302020
dc.identifier.isbn
dc.identifier.issn
dc.identifier.uri
dc.identifier.uri https://ecampus.uinmybatusangkar.ac.id/batusangkar/al?d=GtiiN14zpdJMeYGNx7Tl4xbzUVA1Rtbue31N1ne%2Bkx28iFhef5sAEdq7R8n288l7TwZZ2lDjtHsBdrh4TJ1i%2FV9Ar2BE5FyQ51c%2Blcdygv9re9NEm7oKc53g8Jm5C%2B9EjmVT8oSXDPR2dIWEP2GRpWygzRx75cXk7yVCg5fxaKH27sdjQkjeAxa%2BoJEJR6Za
dc.identifier.uri http://repo.uinmybatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/32571
dc.description.abstract ABSTRAK Meg Cevin Hurley NIM 1930302020, Judul Persepsi Mahasiswa Terhadap Pesan Moral Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa Di Netflix. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pandangan mahasiswa terhadap film seringkali mencerminkan perpaduan unik dari pengalaman pribadi, budaya populer, dan refleksi intelektual. Film tidak hanya dianggap sebagai hiburan semata, tetapi juga sebagai media yang mempengaruhi pemikiran, emosi, dan persepsi tentang berbagai isu dalam kehidupan. Mahasiswa sering melihat film sebagai sarana untuk mengeksplorasi realitas sosial, politik, dan psikologis, serta untuk memahami kompleksitas manusia dan masyarakat. Pandangan mereka terhadap film juga dapat mencakup kritik terhadap representasi gender, ras, kelas sosial, dan nilai-nilai budaya yang disampaikan oleh industri perfilman. Jenis penelitian yang digunakan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif sehingga membantu menganalisis dan mendeskripsikan data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan dari hasil penelitian, dapat disimpulkan prilaku menyimpang yang ditampilkan dalam film Tuhan, Izinkan Aku Berdosa, kemunafikan dan ketidak adilan, manipulasi. Melakukan tindakan yang menantang agama karena merasa dirinya direndahkan dan ketidakadilan yang Kiran terima. Kekerasan fisik muncul saat peran utama Kiran kembali ke jalan yang benar, sedangkan kekerasan psikologis ditinjukkan melalui peghinaan dan ancaman yang merusak kesehatan mental orang lain. Selain itu, galmorisasi terlihat dalam pengambaran kehidupan mewah yang diperolah melalui tindakan menyimpang, sehingga membuat peran utama tampak manarik audiens. Film tersebut tampaknya tetap menggambarkannya dalam konteks yang dapat dipahami, namun masihtidak diterima oleh sebagian besar mahasiswa karena bertantangan dengan agama dan norma yang berlaku.
dc.format Computer File
dc.language Indonesia
dc.publisher uin mahmud yunus batusangkar
dc.subject Film
dc.subject.ddc 791.45
dc.subject.ddc 791.45
dc.title Persepsi Mahasiswa terhadap Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa di Netflix
dc.type Skripsi


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1762310988342_1 ... si OK (3)-1_compressed.pdf 564.3Kb application/pdf Lihat / Buka File "Persepsi Mahasiswa terhadap Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa di Netflix"
1762310989182_UNGU.jpeg 15.49Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "Persepsi Mahasiswa terhadap Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa di Netflix"

Item ini muncul di Koleksi berikut

  • Koleksi Skripsi
    Perpustakaan Jurusan KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM / BROADCASTING Repository

Tampilkan catatan item sederhana

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya