PROBLEMATIKA PERNIKAHAN SIRI DI BAWAH UMUR DI NAGARI BINJAI KECAMATAN TIGO NAGARI KABUPATEN PASAMAN PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH

Publikasi Unusia

PROBLEMATIKA PERNIKAHAN SIRI DI BAWAH UMUR DI NAGARI BINJAI KECAMATAN TIGO NAGARI KABUPATEN PASAMAN PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH

Tampilkan catatan item sederhana

dc.contributor.author HERMAN PELANI
dc.date.accessioned 2024-04-22T04:51:11Z
dc.date.available 2024-04-22T04:51:11Z
dc.date.copyright
dc.date.issued 2024-02-15
dc.identifier.isbn NIM:1830201025
dc.identifier.isbn
dc.identifier.issn
dc.identifier.other 02.22400371
dc.identifier.uri
dc.identifier.uri https://ecampus.iainbatusangkar.ac.id/batusangkar/f/batusangkar/654998/Skripsi_Herman_Pelani_7_1830201025_(3)___compressed.pdf
dc.identifier.uri http://repo.iainbatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/31357
dc.description.abstract Herman Pelani, NIM 1830201025 Judul Skripsi Problematika Pernikahan Siri Dibawah Umur Di Nagari Binjai Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman Perspektif Maqashid Syariah Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al Syakhshiyyah), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah problematika pernikahan siri dibawah umur di Nagari Binjai Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman perspektif maqashid syariah. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dan mengetahui problematika dan perspektif maqashid syariah terhadap pernikahan siri dibawah umur di Nagari Binjai Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan (field research), dengan memakai metode kualitatif. Adapun sumber data primer yaitu pasangan yang melakukan pernikahan siri dibawah umur serta keluarga pasanga tersebut. Data sekundernya yaitu jumlah pasangan yang melakukan pernikahan siri dibawah umur. Data dikumpulkan dengan cara wawancara dan dokumen. Analisis data memakai teori Miles dan Huberman dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Teknik penjaminan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika pernikahan siri dibawah umur di Nagari Binjai Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman terdapat berbagai macam persoalahan yaitu : persoalan ekonomi, agama dan persoalan kematangan usia. Persoalan-persoalanan ini mengakibatnya pisahnya beberapa pasangan dengan alasan tidak kuatnya perekonomian karna masih muda, kurangnya pemahaman keagamaan ataupun belum matangnya usia dalam berumah tangga. Ditinjau dari analisis perpsepktif maqashid syariah hal ini tidak sesuai, pernikahan siri dibawah umur lebih fokus pada dua aspek maqashid yaitu, menjaga agama (hifdz ad-dtn) dan menjaga keturunan (hifdz an-nasl), tanpa mempertimbangkan tiga unsur maqashid lainnya yaitu, menjaga jiwa (hifdz an-nafs), menjaga akal (hifdz al-aql), dan menjaga harta (hifdz al-mal).
dc.format Computer File
dc.language Indonesia
dc.publisher UIN Mahmud Yunus Batusangkar
dc.subject Hukum Islam - Perkawinan
dc.subject.ddc 2x4.31
dc.subject.ddc 2x4.31
dc.title PROBLEMATIKA PERNIKAHAN SIRI DI BAWAH UMUR DI NAGARI BINJAI KECAMATAN TIGO NAGARI KABUPATEN PASAMAN PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH
dc.type Skripsi


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1713761471315_S ... 01025 (3) _compressed.pdf 497.3Kb application/pdf Lihat / Buka File "PROBLEMATIKA PERNIKAHAN SIRI DI BAWAH UMUR DI NAGARI BINJAI KECAMATAN TIGO NAGARI KABUPATEN PASAMAN PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH"
1713761471551_HITAM.jpeg 16.93Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "PROBLEMATIKA PERNIKAHAN SIRI DI BAWAH UMUR DI NAGARI BINJAI KECAMATAN TIGO NAGARI KABUPATEN PASAMAN PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH"

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item sederhana

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya