Resiliensi Narapidana Menjalani Hidup Di Rutan Kelas IIB Batusangkar

Publikasi Unusia

Resiliensi Narapidana Menjalani Hidup Di Rutan Kelas IIB Batusangkar

Tampilkan catatan item sederhana

dc.contributor.author FAUZAN AKBAR
dc.date.accessioned 2025-06-17T07:38:30Z
dc.date.available 2025-06-17T07:38:30Z
dc.date.copyright
dc.date.issued 2025-02-25
dc.identifier.isbn NIM:2030306018
dc.identifier.isbn
dc.identifier.issn
dc.identifier.other 02.22500305
dc.identifier.uri
dc.identifier.uri https://ecampus.uinmybatusangkar.ac.id/batusangkar/al?d=GtiiN14zpdKWVnDJRr1sFZ%2FHOwuffZFx3XW0pSjRIsGgHEfbIngGGZNtMvBvwyASIGhjyVuIZ5sUpVzjJIqYRprVxp9WnbLQ7g6jNKm1AJkXEfAp89llD53IPnhIL%2BUn%2F0PLQQd8R1qCjWaSCh%2BtOcukdVpyXuetrQr7tkYWA9RuFVamdfFc6Y2LmTBdUuRY
dc.identifier.uri http://repo.uinmybatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/31783
dc.description.abstract Fauzan Akbar, NIM: 2030306018 Judul Skripsi “Resiliensi Narapidana Menjalani Hidup di Rutan Kelas IIB Batusangkar” Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2024 Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah kelebihan kapasitas masih menjadi perhatian utama yang mempengaruhi resiliensi Rutan Kelas IIB Batusangkar. Resiliensi narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Batusangkar dipengaruhi oleh beberapa aspek yang berkaitan dengan kondisi fasilitas dan program pembinaan. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan fasilitas yang memadai untuk pelaksanaan program pembinaan keterampilan. Alih fungsi Rutan menjadi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tanpa disertai peningkatan kapasitas fasilitas menyebabkan kesulitan dalam menjalankan kegiatan pembinaan secara optimal. Akibatnya, narapidana mungkin tidak sepenuhnya mendapatkan manfaat dari program yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan resiliensi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resiliensi narapidana menjalani hidup di Rutan Kelas IIB Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah Narapidana di Rutan Kelas IIB Batusangkar sebanyak 122 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah simple random sampling, dengan menggunakan rumus slovin dengan taraf kesalahan 5%. Sehingga didapatkan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 94 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah skala Likert dengan menyebar skala Resiliensi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Hasil dari penelitian yang dilakukan kepada 94 narapidana menunjukkan tidak ada yang berada pada kategori rendah, kemudian sebanyak 85,1% atau 80 narapidana dengan resiliensi kategori sedang, dan sebanyak 14,9% atau 14 narapidana dengan resiliensi kategori tinggi. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa penelitian ini menunjukkan mayoritas narapidana di rutan kelas IIB Batusangkar memiliki resiliensi dengan kategori sedang. Kata kunci : Resiliensi, Narapidana
dc.format Computer File
dc.language Indonesia
dc.publisher uin mahmud yunus batusangkar
dc.subject Psikologi
dc.subject.ddc 150
dc.subject.ddc 150
dc.title Resiliensi Narapidana Menjalani Hidup Di Rutan Kelas IIB Batusangkar
dc.type Skripsi


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1750145910785_1 ... sesudah munaqosah) (2).pdf 1.366Mb application/pdf Lihat / Buka File "Resiliensi Narapidana Menjalani Hidup Di Rutan Kelas IIB Batusangkar"
1750145911882_UNGU.jpeg 15.49Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "Resiliensi Narapidana Menjalani Hidup Di Rutan Kelas IIB Batusangkar"

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item sederhana

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya