Penafsiran Ayat Zalim Terhadap Diri Sendiri (Studi Komparatif Penafsiran Wahbah Az-Zuhaili dan Imam Al-Qusyairi)

Publikasi Unusia

Penafsiran Ayat Zalim Terhadap Diri Sendiri (Studi Komparatif Penafsiran Wahbah Az-Zuhaili dan Imam Al-Qusyairi)

Tampilkan catatan item lengkap

Judul: Penafsiran Ayat Zalim Terhadap Diri Sendiri (Studi Komparatif Penafsiran Wahbah Az-Zuhaili dan Imam Al-Qusyairi)
Penulis: NURHALIMA AULIA ROHMA
Abstrak: NURHALIMA AULIA ROHMA, NIM 1930301029, Judul Skripsi: “Penafsiran Ayat Zalim Terhadap Diri Sendiri (Studi Komparatif Penafsiran Wahbah Az-Zuhaili Dan Imam Al-Qusyairi)”. Program Studi Ilmu Al-Qur`An Dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun Akademik 2024. Pokok permasalahan penelitian ini adalah (1) Penafsiran ayat-ayat zalim terhadap diri sendiri menurut Wahbah Az-Zuhaili dan Imam Al-Qusyairi, (2) Persamaan dan perbedaan zalim terhadap diri sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami dan menjelaskan penafsiran ayat ayat zalim terhadap diri sendiri menurut Wahbah Az-Zuhaili dan Imam Al-Qusyairi serta untuk mengetahui persamaan dan perbedaan zalim terhadap diri sendiri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Metode yang digunakan adalah metode tafsir muqaran. Sedangkan sumber data yang peneliti gunakan terdiri dari sumber data primer dalam yaitu ayat-ayat al-Qur`an yang berkaitan langsung terkait zalim terhadap diri sendiri dalam kitab tafsir, yaitu kitab tafsir Al-Munir dan kitab tafsir Latha`if Al-Isyarat. Sedangkan data sekunder dalam penelitian ini adalah buku-buku, jurnal, artikel yang berhubungan langsung mengenai zalim terhadap diri sendiri. Teknik analisis data ialah mengidentifikasikan ayat-ayat tentang zalim terhadap diri sendiri dalam Al-Qur`an, menyusun pembahasan kerangka yang sempurna, menggambarkan atau mendiskripsikan, menyimpulkan ayat-ayat yang sudah dianalisis dengan jelas dan dapat dipahami. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penafsiran ayat zalim tentang diri sendiri dapat dilihat dalam pandangan Wahbah Az-Zuhaili dan Imam Al-Qusyairi. Adapun menurut Wahbah Az-Zuhaili zalim merupakan perbuatan yang tercela karena sangat merugikan diri sendiri. Golongan manusia yang zalim kepada dirinya sendiri disebut zalimun linafsihi, yakni orang yang mengotori pikiran dan jiwanya dengan dosa merupakan kezaliman kepada diri sendiri yang berakibat sangat merugikan dirinya dan orang sekitarnya. Sedangkan dalam tafsir Latha`if al-Isyarat karya Imam Al-Qusyairi adalah tafsir yang menggunakan corak tafsir sufi, Imam Al-Qusyairi memandang perbuatan zalim terhadap diri sendiri adalah perbuatan sesuatu apapun jika ditempatkan tidak pada tempatnya dapat dikatakan sebagai perbuatan zalim.
URI:
https://drive.usercontent.google.com/download?id=1FMjKQ4ZmPv4piOlCQ0FAqI9K5H5MtcKs&export=view
http://repo.iainbatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/31384
Tanggal: 2024-02-13


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1713933047418_UNGU.jpeg 15.49Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "Penafsiran Ayat Zalim Terhadap Diri Sendiri (Studi Komparatif Penafsiran Wahbah Az-Zuhaili dan Imam Al-Qusyairi)"

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item lengkap

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya