Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | PEMAHAMAN DAN RESPONS MASYARAKAT TERHADAP PEMBACAAN AYAT AL-QUR`AN DALAM PERISTIWA KEMATIAN, STUDI KASUS DI NAGARI BATU BASA KECAMATAN PARIANGAN KABUPATEN TANAH DATAR |
| Penulis: | GHAFIRA NURUL FADHILAH |
| Abstrak: | Ghafira Nurul Fadhilah, NIM 1930301014 (2024). Judul Skripsi: Pemahaman dan Respons Masyarakat Terhadap Pembacaan Ayat Al-Qur`an Dalam Peristiwa Kematian, Studi Kasus Di Nagari Batu Basa Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar”. Jurusan Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengungkapkan arti penting dari tradisi pembacaan ayat al-Qur`an dan doa dalam peristiwa kematian yang bertujuan untuk mengetahui sejarah awal, praktik, nilai atau makna dan respons masyarakat terhadap tradisi tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) studi Living Qur`an sebagai pendekatannya, yakni kajian ilmiah tentang berbagai peristiwa sosial terkait dengan kehadiran al-Qur`an di tengah komunitas muslim tertentu. Pendekatan yang penulis pakai dalam penelitian ini adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun sumber data primer penelitian ini Alim Ulama serta Urang Siak/Ustadz Nagari Batu Basa, serta pelaku yang melaksanakan tradisi pembacaan ayat al-Qur`an dan doa dalam peristiwa kematian di Nagari Batu Basa. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa: (1) tradisi pembacaan ayat al-Qur`an dan doa dalam peristiwa kematian di Nagari Batu Basa Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar merupakan tradisi yang sudah turun temurun sejak zaman dahulu. Yang diwariskan dari nenek moyang terdahulu, karena tradisi ini dianggap baik tujuannya oleh masyarakat sehingga masih dijalankan sampai saat ini. (2) Praktik pembacaan ayat al-Qur`an dan doa dalam peristiwa kematian di Nagari Batu Basa, dilakukan mulai sejak hari pertama mayat dikuburkan hingga seratus hari kematian. Adapun ayat al-Qur`an yang dibacakan adalah surat al-Fatihah/1, al-Ikhlas/112, al-Falaq/113, an-Nas/114, ad-Nasr/110, al-Kafirun/109, al-Asr/103, sedangkan doa yang dibacakan adalah doa kematian, doa untuk arwah, doa selamat dari siksa kubur, doa selamat dunia akhirat, doa untuk keluarga yang ditinggalkan. Pembacaan ayat al-Qur`an beserta doa dilakukan oleh keluarga, karib kerabat, orang terdekat serta masyarakat Nagari Batu Basa, namun dipandu oleh Alim Ulama/Ustadz atau Urang Siak, (3) tradisi ini memiliki makna dan respons masyarakat: Sebagai bentuk pengamalan masyarakat terhadap ayat al-Qur`an dan doa-doa. Serta meringankan siksa kubur, menguatkan iman orang yang masih hidup di dunia, mengingat kematian. Sebagai bentuk mengharapkan pahala serta ridho dari Allah yang bertujuan ibadah serta mendapatkan pahala bagi orang yang mengamalkannya. |
| URI: |
https://drive.usercontent.google.com/download?id=1-yjJSoul5ZZyKjWvzV2hLY1gfinuES0r&export=view http://repo.iainbatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/31467 |
| Tanggal: | 2024-02-12 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1714635064372_UNGU.jpeg | 15.49Kb | image/jpeg |
Lihat / |
Gambar "PEMAHAMAN DAN RESPONS MASYARAKAT TERHADAP PEMBACAAN AYAT AL-QUR`AN DALAM PERISTIWA KEMATIAN, STUDI KASUS DI NAGARI BATU BASA KECAMATAN PARIANGAN KABUPATEN TANAH DATAR" |