Studi Living Qur`an Tradisi Kadarek Setelah Kematian di Jorong Galogandang Nagari III Koto Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat

Publikasi Unusia

Studi Living Qur`an Tradisi Kadarek Setelah Kematian di Jorong Galogandang Nagari III Koto Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat

Tampilkan catatan item lengkap

Judul: Studi Living Qur`an Tradisi Kadarek Setelah Kematian di Jorong Galogandang Nagari III Koto Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat
Penulis: ZULKIPLI NST
Abstrak: ZULKUPLI NST. NIM 1930301047 (2023). Judul Skripsi: “Studi Living Qur`an Tradisi “Kadarek” Setelah Kematian di Jorong Galogandang Nagari III Koto Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat”. Prodi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya ayat Al-Qur`an yang hidup di tengah tengah masyarakat tepatnya di Jorong Galogandang Nagari III Koto Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat. Tradisi ini telah dilakukan dan dilaksanakan oleh masyarakat secara turun-temurun yang mana tradisi tersebut pada dasarnya adalah ta`ziyah namun lebih dikenal dengan sebutan Kadarek. Hal ini membuat peneliti tertarik untuk mengungkapkan makna dari tradisi Kadarek tersebut, baik dari segi sejarah, praktik pelaksanaannya, landasan, tujuan dan manfaat dari tradisi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah: untuk mendeskripsikan sejarah, praktik pelaksanaan, serta arti penting dalam tradisi Kadarek setelah kematian. Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian lapangan (field researh) kualitatif, dengan model pendekatan yang digunakan adalah fenomenologi. Sumber data yang peneliti gunakan terdiri dari sumber data primer yaitu tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta masyarakat yang mengikuti tradisi tersebut dansumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan ialah: Wawancara, Observasi, Dokumentasi.Dari penelitian yang peneliti lakukan menghasilkan kesimpulan tentang sejarah, praktik dan arti penting tradisi Kadarek setelah kematian yaitu: (1) Tradisi Kadarek setelah kematian ini merupakan tradisi yang sudah ada sejak zaman dahulu, yang dibawa oleh nenek moyang, bahkan sebelum berdirinya Jorong Galogandang. (2) Praktik pelaksanaan tradisi Kadarek setelah kematian di Jorong GalogandangNagari III Koto, dilaksanakan selama dua hari berturut-turut setelah jenazah dimakamkan, dan waktu pelaksanaannya mulai dari jam 07:00 pagi sampai dengan selesai, adapun yang dibaca ketika tradisi tersebut ialah membaca Al-Fatihah, membaca ayat-ayat Al-Qur`an, Al-Ikhlas (3x), Al-Falaq (1x), An-Nas (1x), membaca Al-Fatihah kembali, baru dilanjutkan membaca surah Al-Baqarah (1-5), Tahlil dan ditutup dengan membaca doa. (3) Arti penting dalam pelaksanaan tradisi Kadarek setelah kematian di Jorong Galogandang memiliki tiga manfaat. Pertama manfaat bagi keluarga yaitu, sebagai ta`ziyah, belasungkawa, penenang/menghibur ahli musibah, sedekah, adanya jiwa kekeluargaan. Kedua manfaat bagi si mayit, yaitu do`a yang sampai kepada si mayit, hadiah pahala bacaan, dan sebagai penolong bagi si mayit. Ketiga manfaat bagi masyarakat yaitu, sebagai silaturahmi, terbentuknya jiwa bermasyarakat/sosialisasi dan jiwa kesatuan, dan mendapatkan syafa`at bagi pembaca.
URI:
https://drive.usercontent.google.com/download?id=1V9o6LTFRwQpu2W6Dol53yAgP8lUQTbzF&export=view
http://repo.iainbatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/31474
Tanggal: 2024-02-05


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1714722978265_UNGU.jpeg 15.49Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "Studi Living Qur`an Tradisi Kadarek Setelah Kematian di Jorong Galogandang Nagari III Koto Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat"

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item lengkap

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya