Mimpi dalam perspektif Al-Qur'an(Studi tafsir tematik)

Publikasi Unusia

Mimpi dalam perspektif Al-Qur'an(Studi tafsir tematik)

Tampilkan catatan item sederhana

dc.contributor.author NURHANOVA
dc.date.accessioned 2025-10-31T07:53:16Z
dc.date.available 2025-10-31T07:53:16Z
dc.date.copyright
dc.date.issued 2025-08-19
dc.identifier.isbn NIM:2030301032
dc.identifier.isbn
dc.identifier.issn
dc.identifier.uri
dc.identifier.uri https://drive.usercontent.google.com/download?id=1qMMkE2-Hc05Mxm7jdEhpPCxzCMHecYdP&export=view
dc.identifier.uri http://repo.uinmybatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/32520
dc.description.abstract Penelitian ini berjudul Mimpi dalam Perspektif Al-Qur'an (Studi Tafsir Tematik) yang bertujuan untuk menjelaskan makna kata "mimpi" dalam Al-Qur'an, pandangan ulama tafsir mengenai perbedaan mimpi kenabian dan mimpi manusia biasa, serta fungsi dan hikmah mimpi dalam kehidupan umat Islam. Mimpi adalah fenomena psikologis yang dialami oleh hampir setiap orang, namun dalam Islam, mimpi memiliki makna spiritual yang penting. Penelitian ini menggunakan metode tafsir tematik, yang mengkaji ayat-ayat Al-Qur'an yang membahas tentang mimpi, seperti yang terdapat dalam Surat Yusuf, Ash-Shaffat, dan Al-Isra. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Al-Qur'an membagi mimpi menjadi tiga kategori utama: pertama, mimpi yang berasal dari Allah, yang merupakan wahyu ilahi (seperti mimpi para nabi); kedua, mimpi yang berasal dari setan, yang bisa menimbulkan gangguan psikologis; dan ketiga, mimpi yang berhubungan dengan kondisi tubuh atau pikiran bawah sadar seseorang. Mimpi yang dialami para nabi, seperti Nabi Ibrahim dan Nabi Yusuf, dianggap sebagai wahyu yang harus diterima dan dilaksanakan. Sementara itu, mimpi manusia biasa bisa menjadi ilham atau gambaran yang perlu ditafsirkan dengan hati-hati. Mimpi dalam Al-Qur'an memiliki beberapa fungsi, antara lain sebagai wahyu atau petunjuk dari Allah, sebagai berita gembira bagi orang-orang beriman, dan sebagai ujian untuk mengukur keimanan serta ketaatan seseorang. Mimpi juga bisa menjadi cara untuk mendapatkan petunjuk Allah dalam membuat keputusan (istikharah). Hikmah yang dapat diambil dari mimpi adalah memperkuat keimanan, melatih kesabaran dan tawakal, serta menjadi pengingat bagi umat Islam untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah. Secara teori, penelitian ini memberikan kontribusi dalam kajian tafsir Al-Qur'an, khususnya dalam memahami makna mimpi dalam konteks spiritual Islam. Secara praktis, penelitian ini memberikan wawasan bagi umat Islam tentang bagaimana menyikapi mimpi dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan ajaran Islam. Peneliti berharap hasil penelitian ini dapat memperkaya literatur tafsir dan membuka ruang untuk diskusi lebih lanjut tentang hubungan antara mimpi dan pengalaman spiritual dalam Islam.
dc.format Computer File
dc.language Indonesia
dc.publisher uin mahmud yunus batusangkar
dc.subject al-quran ilmu
dc.subject.ddc 2x1.1
dc.subject.ddc 2x1.1
dc.title Mimpi dalam perspektif Al-Qur'an(Studi tafsir tematik)
dc.type Skripsi


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1761897197077_UNGU.jpeg 15.49Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "Mimpi dalam perspektif Al-Qur'an(Studi tafsir tematik)"

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item sederhana

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya