Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | Pengaruh Pengangguran Terdidik dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat dalam Perspektif Ekonomi Islam |
| Penulis: | FITRIA JULITA |
| Abstrak: | ABSTRAK Fitria Julita, NIM 2130402028. Judul Skripsi “Pengaruh Pengangguran Terdidik dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Terhadap Kemiskinan di Provinsi Sumatra Barat”. Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh signifikan pengangguran terdidik dan indeks pembangunan manusia (IPM) terhadap kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat dalam perspektif ekonomi islam. Permasalahan kemiskinan merupakan isu multidimensional yang tidak hanya berkaitan dengan rendahnya pendapatan tetapi juga terkait dengan pengangguran terdidik dan kualitas pembangunan manusia. Fenomena tingginya angka pengangguran terdidik di provinsi Sumatera Barat meskipun IPM mengalami peningkatan menjadi landasan dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data time series dari tahun 1993 – 2023 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder berupa time series yang di peroleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang struktur yang menggunakan data berupa angka untuk menganalisis fenomena tertentu, dengan tujuan menguji hipotesis dan melihat hubungan antar variabel melalui perhitungan statistik. Teknik analisis data yang digunakan adalah tegresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara persial variabel Pengangguran Terdidik berpengaruh signifikan terhadap Kemiskinan dengan nilai signifikan lebih kecil dari α = 0.05 yaitu 0.036 yaitu 0.036 0.05. artinya H0 1 di tolak dan Ha1 di terima. Variabel Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tidak berpengaruh terhadap Kemiskinan. Hasil thitung sebesar -3.085 nilai lebih kecil dari ttabel 2.045 yaitu -3.085 2.045 dengan nilai signifikan 0.004 0.05. Di simpulkan bahwa H02 tidak berpengaruh terhadap kemiskinan dan Ha2 berpengaruh signifikan. Karena nilai Sig 0.004 0.05 maka H02 di tolak dan Ha2 di terima. Variabel Pengangguran Terdidik dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat dengan tingkat signifikan sebesar 0.000 0.05 dan Fhitung ˃ Ftabel sebesar 11.753 ˃ 3.32 artinya H03 di tolak dan Ha3 diterima. |
| URI: |
https://ecampus.uinmybatusangkar.ac.id/batusangkar/al?d=GtiiN14zpdJZQ4%2F3zpD%2BGq7Y7kS%2FIBf9lmV11Vjyv%2FTFfqKMK9FDOm4j7zEpCJnqYaUY1D30j%2F4q4wAwkw9wLtfdu0kGntYsj2NHZwHbcFzqIirlqkRmyDH5X%2FZVl6GYmmqis4LTvOWiEnBbPzdfst435hUlQLGQspbWEAPTkBDQ0beH7cKHetitNdT4ViFs |
| Tanggal: | 2025-08-27 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1761787731146_1135787_SKRIPSIIIII.pdf | 1.200Mb | application/pdf |
Lihat / |
File "Pengaruh Pengangguran Terdidik dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat dalam Perspektif Ekonomi Islam" |
| 1761787732409_KUNING.jpg | 21.53Kb | image/jpeg |
Lihat / |
Gambar "Pengaruh Pengangguran Terdidik dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat dalam Perspektif Ekonomi Islam" |