Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | Peralihan Kewajiban Suami Warga Binaan Lapas Batusangkar Dalam Mewujudkan Keharmonisan Keluarga |
| Penulis: | MUHAMMAD RACHMAD ZEN |
| Abstrak: | ABSTRAK MUHAMMAD RACHMAD ZEN.NIM, IKI 2320061010 judul Tesis "Peralihan Kewajiban suami warga binaan lapas Batusangkar dalam mewujudkan keharmonisan keluarga". Program Pancasarjana Hukum Keluarga Islam Universitas Islam Negeri (UIN)Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2025. Pokok permasalahan dalam tesis ini adalah Kondisi keluarga bagi suami berada dilapas dan dampak peralihan kewajihan serta analisa hokum islam pada suami sebafai warga binaan lapas Batusangkar. Tujunnnya adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan serta menganalisa kondisi serta dampak da analisa peralihan kewajiban suami sebagai warga binaan lapas Batusangkar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research). Untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti, dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi, Informan dalam penelitan ini terdiri dari Pimpinan dan Pengawai lapas berjumlah 3 orang, Keluarga lapas 5 orang dan suami sebagai warga binaan yang hukumannya di atas lima tahun berjumlah 5 orang dengan berbagai kasus yang di alaminya. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan serta dilakukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat yang efektif Tekhnik Keahsahan data menggunakan tiori Trianggulasi Sumber dan Waktu. Hasil penelitian ini mendeskripsikan kewajiban suami yang berada di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas) dapat beralih atau terbagi, terutama terhadap keluarganya yang ditinggalkan. Kondisi keluarga terjadinya perubahan, termasuk peran istri dan anak-anak dalam memenuhi kebutuhan ekonomi dan sosial, Pertama adanya harta yang di tinggalkan suami yang dapat dipergunakan isteri kebutuhan sehari-harinya. Kedua kurang terlaksana, harta yang ada tidak terpenuhinya kebutuhan nafkah tidak secara optimal. Ketiga tidak terlaksana, ketiadaan upaya membuat isteri yang mencukupi segala kebutuhan sehari-hari anak dan suami selama menjalani masa pidana Dampaknya timbuln perceraian diantara sebagian besar narapidana dengan istrinya. Faktor utamanya yaitu dalam hal pemenuhan nafkah, Komunikasi Kemandirian dan Pisikologis. Analisa Hukum Islam terhadap peralihan kewajiban bagi suami warga binaan lapas Batusangkar, nafkah itu tetap menjadi hutang (tanggungan) suami, mazhab Maliki juga menyatakan selama suami belum mampu maka kewajibannya menjadi tidak akan gugur. Memberi Nafkah kepada isteri merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh suami ketika syarat-syarat yang telah disebutkan sebelumnya sudah terpenuhi. |
| URI: |
https://ecampus.uinmybatusangkar.ac.id/batusangkar/al?d=GtiiN14zpdInohHzHWkNBwDZihyw9dU2YOT5QjT2jTW0O%2F5%2FXgbmYsC2lXyF2Uu5CIaMjjvhCBnhSQxP7wfaF6e92aCqLL2YTB%2F%2BBxYGqht1LBK9HM6BEixeiySvraS2djYPFMILxA2mjyIhglqHFKSuBa4N4%2FDj3HR0g%2BJ4b5cRCLmrlE2%2ByC3N8YZ1Ascl |
| Tanggal: | 2025-03-05 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1753242977228_1019473_1018063_Tesis_MR_Zen-1.pdf | 729.3Kb | application/pdf |
Lihat / |
File "Peralihan Kewajiban Suami Warga Binaan Lapas Batusangkar Dalam Mewujudkan Keharmonisan Keluarga" |
| 1753242977772_Pasca.jpeg | 15.21Kb | image/jpeg |
Lihat / |
Gambar "Peralihan Kewajiban Suami Warga Binaan Lapas Batusangkar Dalam Mewujudkan Keharmonisan Keluarga" |