Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | Larangan Pernikahan Nikaugh dalam Masyarakat Ditinjau dari Hukum Islam (Studi Kasus Nagari Pulasan Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung) |
| Penulis: | RANDA RIANTO |
| Abstrak: | RANDA RIANTO, NIM. 2030201063. Judul Skripsi: “Larangan Pernikahan Nikaugh Dalam Masyarakat Ditinjau dari Hukum Islam (Studi Kasus Nagari Pulasan, Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung.” Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Al-Syakhshiyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah apa alasan dan pertimbangan dilarangnya melakukan pernikahan nikaugh, bagaimana dampak penerapan larangan nikaugh dalam kehidupan masyarakat dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap larangan pernikahan nikaugh dalam masyarakat di Nagari Pulasan, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung. Tujuan pembahasan ini adalah menemukan dan menjelaskan alasan dan pertimbangan larangan pernikahan nikaugh, penerapan larangan dalam masyararakat dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap larangan pernikahan nikaugh. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research). Metode penelitian ini adalah deksriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara. Teknik analisis dengan data dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Teknik penjaminan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menjelaskan yaitu: Pertama, adanya potensi konflik pada pembagian harta warisan. Kedua, adanya rasa saling menghargai (raso pareso/saling manenggang) oleh masyarakat karena dianggap tabu. Ketiga, mencegah terjadinya konflik dan kecemburuan dalam keluarga. Dampak larangan nikaugh dalam masyarakat, yaitu: dampak positifnya adalah keluarga menjadi berkembang, silaturahmi saling terjaga, menghindari terjadinya konflik dalam keluarga, dampak negatifnya adalah bahwa dengan adanya larangan pernikahan nikaugh dalam tradisi adat Nagari Pulasan hal ini menunjukkan bahwa tradisi semacam itu terkesan memberikan doktrin kepada masyarakat bahwa pernikahan ini memang betul-betul tidak boleh dilangsungkan sehingga ada potensi bahwa larangan itu juga dipahami merupakan larangan yang ditentukan oleh syariat padahal sesungguhnya syariat Islam tidak memberikan larangan terhadap penikahan semacam itu. Jika dilihat dari perspektif hukum keluarga Islam bahwa adanya larangan pernikahan nikaugh yang terjadi di Nagari Pulasan terkesan berseberangan dengan hukum keluarga Islam akan tetapi larangan yang terjadi di masyarakat Nagari Pulasan itu bukan tanpa alasan karena adanya upaya untuk menjaga kemaslahatan sekaligus ini merupakan tindakan pencegahan (preventif). |
| URI: |
https://drive.usercontent.google.com/download?id=1kC1U4svVYM1PycWYKVirsn_m0-FBVWuR&export=view http://repo.iainbatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/31428 |
| Tanggal: | 2024-02-13 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1714355109386_syariah.jpg | 428.4Kb | image/jpeg |
Lihat / |
Gambar "Larangan Pernikahan Nikaugh dalam Masyarakat Ditinjau dari Hukum Islam (Studi Kasus Nagari Pulasan Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung)" |