| Fakultas | Tarbiyah dan Ilmu Keguruan |
| Jurusan | Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Kode Matakuliah | IBS103 |
| Nama Matakuliah | Pengantar Ilmu Al-Qur'an dan Hadits |
| Semester | 1 |
| SKS | 2 sks |
| Pengampu Perkuliahan | DR. RISMAN BUSTAMAM, M. AG, WINDA MERI SUSILA, MA |
| Peserta Perkuliahan | 2330111080 - INTAN SUZLIANA, 2330111081 - IRA INDRY ANI HELNEFI, 2330111082 - ISLAMIAH, 2330111083 - JELINA HULMAIROH, 2330111084 - JIHAN BALQIS SAFITRI, 2330111085 - JIHAN SHAALIHA ABABIL, 2330111086 - JONI MARHADIKA, 2330111087 - KARIN NASWA, 2330111088 - KHAIRUNNISA, 2330111089 - LANNI SARI, 2330111090 - LATIFAH ASYIFA, 2330111091 - LESTARI, 2330111092 - LIA, 2330111093 - LULU ANNISA MURTI, 2330111094 - LUSI ULANDARI, 2330111095 - M AKBAR, 2330111096 - M. FAISAL, 2330111097 - M.FADEL FEDRIKA, 2330111098 - MAHDATUL FIRDAUSI, 2330111099 - MAHKIA, 2330111100 - MASYITAH, 2330111101 - MAULANA ZIKRI MUSTAHIMBILLAH, 2330111102 - MERI SAFITRI, 2330111103 - MESSY INDAH SARI SIMANGUNSONG, 2330111104 - MEUTIA HANIFAH, 2330111105 - MITRA WATI, 2330111106 - MUHAMMAD FAREL PRATAMA PUTRA, 2330111107 - MUTIARA NURAINI, 2330111108 - MUTIARA ULI AMANDA, 2330111109 - NAILA TIS SA'ADA, 2330111110 - NAJWA HILMA RAMADHANI, 2330111111 - NAJYATUS SA'ADAH, 2330111112 - NASIATUL AISYAH, 2330111113 - NINGRUM FATIHA, 2330111114 - NISSA PUTRI YANTI, 2330111115 - NOLA NOFITA SARI, 2330111116 - NUR ASIAH, 2330111117 - NURHALIZA, 2330111118 - NURUL ALIFA |
Mata kuliah ini membahas konsep dasar ilmu-ilmu yang terkait dengan ilu-ilmu al-Qur’an dan ilmu-ilmu hadis yang meliputi; Ulum al-Qur’an dan Sejarah Perkembangannya, wahyu, al-Qur’an dan struktur mushaf, Sejarah Penulisan, Pengumpulan, dan Pemeliharaan al-Qur’an, Nuzul al-Qur’an dan asbab al-nuzul, Tafsir,takwil dan tarjamah al-Qur’an, Beberapa cabang ilmu pada Ulum al-Qur’an (Al-Makiyyah dan al-Madaniyyah, Munasabah al-Qur’an, I’jaz al-Qur’an, Qashash al-Qur’an, Amtsal al-Qur’an, Aqsam al-Qur’an), Ulum al-hadis dan sejarah perkembangannya, Konsep dasar hadis dan sejarah pemeliharaan hadis, Konsep periwayatan hadis dan biografi singkat ulama hadis, Kedudukan hadis dalam Islam, Pembagian hadis dari beberapa aspek, Beberapa cabang ilmu dalam ulum al-hadis (ilmu tarikh al-ruwat, ilmu al-jarhu wa al-ta’dil, ilmu gharib al-hadis, ilmu mukhtalif dan musykil al-hadis, ilmu nasikh dan manssukh al-hadis, ilmu ilal al-hadis, Takhrij Hadis
Sikap
Mahasiswa bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religious.
Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan pada bidang pembelajaran secara mandiri
Keterampilan Umum
Mahasiswa mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu dan bertanggung jawab
Memiliki pengetahuan dalam berfikir kritis, logis, kreatif, inovatif dan sistematis untuk memecahkan masalah pada tingkat individual, kelompok dalam komunitas akademik maupun non akademik.
Keterampilan Khusus
Merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran pengantar ilmu al-Qur’an berbasis aktifitas belajar untuk mengembangkan kemampuan berfikir sesuai dengan karakteristik materi ilmu al-Qur’an, dan sikap ilmiah sesuai dengan karakteristik mahasiswa dengan memanfaatkan berbagai sumberr belajar berbasis al-Qur’an, ilmu pengetahuan, teknologi yang kontekstual dan lingkungan sekitar.
Pengetahuan
Mahasiswa memiliki pengetahuan tentang ilmu-ilmu al-Qur’an dan hadis
Mahasiswa mampu mengimplementasi ilmu-ilmu al-Qur’an dan hadis tersebut
1. Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan konsep-konsep ilmu al-Qur’an dan ilmu hadis dalam memahami al-Qur’an dan hadis sebagai sumber hukum utama dalam Islam dengan pemahaman yang baik dan utuh
2. Mahasiswa mampu menerapkan nilai-nilai al-Qur’an dan Hadis tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga melahirkan tenaga pendidik yang bertaqwa kepada Allah yang mampu memberikan pendidikan kepada peserta didik dengan berlandaskan kepada al-Qur’an dan Sunnah.
3. Selanjutnya dengan proses pendidikan yang berlandaskan pada al-Quran dan Sunnah ini mampu melahirkan peserta didik yang beriman, bertaqwa serta menerapkan nilai-nilai al-Qur’an dan Sunnah dalam kehidupan.
| Minggu ke | Kemampuan akhir pembelajaran | Indikator Capaian Pembelajaran | Bahan Kajian | Metode Pembelajaran | Pengalaman Belajar | Waktu Pembelajaran | Tugas dan Penilaian | Sumber Belajar |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | a. Kontrak Kuliah b. Mahasiswa mampu memahami garis besar perkuliahan. c. Memahami Kedisiplinan dan Tata Tertib Perkuliahan |
Mahasiswa dapat: Mengetahui dan memahami RPS Pengantar Ilmu al-Qur’an dan hadis mengetahui dan memahami cara penilaian dan bobotnya mengetahui dan memahami metode pembelajaran dan tugas individual dan kelompok |
1. Penjelasan RPS, Kontrak Perkuliahan mata kuliah 2. Mahasiswa mampu memahami 3. Garis besar mata kuliah (RPS) 4. Kontrak belajar dan penugasan |
• Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] |
Mahasiswa dapat: Mengetahui dan memahami RPS Pengantar Ilmu al-Qur’an dan hadis mengetahui dan memahami cara penilaian dan bobotnya mengetahui dan memahami metode pembelajaran dan tugas individual dan kelompok |
2 x 50 menit | Mahasiswa dapat: Mengetahui dan memahami RPS Pengantar Ilmu al-Qur’an dan hadis mengetahui dan memahami cara penilaian dan bobotnya mengetahui dan memahami metode pembelajaran dan tugas individual dan kelompok |
|
| Catatan Ujian Diskusi :1 Materi Tugas 1 PIAH PGMI Audio Video | ||||||||
| 2 | SUB CPMK 1: Mahasiswa dapat mengetahui Pengertian ‘Ulum al-Qur’an, Sejarah singkat ulum al-Qur’an, ruang lingkup ‘ulum al-Qur’an dan urgensi mempelajari ulum al-Qur’an |
1. Ketapatan dalam memahami pengertian ‘Ulum al-Qur’an, Sejarah singkat ulum al-Qur’an, ruang lingkup ‘ulum al-Qur’an dan urgensi mempelajari ulum al-Qur’an 2. Ketapatan dalam menjelaskan ‘Ulum al-Qur’an, Sejarah singkat ulum al-Qur’an, ruang lingkup ‘ulum al-Qur’an dan urgensi mempelajari ulum al-Qur’an |
1. Pengertian al-Qur’an dan ulum al-Qur’an 2. Ruang lingkup pembahasan ulum al-Qur’an 3. Pertumbuhan dan perkembangan ulum al-Qur’an 4. Urgensi mempelajari ulum al-qur’an |
• Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] |
Mendengarkan presentasi makalah dan diskusi | 2 x 50 menit | • Tugas 1: membuat resume materi tentang pengertian ‘Ulum al-Qur’an, Sejarah singkat ulum al-Qur’an, ruang lingkup ‘ulum al-Qur’an dan urgensi mempelajari ulum al-Qur’an | 1. Manna’ Khalil al-Qattan , 1996, Studi Ilmu-Ilmu al-Qur’an, terjemahan Mudzakkir As, Litera Antar Nusa Pustaka Islamiyah, Bogor 2. Muhammad Abdul Adzim al-Zarqani, 2002, Manahil al-‘Urfan fi Ulum al-Qur’an, terjemahan Qadirun Nur dan Ahmad Musyafiq, Gaya Media Pratama, Jakarta 3. Hasan Zaini, 2010, ‘Ulum al-Qur’an, STAIN Batusangkar Press, Batusangkar 4. Kamaruddin Marzuki, 1994, ‘Ulum al-Qur’an, Remaja Rosda Karya, Bandung 5. Rosihan Anwar, 2008, Ulum al-Qur’an, Pustaka Setia, Bandung 6. M. Quraish Shihab (tim), 1999, Sejarah ‘Ulum al-Qur’an, Pustaka Firdaus, Jakarta 7. Hasbi asshiddiqie, Ilmu-ilmu Al-Qur’an, Pustaka Rizki Putra, 8. Muhammad Amin Suma, 2013, Ulumul Qur’an, Raja Grafindo Persada, Jakarta |
| Catatan Ujian Diskusi :26 Materi TUGAS 2 PIAH PGMI Audio Video | ||||||||
| 3 | SUB CPMK 2: Mahasiswa dapat menyebutkan dan membedakan pengertian wahyu menurut ulama, cara Allah menyampaikan wahyu serta fungsi wahyu, pengertian al-Qur’an, nama al-Qur’an, dalil kehujjahan al-Qur’an, serta perbedaan al-Qur’an dengan hadis Qudsi. Mahasiswa bisa menjelaskan Struktur mushaf: Pengertian ayat al-Qur’an dan jumlah ayatnya, Pengertian surat, jumlah surat, serta urutan letak surat dan dasar penentuan letaknya, Macam-macam pembagian jenis surat berdasarkan posisinya dalam mushaf: al-Thiwal, al-matsaniy, dan al-fashlu, Fawatih dan khawatim al-suwar, Isi kandungan al-Qur’an secara garis besar menurut ulama |
1. Ketepatan mahasiswa didalam memahami dan menjelaskan serta membedakan pengertisn wahyu menurut ulama, cara Allah menyampaikan wahyu serta fungsi wahyu, pengertian al-Qur’an, nama al-Qur’an, dalil kehujjahan al-Qur’an, serta perbedaan al-Qur’an dengan hadis Qudsi. 2. Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan Struktur mushaf: Pengertian ayat al-Qur’an dan jumlah ayatnya, Pengertian surat, jumlah surat, serta urutan letak surat dan dasar penentuan letaknya, Macam-macam pembagian jenis surat berdasarkan posisinya dalam mushaf: al-Thiwal, al-matsaniy, dan al-fashlu, Fawatih dan khawatim al-suwar, Isi kandungan al-Qur’an secara garis besar menurut ulama |
1. Pengertian wahyu, Konsep wahyu menurut ulama, cara menyampaikan wahyu kepada para Rasul, Fungsi wahyu bagi manusia 2. Pengertian al-Qur’an, nama-nama al-Qur’an, dalil kehujjahan al-Qur’an, serta perbedaan al-Qur’an dengan hadis Qudsi dan kitab-kitab sebelumnya 3. Struktur mushaf: Pengertian ayat al-Qur’an dan jumlah ayatnya, Pengertian surat, jumlah surat, serta urutan letak surat dan dasar penentuan letaknya, Macam-macam pembagian jenis surat berdasarkan posisinya dalam mushaf: al-Thiwal, al-matsaniy, dan al-fashlu, Fawatih dan khawatim al-suwar, Isi kandungan al-Qur’an secara garis besar menurut ulama |
• Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] |
Mendengarkan presentasi makalah dan diskusi | 2 x 50 menit | • Tugas 1: Menulis resume materi pengertian wahyu menurut ulama, cara Allah menyampaikan wahyu serta fungsi wahyu, pengertian al-Qur’an, nama al-Qur’an, dalil kehujjahan al-Qur’an, serta perbedaan al-Qur’an dengan hadis Qudsi. Struktur mushaf: Pengertian ayat al-Qur’an dan jumlah ayatnya, Pengertian surat, jumlah surat, serta urutan letak surat dan dasar penentuan letaknya, Macam-macam pembagian jenis surat berdasarkan posisinya dalam mushaf: al-Thiwal, al-matsaniy, dan al-fashlu, Fawatih dan khawatim al-suwar, Isi kandungan al-Qur’an secara garis besar menurut ulama |
1. Manna’ Khalil al-Qattan , 1996, Studi Ilmu-Ilmu al-Qur’an, terjemahan Mudzakkir As, Litera Antar Nusa Pustaka Islamiyah, Bogor 2. Muhammad Abdul Adzim al-Zarqani, 2002, Manahil al-‘Urfan fi Ulum al-Qur’an, terjemahan Qadirun Nur dan Ahmad Musyafiq, Gaya Media Pratama, Jakarta 3. Hasan Zaini, 2010, ‘Ulum al-Qur’an, STAIN Batusangkar Press, Batusangkar 4. Kamaruddin Marzuki, 1994, ‘Ulum al-Qur’an, Remaja Rosda Karya, Bandung 5. Rosihan Anwar, 2008, Ulum al-Qur’an, Pustaka Setia, Bandung 6. M. Quraish Shihab (tim), 1999, Sejarah ‘Ulum al-Qur’an, Pustaka Firdaus, Jakarta 7. Hasbi asshiddiqie, Ilmu-ilmu Al-Qur’an, Pustaka Rizki Putra, 8. Muhammad Amin Suma, 2013, Ulumul Qur’an, Raja Grafindo Persada, Jakarta |
| Catatan Ujian Diskusi :1 Materi TUGAS 3 PIAH PGMI Audio Video | ||||||||
| 4 | SUB CPMK 3: Mahasiswa mampu menjelaskan secara gamblang tentang istilah-istilah yang terkait dengan pemeliharaan al-Qur’an: hifzhu, kitabah, jam’u, shahifah dan mushaf Mahasiswa bisa menjelaskan tentang sejarah pemeliharaan al-Qur’an pada masa nabi dan khalifah al-Rasyidin Mahasiswa bisa memamahmi dan menjelaskan Kembali tentang pemeliharaan al-Qur’an pascasahabat hingga abad modern, sejarah pencetakan al-Qur’an dan penerjemahan al-Qur’an |
1. Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan secara gamblang tentang istilah-istilah yang terkait dengan pemeliharaan al-Qur’an: hifzhu, kitabah, jam’u, shahifah dan mushaf. 2. Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan tentang sejarah pemeliharaan al-Qur’an pada masa nabi dan khalifah al-Rasyidin. 3. Ketepatan mahasiswa dalam memamahmi dan menjelaskan Kembali tentang pemeliharaan al-Qur’an pascasahabat hingga abad modern, sejarah pencetakan al-Qur’an dan penerjemahan al-Qur’an. |
1. Makna istilah-istilah yang terkait pemeliharaan al-Qur’an: hifzhu, kitabah, jam’u,shahifah dan mushaf 2. Sejarah pemeliharaan al-Qur’an pada masa nabi dan khalifah al-Rasyidin 3. Pemeliharaan al-Qur’an pascasahabat hingga abad modern Sejarah pencetakan al-Qur’an dan penerjemahan al-Qur’an |
• Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] |
Mendengarkan presentasi makalah dan diskusi | 2 x 50 menit | • Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] Tugas 1: membuat resume materi Mahasiswa mampu menjelaskan secara gamblang tentang istilah-istilah yang terkait dengan pemeliharaan al-Qur’an: hifzhu, kitabah, jam’u, shahifah dan mushaf Sejarah pemeliharaan al-Qur’an pada masa nabi dan khalifah al-Rasyidin Pemeliharaan al-Qur’an pascasahabat hingga abad modern, sejarah pencetakan al-Qur’an dan penerjemahan al-Qur’an |
1. Manna’ Khalil al-Qattan , 1996, Studi Ilmu-Ilmu al-Qur’an, terjemahan Mudzakkir As, Litera Antar Nusa Pustaka Islamiyah, Bogor 2. Muhammad Abdul Adzim al-Zarqani, 2002, Manahil al-‘Urfan fi Ulum al-Qur’an, terjemahan Qadirun Nur dan Ahmad Musyafiq, Gaya Media Pratama, Jakarta 3. Hasan Zaini, 2010, ‘Ulum al-Qur’an, STAIN Batusangkar Press, Batusangkar 4. Kamaruddin Marzuki, 1994, ‘Ulum al-Qur’an, Remaja Rosda Karya, Bandung 5. Rosihan Anwar, 2008, Ulum al-Qur’an, Pustaka Setia, Bandung 6. M. Quraish Shihab (tim), 1999, Sejarah ‘Ulum al-Qur’an, Pustaka Firdaus, Jakarta 7. Hasbi asshiddiqie, Ilmu-ilmu Al-Qur’an, Pustaka Rizki Putra, 8. Muhammad Amin Suma, 2013, Ulumul Qur’an, Raja Grafindo Persada, Jakarta |
| Catatan Ujian Diskusi Materi TUGAS 4 PIAH PGMI Audio Video | ||||||||
| 5 | SUB CPMK 4: Mahasiswa mampu menjelaskan Kembali tentang pengertian nuzul al-Qur’an, tahapan nuzul al-Qur’an serta hikmah turunnya al-Qur’an berangsur-angsur, serta membedakan ayat pertama dan terakhir turun. Mahasiswa bisa menjellaskan Pengertian Asbab al-nuzul, Cara mengetahui asbab al-nuzul, Bentuk-bentuk ungkapan asbab al-nuzul Faedah mengetahui asbab al-nuzul |
1. Ketepatan mahasiswa dalam memahami dan menjelaskkna kembali tentang pengertian nuzul al-Qur’an, tahapan nuzul al-Qur’an serta hikmah turunnya al-Qur’an berangsur-angsur, serta membedakan ayat pertama dan terakhir turun. 2. Keteapatan mahasiswa dalam memahami dan menjelaskan kembali pengertian Asbab al-nuzul, Cara mengetahui asbab al-nuzul, Bentuk-bentuk ungkapan asbab al-nuzul. Faedah mengetahui asbab al-nuzul |
1. Pengertian nuzul al-Qur’an 2. Tahapan nuzul al-Qur’an 3. Hikmah turunnya al-Qur’an secara berangsur-angsur 4. Ayat pertama turun dan terakhir turun 5. Pengertian Asbab al-nuzul 6. Cara mengetahui asbab al-nuzul 7. Bentuk-bentuk ungkapan asbab al-nuzul 8. Faedah mengetahui asbab al-nuzul |
• Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] |
Mendengarkan presentasi makalah dan diskusi | 2 x 50 menit | • Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] Tugas 1: menulis resume pengertian nuzul al-Qur’an, tahapan nuzul al-Qur’an serta hikmah turunnya al-Qur’an berangsur-angsur, serta membedakan ayat pertama dan terakhir turun. Mahasiswa bisa menjellaskan Pengertian Asbab al-nuzul, Cara mengetahui asbab al-nuzul, Bentuk-bentuk ungkapan asbab al-nuzul. Faedah mengetahui asbab al-nuzul |
1. Manna’ Khalil al-Qattan , 1996, Studi Ilmu-Ilmu al-Qur’an, terjemahan Mudzakkir As, Litera Antar Nusa Pustaka Islamiyah, Bogor 2. Muhammad Abdul Adzim al-Zarqani, 2002, Manahil al-‘Urfan fi Ulum al-Qur’an, terjemahan Qadirun Nur dan Ahmad Musyafiq, Gaya Media Pratama, Jakarta 3. Hasan Zaini, 2010, ‘Ulum al-Qur’an, STAIN Batusangkar Press, Batusangkar 4. Kamaruddin Marzuki, 1994, ‘Ulum al-Qur’an, Remaja Rosda Karya, Bandung 5. Rosihan Anwar, 2008, Ulum al-Qur’an, Pustaka Setia, Bandung 6. M. Quraish Shihab (tim), 1999, Sejarah ‘Ulum al-Qur’an, Pustaka Firdaus, Jakarta 7. Hasbi asshiddiqie, Ilmu-ilmu Al-Qur’an, Pustaka Rizki Putra, 8. Muhammad Amin Suma, 2013, Ulumul Qur’an, Raja Grafindo Persada, Jakarta |
| Catatan Ujian Diskusi Materi TUGAS 5 PIAH PGMI Audio Video | ||||||||
| 6 | SUB CPMK 5: Menjelaskan dengan baik pngertian tafsir, takwil dan tarjamah. sejarah perkembangan tafsir, takwil dan tarjamah. Metode penafsiran al-Qur’an, mengenal beberapa mufassir dengan karyanya (masa klasik, pertengahan, modern serta mufassir Indonesia |
1. Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan dengan baik pngertian tafsir, takwil dan tarjamah. sejarah perkembangan tafsir, takwil dan tarjamah. Metode penafsiran al-Qur’an, mengenal beberapa mufassir dengan karyanya (masa klasik, pertengahan, modern serta mufassir Indonesia | 1. pengertian tafsir, takwil dan tarjamah 2. sejarah perkembangan tafsir, takwil dan tarjamah 3. Metode penafsiran al-Qur’an 4. mengenal biografi singkat beberapa mufassir dengan karyanya; a) masa klasik (Ibnu Abbas) b) abad pertengahan (al-Zamakhsyariy) c) era modern (al-Maraghi) d) mufassir Indonesia (M. Quraish Shihab, Mahmud Yunus, Hamka) |
• Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] |
Mendengarkan presentasi makalah dan diskusi | 2 x 50 menit | • Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] • Tugas 1:menulis resume materi pngertian tafsir, takwil dan tarjamah. sejarah perkembangan tafsir, takwil dan tarjamah. Metode penafsiran al-Qur’an, mengenal beberapa mufassir dengan karyanya (masa klasik, pertengahan, modern serta mufassir Indonesia |
1. Manna’ Khalil al-Qattan , 1996, Studi Ilmu-Ilmu al-Qur’an, terjemahan Mudzakkir As, Litera Antar Nusa Pustaka Islamiyah, Bogor 2. Muhammad Abdul Adzim al-Zarqani, 2002, Manahil al-‘Urfan fi Ulum al-Qur’an, terjemahan Qadirun Nur dan Ahmad Musyafiq, Gaya Media Pratama, Jakarta 3. Hasan Zaini, 2010, ‘Ulum al-Qur’an, STAIN Batusangkar Press, Batusangkar 4. Kamaruddin Marzuki, 1994, ‘Ulum al-Qur’an, Remaja Rosda Karya, Bandung 5. Rosihan Anwar, 2008, Ulum al-Qur’an, Pustaka Setia, Bandung 6. M. Quraish Shihab (tim), 1999, Sejarah ‘Ulum al-Qur’an, Pustaka Firdaus, Jakarta 7. Hasbi asshiddiqie, Ilmu-ilmu Al-Qur’an, Pustaka Rizki Putra, 8. Muhammad Amin Suma, 2013, Ulumul Qur’an, Raja Grafindo Persada, Jakarta |
| Catatan Ujian Diskusi Materi TUGAS 6 PIAH PGMI Audio Video | ||||||||
| 7 | SUB CPMK 6 Mahasiswa mampu menjelaskan kembali tentang beberapa cabang ilmu pada Ulum al-Qur’an (Al-Makiyyah dan al-Madaniyyah, Munasabah al-Qur’an, I’jaz al-Qur’an, Qashash al-Qur’an, Amtsal al-Qur’an, Aqsam al-Qur’an |
Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan kembali tentang beberapa cabang ilmu pada Ulum al-Qur’an (Al-Makiyyah dan al-Madaniyyah, Munasabah al-Qur’an, I’jaz al-Qur’an, Qashash al-Qur’an, Amtsal al-Qur’an, Aqsam al-Qur’an | 1. Pengertian al- Makiyah dan al-Madaniyah, ciri-ciri dan faedah mengetahuinya 2. Pengertian, Ilmu munasabah al-Qur’an, macam-macam munasabah al-Qur’an, pendapat ulama tentang munasabah, faedah mempelajari ilmu munasabah al-Qur’an 3. Pengertian I’jaz al-Qur’an, pandangan ulama tentang I’jaz al-Qur’an, bentuk-bentuk kemukjizatan al-Qur’an, fakta sejarah kegagalan manusia menandingi kemukjizatan al-Qur’an 4. Pengertian Qashash al-Qur’an (Pengertian qashash al-Qur’an Macam-macam qashash al-Qur’an, Faedah qashash al-Qur’an, Pengulangan kisah dalam al-Qur’an dan hikmahnya 5. Relevansi kisah dalam al-Qur’an 6. Pengertian aqsam al-Qur’an, Unsur-unsur aqsam al-Qur’an, Macam-macam aqsam al-Qur’an, Bentuk ungkapan aqsam al-Qur’an, Tujuan dan faedah aqsam al-Qur’an 7. Amtsal al-Qur’an (Pengertian amtsal al-Qur’an, Rukun dan karakteristik amtsal al-Qur’an, Macam-macam amtsal al-Qur’an, Faedah amtsal al-Qur’an |
• Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] |
Mendengarkan presentasi makalah dan diskusi | 2 x 50 menit | • Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] • Tugas 1: menulis resume materi beberapa cabang ilmu pada Ulum al-Qur’an (Al-Makiyyah dan al-Madaniyyah, Munasabah al-Qur’an, I’jaz al-Qur’an, Qashash al-Qur’an, Amtsal al-Qur’an, Aqsam al-Qur’an |
1. Manna’ Khalil al-Qattan , 1996, Studi Ilmu-Ilmu al-Qur’an, terjemahan Mudzakkir As, Litera Antar Nusa Pustaka Islamiyah, Bogor 2. Muhammad Abdul Adzim al-Zarqani, 2002, Manahil al-‘Urfan fi Ulum al-Qur’an, terjemahan Qadirun Nur dan Ahmad Musyafiq, Gaya Media Pratama, Jakarta 3. Hasan Zaini, 2010, ‘Ulum al-Qur’an, STAIN Batusangkar Press, Batusangkar 4. Kamaruddin Marzuki, 1994, ‘Ulum al-Qur’an, Remaja Rosda Karya, Bandung 5. Rosihan Anwar, 2008, Ulum al-Qur’an, Pustaka Setia, Bandung 6. M. Quraish Shihab (tim), 1999, Sejarah ‘Ulum al-Qur’an, Pustaka Firdaus, Jakarta 7. Hasbi asshiddiqie, Ilmu-ilmu Al-Qur’an, Pustaka Rizki Putra, 8. Muhammad Amin Suma, 2013, Ulumul Qur’an, Raja Grafindo Persada, Jakarta |
| Catatan Ujian Diskusi Materi TUGAS 7 PIAH PGMI Audio Video | ||||||||
| 8 | 8 : UTS | ketepatan mahasiswa dalam menjawab pertanyaan yang diajukan | Mengerjakan soal UTS | Menjawab soal-soal UTS | 2 x 50 menit | Ketepatan dalam menjelaskan semua jawaban dari pertanyaan yang diajukan | Materi 1-6 | |
| Catatan Ujian Diskusi Materi Tidak ada tugas Audio Video | ||||||||
| 9 | SUB CPMK 7 Mahasiswa mampu menjelaskan kembali tentang Pengertian ulum al-hadis, ilmu hadis riwayah dan ilmu hadis dirayah, fase-fase perkembangan ‘ulum al-hadis dari masa Rasul hingga abad modren |
Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan kembali tentang Pengertian ulum al-hadis, ilmu hadis riwayah dan ilmu hadis dirayah, fase-fase perkembangan ‘ulum al-hadis dari masa Rasul hingga abad modren | 1. Pengertian ulum al-hadis 2. ilmu hadis riwayah dan ilmu hadis dirayah 3. Fase-fase perkembangan ‘ulum al-hadis dari masa Rasul hingga abad modren |
• Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] |
Mendengarkan presentasi makalah dan diskusi | 2 x 50 menit | • Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] • Tugas 1: menulis resume materi Pengertian ulum al-hadis, ilmu hadis riwayah dan ilmu hadis dirayah, fase-fase perkembangan ‘ulum al-hadis dari masa Rasul hingga abad modren • |
9. M. ‘Ajaj al-Kahtib, 2003, Ushul al-Hadis, Gaya Media Pratama, Jakarta 10. Shubhi Shalih,1988, ‘Ulum al-Hadis wa Mushthalahuhu, Dar al- Ilmu li Malayain, Beirut 11. Mahmud Thahhan, Taysir Musthalah al-Hadis, Syarikah Bengkulu Indah, Surabaya 12. Dosen-dosen IAIN SUKA , 2003, Studi kitab Hadis, Penerbit Teras, Yogyakarta 13. Qasim Assamurai, 1996, Bukti-bukti Kebohongan Orientalis, Gema Insani Press, Jakarta 14. M. Muhammad Syuhbah, 1999, Kutub al-Sittah, Penerbit Pustaka Progresif, Surabaya 15. Utang Ranuwijaya, 2001, Ilmu Hadis, Gaya Media Pratama, Jakarta 16. Syuhudi Ismail, 1995, Kaedah Keshahihan Sanad Hadis, PT Karya Unipress, Jakarta |
| Catatan Ujian Diskusi Materi TUGAS 8 PIAH PGMI Audio Video | ||||||||
| 10 | SUB CPMK 8: Mahasiswa mampu menjelaskan kembali tentang makna secara bahasa dan istilah, persamaan dan perbedaan antara hadis, sunnah, khabar dan atsar Bentuk-bentuk hadis Nabi: fi’li, Qauli, Taqriri dan contoh Unsur dan struktur hadis: sanad, matan dan rawi, beserta contoh Beberapa istilah penting dalam hadis: sahabat, Tabi’in, Tabi’ tabi’in, al-mukhadhramun, al-mutaqaddimin, dan al-muta akhirin Pemeliharaan hadis pada era pra kodifikasi: Hadis pada masa Rasulullah, masa khalifahal-Rasyidin, masa tabi’in Kondisi hadis pada masa kodifikasi atau era Khalifah Umar ibn Abdul Aziz Perkembangan hadis pascakodifikasi hingga abad modren |
1. Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan kembali tentang Makna secara bahasa dan istilah, persamaan dan perbedaan antara hadis, sunnah, khabar dan atsar 2. Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan kembali bentuk-bentuk hadis Nabi: fi’li, Qauli, Taqriri dan contoh 3. Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan kembali Unsur dan struktur hadis: sanad, matan dan rawi, beserta contoh 4. Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan kembali beberapa istilah penting dalam hadis: sahabat, Tabi’in, Tabi’ tabi’in, al-mukhadhramun, al-mutaqaddimin, dan al-muta akhirin 5. Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan kembali Pemeliharaan hadis pada era pra kodifikasi: Hadis pada masa Rasulullah, masa khalifahal-Rasyidin, masa tabi’in 6. Kondisi hadis pada masa kodifikasi atau era Khalifah Umar ibn Abdul Aziz 7. Perkembangan hadis pascakodifikasi hingga abad modren |
1. Makna secara bahasa dan istilah, persamaan dan perbedaan antara hadis, sunnah, khabar dan atsar 2. Bentuk-bentuk hadis Nabi: fi’li, Qauli, Taqriri dan contoh 3. Unsur dan struktur hadis: sanad, matan dan rawi, beserta contoh 4. Beberapa istilah penting dalam hadis: sahabat, Tabi’in, Tabi’ tabi’in, al-mukhadhramun, al-mutaqaddimin, dan al-muta akhirin 5. Pemeliharaan hadis pada era pra kodifikasi: Hadis pada masa Rasulullah, masa khalifahal-Rasyidin, masa tabi’in 6. Kondisi hadis pada masa kodifikasi atau era Khalifah Umar ibn Abdul Aziz 7. Perkembangan hadis pascakodifikasi hingga abad modren |
• Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] |
Mendengarkan presentasi makalah dan diskusi | 2 x 50 menit | • Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] Tugas 1: menulis resume materi Makna secara bahasa dan istilah, persamaan dan perbedaan antara hadis, sunnah, khabar dan atsar Bentuk-bentuk hadis Nabi: fi’li, Qauli, Taqriri dan contoh Unsur dan struktur hadis: sanad, matan dan rawi, beserta contoh Beberapa istilah penting dalam hadis: sahabat, Tabi’in, Tabi’ tabi’in, al-mukhadhramun, al-mutaqaddimin, dan al-muta akhirin Pemeliharaan hadis pada era pra kodifikasi: Hadis pada masa Rasulullah, masa khalifahal-Rasyidin, masa tabi’in Kondisi hadis pada masa kodifikasi atau era Khalifah Umar ibn Abdul Aziz Perkembangan hadis pascakodifikasi hingga abad modern • Tugas 2 : menemukan contoh masing-masing 1 hadis fi’li, qauli dan hadis taqriri |
9. M. ‘Ajaj al-Kahtib, 2003, Ushul al-Hadis, Gaya Media Pratama, Jakarta 10. Shubhi Shalih,1988, ‘Ulum al-Hadis wa Mushthalahuhu, Dar al- Ilmu li Malayain, Beirut 11. Mahmud Thahhan, Taysir Musthalah al-Hadis, Syarikah Bengkulu Indah, Surabaya 12. Dosen-dosen IAIN SUKA , 2003, Studi kitab Hadis, Penerbit Teras, Yogyakarta 13. Qasim Assamurai, 1996, Bukti-bukti Kebohongan Orientalis, Gema Insani Press, Jakarta 14. M. Muhammad Syuhbah, 1999, Kutub al-Sittah, Penerbit Pustaka Progresif, Surabaya 15. Utang Ranuwijaya, 2001, Ilmu Hadis, Gaya Media Pratama, Jakarta 16. Syuhudi Ismail, 1995, Kaedah Keshahihan Sanad Hadis, PT Karya Unipress, Jakarta |
| Catatan Ujian Diskusi Materi TUGAS 9 PIAH PGMI Audio Video | ||||||||
| 11 | SUB CPMK 9: Mahasiswa mampu menjelaskan kembali tentang Pengertian periwayatan hadis dan istilah-istilah semakna: haddatsana, akhbarana, akhraja, rawa, naqala, dll Mahasiswa mampu mengenal biografi penulis Kutub al-Tis’ah (sembilan kitab hadis): a) Al-Bukhari b) Muslim c) Malik ibn Anas d) Imam Ahmad Ibn Hanbal e) Abu Dawud f) Al-Tirmizi g) Ibnu Majah h) Al-Baihaqiy i) Al-Nasa’i |
1. Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan kembali tentang Pengertian periwayatan hadis dan istilah-istilah semakna: haddatsana, akhbarana, akhraja, rawa, naqala, dll 2. Ketepatan mahasiswaMahasiswa mampu mengenal biografi penulis Kutub al-Tis’ah (sembilan kitab hadis): a) Al-Bukhari b) Muslim c) Malik ibn Anas d) Imam Ahmad Ibn Hanbal e) Abu Dawud f) Al-Tirmizi g) Ibnu Majah h) Al-Baihaqiy Al-Nasa’i |
1. Pengertian periwayatan hadis dan istilah-istilah semakna: haddatsana, akhbarana, akhraja, rawa, naqala, dll 2. Mengenal biografi penulis Kutub al-Tis’ah (sembilan kitab hadis): a) Al-Bukhari b) Muslim c) Malik ibn Anas d) Imam Ahmad Ibn Hanbal e) Abu Dawud f) Al-Tirmizi g) Ibnu Majah h) Al-Baihaqiy i) Al-Nasa’i |
• Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] |
Mendengarkan presentasi makalah dan diskusi | 2 x 50 menit | • Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] Tugas 1: membuat resume Pengertian periwayatan hadis dan istilah-istilah semakna: haddatsana, akhbarana, akhraja, rawa, naqala, dll Mahasiswa mampu mengenal biografi penulis Kutub al-Tis’ah (sembilan kitab hadis): a) Al-Bukhari b) Muslim c) Malik ibn Anas d) Imam Ahmad Ibn Hanbal e) Abu Dawud f) Al-Tirmizi g) Ibnu Majah h) Al-Baihaqiy i) Al-Nasa’i |
9. M. ‘Ajaj al-Kahtib, 2003, Ushul al-Hadis, Gaya Media Pratama, Jakarta 10. Shubhi Shalih,1988, ‘Ulum al-Hadis wa Mushthalahuhu, Dar al- Ilmu li Malayain, Beirut 11. Mahmud Thahhan, Taysir Musthalah al-Hadis, Syarikah Bengkulu Indah, Surabaya 12. Dosen-dosen IAIN SUKA , 2003, Studi kitab Hadis, Penerbit Teras, Yogyakarta 13. Qasim Assamurai, 1996, Bukti-bukti Kebohongan Orientalis, Gema Insani Press, Jakarta 14. M. Muhammad Syuhbah, 1999, Kutub al-Sittah, Penerbit Pustaka Progresif, Surabaya 15. Utang Ranuwijaya, 2001, Ilmu Hadis, Gaya Media Pratama, Jakarta 16. Syuhudi Ismail, 1995, Kaedah Keshahihan Sanad Hadis, PT Karya Unipress, Jakarta |
| Catatan Ujian Diskusi Materi TUGAS 10 PIAH PGMI Audio Video | ||||||||
| 12 | SUB CPMK 10: Mahasiswa mampu menjelaskan kembali tentang Dalil-dalil naqli dan aqli tentang kehujjahan sunnah fungsi sunnah dalam Islam (terhadap al-Qur’an) beserta contoh: a) Sunnah sebagai bayan ta’kid terhadap al-Qur’an b) Sunnah sebagai bayan tafsir terhadap al-Qur’an c) Sunnah sebagai bayan tasyri’ terhadap al-Qur’an Mahasiswa mampu menjelaskan Kembali tentang sunnah yang bermuatan tasyri’ dan yang ghairu tasyri’, Kelompok inkar al-sunnah, sejarah dan tokoh-tokohnya |
1. Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan kembali tentang Dalil-dalil naqli dan aqli tentang kehujjahan sunnah fungsi sunnah dalam Islam (terhadap al-Qur’an) beserta contoh: a) Sunnah sebagai bayan ta’kid terhadap al-Qur’an b) Sunnah sebagai bayan tafsir terhadap al-Qur’an c) Sunnah sebagai bayan tasyri’ terhadap al-Qur’an 2. Ketepatan Mahasiswa dalam menjelaskan kembali tentang sunnah yang bermuatan tasyri’ dan yang ghairu tasyri’, kelompok inkar al-sunnah, sejarah dan tokoh-tokohnya |
1. Dalil-dalil naqli dan aqli tentang kehujjahan sunnah 2. Fungsi sunnah dalam Islam (terhadap al-Qur’an) beserta contoh: a) Sunnah sebagai bayan ta’kid terhadap al-Qur’an b) Sunnah sebagai bayan tafsir terhadap al-Qur’an c) Sunnah sebagai bayan tasyri’ terhadap al-Qur’an 3. Sunnah yang bermuatan tasyri’ dan yang ghairu tasyri’ 4. Kelompok inkar al-sunnah, sejarah dan tokoh-tokohnya |
• Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] |
Mendengarkan presentasi makalah dan diskusi | 2 x 50 menit | • Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] • Tugas 1: Menulis resume tentang Dalil-dalil naqli dan aqli tentang kehujjahan sunnah fungsi sunnah dalam Islam (terhadap al-Qur’an) beserta contoh: a) Sunnah sebagai bayan ta’kid terhadap al-Qur’an b) Sunnah sebagai bayan tafsir terhadap al-Qur’an c) Sunnah sebagai bayan tasyri’ terhadap al-Qur’an Mahasiswa mampu menjelaskan Kembali tentang sunnah yang bermuatan tasyri’ dan yang ghairu tasyri’, Kelompok inkar al-sunnah, sejarah dan tokoh-tokohnya • Tugas 2: Menemukan dan mengkalsifikasikan contoh sunnah (minimal masing-masing 2 buah hadis) yang masuk dalam kategori bayan ta’kid, bayan tafsir dan bayan tasyri’ terhadap al-Qur’an |
9. M. ‘Ajaj al-Kahtib, 2003, Ushul al-Hadis, Gaya Media Pratama, Jakarta 10. Shubhi Shalih,1988, ‘Ulum al-Hadis wa Mushthalahuhu, Dar al- Ilmu li Malayain, Beirut 11. Mahmud Thahhan, Taysir Musthalah al-Hadis, Syarikah Bengkulu Indah, Surabaya 12. Dosen-dosen IAIN SUKA , 2003, Studi kitab Hadis, Penerbit Teras, Yogyakarta 13. Qasim Assamurai, 1996, Bukti-bukti Kebohongan Orientalis, Gema Insani Press, Jakarta 14. M. Muhammad Syuhbah, 1999, Kutub al-Sittah, Penerbit Pustaka Progresif, Surabaya 15. Utang Ranuwijaya, 2001, Ilmu Hadis, Gaya Media Pratama, Jakarta 16. Syuhudi Ismail, 1995, Kaedah Keshahihan Sanad Hadis, PT Karya Unipress, Jakarta |
| Catatan Ujian Diskusi Materi TUGAS 11 PIAH PGMI Audio Video | ||||||||
| 13 | SUB CPMK 11; Mahasiswa mampu menjelaskan kembali tentang Hadis berdasarkan kuantitas periwayatnya: (hadis mutawatir, hadis masyhur, hadis ahad), Hadis berdasarkan kualitas periwayatnya: ( hadis Shahih, hadis Hasan, hadis dha’if ), Hadis berdasarkan kehujjahannya (Hadis maqbul, hadis mardud), Hadis berdasarkan penerapannya: (hadis ma’mul bih, hadis ghairu ma’mul bih) |
Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan kembali tentang Hadis berdasarkan kuantitas periwayatnya: (hadis mutawatir, hadis masyhur, hadis ahad), Hadis berdasarkan kualitas periwayatnya: (hadis Shahih, hadis Hasan, hadis dha’if ), Hadis berdasarkan kehujjahannya (Hadis maqbul, hadis mardud), Hadis berdasarkan penerapannya: (hadis ma’mul bih, hadis ghairu ma’mul bih) | 1. Hadis berdasarkan kuantitas periwayatnya: (hadis mutawatir, hadis masyhur, hadis ahad) 2. Hadis berdasarkan kualitas periwayatnya: ( hadis Shahih, hadis Hasan, hadis dha’if ) 3. Hadis berdasarkan kehujjahannya (Hadis maqbul, hadis mardud) 4. Hadis berdasarkan penerapannya: (hadis ma’mul bih, hadis ghairu ma’mul bih) |
• Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] |
Mendengarkan presentasi makalah dan diskusi | 2 x 50 menit | • Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] • Tugas 1: Menulis resume tentang Hadis berdasarkan kuantitas periwayatnya: (hadis mutawatir, hadis masyhur, hadis ahad), Hadis berdasarkan kualitas periwayatnya: ( hadis Shahih, hadis Hasan, hadis dha’if ), Hadis berdasarkan kehujjahannya (Hadis maqbul, hadis mardud), Hadis berdasarkan penerapannya: (hadis ma’mul bih, hadis ghairu ma’mul bih) |
9. M. ‘Ajaj al-Kahtib, 2003, Ushul al-Hadis, Gaya Media Pratama, Jakarta 10. Shubhi Shalih,1988, ‘Ulum al-Hadis wa Mushthalahuhu, Dar al- Ilmu li Malayain, Beirut 11. Mahmud Thahhan, Taysir Musthalah al-Hadis, Syarikah Bengkulu Indah, Surabaya 12. Dosen-dosen IAIN SUKA , 2003, Studi kitab Hadis, Penerbit Teras, Yogyakarta 13. Qasim Assamurai, 1996, Bukti-bukti Kebohongan Orientalis, Gema Insani Press, Jakarta 14. M. Muhammad Syuhbah, 1999, Kutub al-Sittah, Penerbit Pustaka Progresif, Surabaya 15. Utang Ranuwijaya, 2001, Ilmu Hadis, Gaya Media Pratama, Jakarta 16. Syuhudi Ismail, 1995, Kaedah Keshahihan Sanad Hadis, PT Karya Unipress, Jakarta |
| Catatan Ujian Diskusi Materi TUGAS 12 PIAH PGMI Audio Video | ||||||||
| 14 | SUB CPMK 12: Mahasiswa mampu menjelaskan kembali tentang beberapa cabang ilmu dalam ulum; Pengertian ilmu tarikh al-ruwat, Pengertian ilmu al-jarhu wa al-ta’dil dan pertumbuhannya, syarat-syarat penjarh dan penta’dil, Pengertian ilmu gharib al-hadis dan Sejarahnya, Pengertian Ilmu mukhtalif dan musykil al-hadis beserta objek kajiannya, urgensi ilmu mukhtalif al-hadis wa musykiluh, pengertian, ilmu nasikh dan mansukh al-hadis, objek kajian serta urgensi ilmu ini. Pengertian ilmu ilal al-hadis |
Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan kembali tentang beberapa cabang ilmu dalam ulum; Pengertian ilmu tarikh al-ruwat, Pengertian ilmu al-jarhu wa al-ta’dil dan pertumbuhannya, syarat-syarat penjarh dan penta’dil, Pengertian ilmu gharib al-hadis dan Sejarahnya, Pengertian Ilmu mukhtalif dan musykil al-hadis beserta objek kajiannya, urgensi ilmu mukhtalif al-hadis wa musykiluh, pengertian, ilmu nasikh dan mansukh al-hadis, objek kajian serta urgensi ilmu ini. Pengertian ilmu ilal al-hadis | 1. Pengertian ilmu tarikh al-ruwat, 2. Pengertian ilmu al-jarhu wa al-ta’dil dan pertumbuhannya, syarat-syarat penjarh dan penta’dil 3. Pengertian ilmu gharib al-hadis dan Sejarahnya, 4. Pengertian Ilmu mukhtalif dan musykil al-hadis beserta objek kajiannya, urgensi ilmu mukhtalif al-hadis wa musykiluh 5. Pengertian, ilmu nasikh dan mansukh al-hadis, objek kajian serta urgensi ilmu ini 6. Pengertian ilmu ilal al-hadis |
• Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] |
Mendengarkan presentasi makalah dan diskusi | 2 x 50 menit | • Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] • Tugas 1: Menulis resume tentang materi Pengertian ilmu tarikh al-ruwat, Pengertian ilmu al-jarhu wa al-ta’dil dan pertumbuhannya, syarat-syarat penjarh dan penta’dil, Pengertian ilmu gharib al-hadis dan Sejarahnya, Pengertian Ilmu mukhtalif dan musykil al-hadis beserta objek kajiannya, urgensi ilmu mukhtalif al-hadis wa musykiluh, pengertian, ilmu nasikh dan mansukh al-hadis, objek kajian serta urgensi ilmu ini. |
9. M. ‘Ajaj al-Kahtib, 2003, Ushul al-Hadis, Gaya Media Pratama, Jakarta 10. Shubhi Shalih,1988, ‘Ulum al-Hadis wa Mushthalahuhu, Dar al- Ilmu li Malayain, Beirut 11. Mahmud Thahhan, Taysir Musthalah al-Hadis, Syarikah Bengkulu Indah, Surabaya 12. Dosen-dosen IAIN SUKA , 2003, Studi kitab Hadis, Penerbit Teras, Yogyakarta 13. Qasim Assamurai, 1996, Bukti-bukti Kebohongan Orientalis, Gema Insani Press, Jakarta 14. M. Muhammad Syuhbah, 1999, Kutub al-Sittah, Penerbit Pustaka Progresif, Surabaya 15. Utang Ranuwijaya, 2001, Ilmu Hadis, Gaya Media Pratama, Jakarta 16. Syuhudi Ismail, 1995, Kaedah Keshahihan Sanad Hadis, PT Karya Unipress, Jakarta |
| Catatan Ujian Diskusi Materi TUGAS 13 PIAH PGMI Audio Video | ||||||||
| 15 | SUB CPMK 13: Mahasiswa mampu menjelaskan kembali tentang Pengertian takhrij al-hadis, Tujuan dan kegunaan takhrij hadis, Sejarah singkat takhrij hadis, Cara mentakhrij hadis |
Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan kembali tentang Pengertian takhrij al-hadis, Tujuan dan kegunaan takhrij hadis, Sejarah singkat takhrij hadis, Cara mentakhrij hadis | 1. Pengertian takhrij al-hadis 2. Tujuan dan kegunaan takhrij hadis 3. Sejarah singkat takhrij hadis 4. Cara mentakhrij hadis |
• Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] |
Mendengarkan presentasi makalah dan diskusi | 2 x 50 menit | • Kuliah • Small group Discussion [TM: 1 mgg x (2 sks x 50”)] Tugas 1: menulis resume materi pengertian takhrij al-hadis,tujuan dan kegunaan takhrij hadis, sejarah singkat takhrij hadis,cara mentakhrij hadis • Tugas 2: menemukan dan melampirkan contoh hasil takhrij sebuah hadis |
9. M. ‘Ajaj al-Kahtib, 2003, Ushul al-Hadis, Gaya Media Pratama, Jakarta 10. Shubhi Shalih,1988, ‘Ulum al-Hadis wa Mushthalahuhu, Dar al- Ilmu li Malayain, Beirut 11. Mahmud Thahhan, Taysir Musthalah al-Hadis, Syarikah Bengkulu Indah, Surabaya 12. Dosen-dosen IAIN SUKA , 2003, Studi kitab Hadis, Penerbit Teras, Yogyakarta 13. Qasim Assamurai, 1996, Bukti-bukti Kebohongan Orientalis, Gema Insani Press, Jakarta 14. M. Muhammad Syuhbah, 1999, Kutub al-Sittah, Penerbit Pustaka Progresif, Surabaya 15. Utang Ranuwijaya, 2001, Ilmu Hadis, Gaya Media Pratama, Jakarta 16. Syuhudi Ismail, 1995, Kaedah Keshahihan Sanad Hadis, PT Karya Unipress, Jakarta |
| Catatan Ujian Diskusi Materi Tidak ada tugas Audio Video | ||||||||
| 16 | 16 : UAS | Ketepatan mahasiswa dalam menjawab semua pertanyaan yang diajukan | materi ke- 7 sampai dengan 15 | Mengerjakan soal UAS | Menjawab soal UTS yang diberikan | 2 x 50 menit | ketepatan dalam memberikan penjelasan dan jawaban dari pertanyaan yang diberikan | |
| Catatan Ujian Diskusi Materi Tidak ada tugas Audio Video | ||||||||
Artefak perkuliahan Matakuliah: IBS103-Pengantar Ilmu Al-Qur'an dan Hadits (2 SKS), Semester: 1 23-PGMI-C, Dosen : DR. RISMAN BUSTAMAM, M. AG, WINDA MERI SUSILA, MA, Ruang: L2.3, Hari: Rabu, 13.15 s.d 14.54, Tahun Akademik: 2023/2024, Jurusan : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Semua hak cipta dilindungi oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar