| dc.description.abstract |
ABSTRAK LARA YULIA FISTA NIM 1930103047, judul skripsi: "PELAKSANAAN PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR’AN DI BOARDING SCHOOL SMA NEGERI 5 PAYAKUMBUH”. Pogram Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2024. Program Tahfidz Al-Qur’an merupakan salah satu cara untuk menguatkan karakter dan menanamkan nilai-nilai positif keagamaan pada siswa seperti disiplin dan menghargai waktu. Namun di Boarding School SMA Negeri 5 Payakumbuh ini masih ada siswa yang melakukan hal negatif di saat waktu luangnya seperti bermalas-malasan, saling mengejek, berkelahi, dan bermain bola di kamar. Sementara itu visi dari sekolah tersebut adalah membentuk generasi yang berilmu dan beramal Qur’ani serta menargetkan untuk hafal 6 Juz dalam waktu 3 tahun. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan terkait Pelaksanaan Program Tahfidz Al-Qur’an Di Boarding School SMA Negeri 5 Payakumbuh beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan yang dikenal dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti ialah melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data, maka dalam penelitian ini peneliti menggunakan triangulasi sumber, triangulasi metode, triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program tahfidz AlQur’an di SMA Negeri 5 Payakumbuh telah mencakup penentuan waktu, lingkungan dan tempat lalu adanya materi serta metode yang beragam. Peran pembina tahfidz yang terlibat secara langsung, mengupgrade kemampuan dan terecruit secara berstandar. Dukungan orang tua melalui peran sekolah dengan memahamkan akan keutamaan menghafal Al-Qur’an. Kontrol dan pengawasan dari atasan yaitu kepala asrama. Sedangkan faktor pendukungnya antara lain internal siswa yakni semangat yang tinggi, kemampuan menghafal, kesehatan yang baik, dan usia yang ideal. Kalau faktor pendukung eksternalnya yakni adanya program tahsin, beserta program yang lainnya, tempat yang sejuk, pembina yang siap siaga 24 jam, metode yang bagus, dan peran orang tua. Sementara itu faktor penghambatnya dari internal siswa yaitu rasa malas, kurang menguasai makhorijul huruf dan tajwid, kurang sabar, kurang bisa mengatur waktu, dan sering lupa. |
|