Pengaruh Penambahan Molekul FAMAPbI3 terhadap Kisi Perovskite dan Aplikasinya pada Sel Surya Perovskite
Tampilkan catatan item sederhana
| dc.contributor.author |
RENNA AZMAR |
|
| dc.date.accessioned |
2024-04-25T07:01:27Z |
|
| dc.date.available |
2024-04-25T07:01:27Z |
|
| dc.date.copyright |
|
|
| dc.date.issued |
2024-02-15 |
|
| dc.identifier.isbn |
NIM:2030107015 |
|
| dc.identifier.isbn |
|
|
| dc.identifier.issn |
|
|
| dc.identifier.other |
02.22400434 |
|
| dc.identifier.uri |
|
|
| dc.identifier.uri |
https://drive.usercontent.google.com/download?id=13ymoFhn77YpkR4TX_HZY53Yc6ehFt3JI&export=view |
|
| dc.identifier.uri |
http://repo.iainbatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/31407 |
|
| dc.description.abstract |
Renna Azmar, NIM 2030107015, Judul Skripsi “Pengaruh Penambahan Molekul FAMAPbI3 Terhadap Kisi Perovskite dan Aplikasinya pada Sel Surya Perovskite”. Program Studi Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok pembahasan dalam penelitian ini adalah mengkaji tentang efisiensi sel surya perovskite yang masih belum stabil serta banyaknya kisi perovskite yang mudah rusak, serta memiliki banyak peluang untuk ditingkatkan. Salah satunya adalah penambahan molekul FAMAPbI3 dengan sifat yang dapat memperbaiki kisi sel surya perovskite serta bertujuan untuk mendapatkan nilai efisiensi yang tinggi dari perovskite FAMAPbI3 pada variasi konsentrasi FAI dan MAI. Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimen. Metode yang digunakan adalah meliputi sintesis material FAMAPbI3, fabrikasi sel surya perovskite FAMAPbI3 dengan variasi konsentrasi MAI 98%,96%,94%, dan 92%. Keempat variasi tersebut dilambangkan secara bertutut-turut dengan FM 1, FM 2, FM 3 dan FM 4, karakterisasi struktur dan morfologi dengan XRD (X-Ray Diffraction) dan FESEM (Field Scanning Electron Microscopy), serta pengukuran efisiensi konversi energi sel surya perovskite FAMAPbI3. Hasil eksperimen penelitian pada penambahan molekul FAMAPbI3 dapat dilihat dimulai dari struktur kristal dimana hasil yang didapat variasi konsentrasi FAI:MAI, FM 2 mendapatkan ukuran kristal yang paling besar yaitu sebesar 358,0nm hal ini nantinya akan didukung oleh karakterisasi sifat fisik sampel berupa morfologi dari perovskite FAMAPbI3, yang mana pada variasi FM 2 menunjukkan variasi yang paling terbaik dikarenakan hasil FESEM yang terlihat sangat halus dan padat tanpa celah besar atau pori-pori ini adalah kunci untuk efisiensi konversi energi yang tinggi. Selanjutnya pada karakterisasi I-V dan J-V didapatkan efisiensi pada 4 variasi konsentrasi dimana FM 1 mendapatkan efisiensi sebesar 3,54%, FM 2 3.93%, FM 3 2,86%, dan FM 4 2.68% dapat dilihat bahwa pada variasi FM 2 adalah variasi yang terbaik karena memiliki efisiensi tertinggi sebesar 3,93%, dengan nilai rata-rata dari efisiensi sebesar 2,32% dengan nilai Voc 0.97, Jsc 7.64, dan FF 0.53. |
|
| dc.format |
Computer File |
|
| dc.language |
Indonesia |
|
| dc.publisher |
UIN Mahmud Yunus Batusangkar |
|
| dc.subject |
Fisika |
|
| dc.subject.ddc |
530 |
|
| dc.subject.ddc |
530 |
|
| dc.title |
Pengaruh Penambahan Molekul FAMAPbI3 terhadap Kisi Perovskite dan Aplikasinya pada Sel Surya Perovskite |
|
| dc.type |
Skripsi |
|
File dalam item ini
Item ini muncul di Koleksi berikut
Tampilkan catatan item sederhana