| Fakultas | Tarbiyah dan Ilmu Keguruan |
| Jurusan | Pendidikan Agama Islam |
| Kode Matakuliah | IBS201 |
| Nama Matakuliah | Bahasa Indonesia |
| Semester | 1 |
| SKS | 2 sks |
| Pengampu Perkuliahan | Ratmiati |
| Peserta Perkuliahan | 2330101039 - DEVINTA MUTIARA SARI, 2330101040 - DIKEL JULIZA PUTRI, 2330101041 - DILLA HENDRIA, 2330101042 - DIVA AULIA, 2330101043 - DWI SALMA, 2330101044 - DZULFIKAR ARIF, 2330101045 - ELFIRA MASRI, 2330101046 - ELVINA RAHMA SARI PUTRI, 2330101047 - ERNITA JUNIARTI, 2330101048 - FAHMI FAZIOLA, 2330101049 - FAIRUS, 2330101050 - FAIZAL HAKIM, 2330101051 - FARHAN ARIESTO HEFRONI, 2330101052 - FARISA RAHMADANI, 2330101053 - FAUZIA AMANDA PUTRI, 2330101054 - FAZRUL AZMI, 2330101055 - FEBRIANA PUTRI, 2330101056 - FENY AQILA, 2330101057 - FIQIH ANANDA, 2330101058 - FITRI ALGRIANI, 2330101059 - FITRIANI, 2330101060 - GILANG INDRAWAN, 2330101061 - GINA MAHARANI, 2330101062 - GUSTI FAUZIAH, 2330101063 - GYNA MELIA SURYANI, 2330101064 - HABIBATUR RASYIDAH, 2330101065 - HADI SYABRI, 2330101066 - HADISKA NOFRIAWAN, 2330101067 - HALIMAH, 2330101068 - HAMID, 2330101069 - HANI FADILAH, 2330101070 - HANIFAH, 2330101071 - HELSA FADILLAH PUTRI, 2330101072 - HELSA MALIKA ALEA CASTA, 2330101073 - HIDAYATUL RAHMI, 2330101074 - IBNU JARIR ATTHA BARY, 2330101075 - ILDA PUTRI CANIA, 2330101076 - ILHAM MULIA AZZIKRA |
Mata kuliah Bahasa Indonesia ini berisi materi kebahasaan yang menunjang kompetensi mahasiswa dalam pemakaian bahasa ragam baku ilmiah untuk menulis karya ilmiah secara baik dan benar terintegrasi nilai-nilai kearifan lokal dan nilai keislaman, sehingga dapat dijadikan sebagai penunjang bagi mahasiswa mengembangkan keterampilan berbahasa yang terintegrasi nilai keislaman dan kearifan lokal
Mahasiswa mampu menjelaskan konsep-konsep atau teori kaidah bahasa Indonesia serta Mahasiswa memiliki pengetahuan yang baik tentang bahasa Indonesia dan terampil menerapkan penulisan bahasa Indonesia dalam setiap pembuatan tugas, laporan, proposal, artikel ilmiah, dan skripsi.
| Minggu ke | Kemampuan akhir pembelajaran | Indikator Capaian Pembelajaran | Bahan Kajian | Metode Pembelajaran | Pengalaman Belajar | Waktu Pembelajaran | Tugas dan Penilaian | Sumber Belajar |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 1. Pengantar Perkuliahan (Penyampaian RPS, Kontrak Kuliah, dan Sistem Penilaian) 2. Mahasiswa mampu menjelaskan tentang sejarah bahasa Indonesia. 3. Mahasiswa mampu menguraikan kedudukan, dan fungsi bahasa Indonesia dalam komunikasi ilmiah 4. Mahasiswa mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia sesuai nilai-nilai ajaran Al-quran |
1. Ketepatan menjelaskan hakikat bahasa Indonesia 2. Ketepatan menjelaskan sejarah perkembangan bahasa Indonesia. 3. Ketepatan menjelaskan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia 4. Kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia |
a. Kontrak Perkuliahan b. Pentingnya Mata Kuliah Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi c. Hakikat Bahasa dan Sejarah d. Perkemban gan Bahasa Indonesia e. Keduduan dan Fungsi Bahasa Indonesia f. Berkomunikasi sesuai nilai-nilai A-quran |
Brainstorming Ceramah interaktif Diskusi Tanya Jawab |
1. Menjelaskan Hakikat bahasa 2. Menjelaskan sejarah berkembangan bahasa Indonesia 3. Menjelaskan Kedudukan dan Fungsi bahasa Indonesia 4. Berkomunikasi yang baik menggunakan bahasa sesuai ajaran nilai-nilai Al-quran“...dan berkatalah kamu kepada semua manusia dengan cara yang baik...” (QS. 2:23). “Allah tidak menyukai ucapan yang buruk (yang diucapkan) terus terang kecuali orang yang dianiaya” (QS. 4:148). (Nilai Keislaman) |
2 x 50 menit | 1. Ketepatan menjelaskan hakikat bahasa Indonesia 2. Ketepatan menjelaskan sejarah perkembangan bahasa Indonesia. 3. Ketepatan menjelaskan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia 4. Kemampuan berkomunikasi menggunakan |
1. Arifin, E. Zaenal & S. Amran Tsasai. (1996). Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta: Akapres. 2. Arifin, E. Zaenal; Tasai, S. Amran (2012).Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian. Jakarta: Pustaka Mandiri. 3. Abidin, Yunus, et al. (2018). Kemahiran Berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Bumi Aksara. 4. Depdibud. (2015). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 5. Ermanto dan Emidar. (2010). Bahasa Indonesia Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi. Padang: UNP Press. |
| Catatan Ujian Diskusi :11 Materi Tidak ada tugas Audio Video | ||||||||
| 2 | 1. Pengantar Perkuliahan (Penyampaian RPS, Kontrak Kuliah, dan Sistem Penilaian) 2. Mahasiswa mampu menjelaskan tentang sejarah bahasa Indonesia. 3. Mahasiswa mampu menguraikan kedudukan, dan fungsi bahasa Indonesia dalam komunikasi ilmiah 4. Mahasiswa mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia sesuai nilai-nilai ajaran Al-quran |
1. Ketepatan menjelaskan hakikat bahasa Indonesia 2. Ketepatan menjelaskan sejarah perkembangan bahasa Indonesia. 3. Ketepatan menjelaskan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia 4. Kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia |
a. Kontrak Perkuliahan b. Pentingnya Mata Kuliah Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi c. Hakikat Bahasa dan Sejarah d. Perkemban gan Bahasa Indonesia e. Keduduan dan Fungsi Bahasa Indonesia f. Berkomunikasi sesuai nilai-nilai A-quran |
Brainstorming Ceramah interaktif Diskusi Tanya Jawab |
1. Menjelaskan Hakikat bahasa 2. Menjelaskan sejarah berkembangan bahasa Indonesia 3. Menjelaskan Kedudukan dan Fungsi bahasa Indonesia 4. Berkomunikasi yang baik menggunakan bahasa sesuai ajaran nilai-nilai Al-quran“...dan berkatalah kamu kepada semua manusia dengan cara yang baik...” (QS. 2:23). “Allah tidak menyukai ucapan yang buruk (yang diucapkan) terus terang kecuali orang yang dianiaya” (QS. 4:148). (Nilai Keislaman) |
2 x 50 menit | 1. Ketepatan menjelaskan hakikat bahasa Indonesia 2. Ketepatan menjelaskan sejarah perkembangan bahasa Indonesia. 3. Ketepatan menjelaskan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia 4. Kemampuan berkomunikasi menggunakan |
1. Arifin, E. Zaenal & S. Amran Tsasai. (1996). Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta: Akapres. 2. Arifin, E. Zaenal; Tasai, S. Amran (2012).Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian. Jakarta: Pustaka Mandiri. 3. Abidin, Yunus, et al. (2018). Kemahiran Berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Bumi Aksara. 4. Depdibud. (2015). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 5. Ermanto dan Emidar. (2010). Bahasa Indonesia Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi. Padang: UNP Press. |
| Catatan Ujian Diskusi :34 Materi Tidak ada tugas Audio Video | ||||||||
| 3 | 1. Mahasiswa mampu memahami bahasa indonesia yang baik dan benar 2. Mahasiswa mampu memahami ejaan bahasa Indonesia (EBI) 3. Mampu menerapkan EBI dalam penulisan Ilmiah |
1. Ketepatan dalam menguraikan perkembangan EBI 2. Ketepatan meng- aplikasikan EBI dalam teks 3. Ketepatan Mengoreksi kesalahan berbahasa dalam teks bernuansa kearifan lokal |
1. Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) 2. Penggunaan EBI a. Penulisan kata b. Penulisan huruf c. Penulisan tanda baca d. Penulisan huruf miring 3. Koreksi kesalahan penerapan EBI yang ada di dalam teks budaya adat minangkabau “Randai dan Pacu Jawi” |
Model pembelajaran inkuiri Diskusi Tanya Jawab penugasan |
1. Mahasiswa mencari informasi dari berbagai sumber baik buku, skripsi, ataupun internet tentang perkembangan EBI 2. Mahasiswa menerapkan EBI dalam ragam tulis dan menemukan kesalahan dalam teks kearifan lokal “Randai dan Pacu Jawi” 3. Mahasiswa mendiskusikan temuannya mengenai EBI dalam teks dengan tema-temannya |
2 x 50 menit | 1. Ketepatan dalam menguraikan perkembangan EBI 2. Ketepatan meng- aplikasikan EBI dalam teks 3. Ketepatan Mengoreksi kesalahan berbahasa dalam teks bernuansa kearifan lokal |
1. Arifin, E. Zaenal & S. Amran Tsasai. (1996). Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta: Akapres. 2. Arifin, E. Zaenal; Tasai, S. Amran (2012).Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian. Jakarta: Pustaka Mandiri. 3. Abidin, Yunus, et al. (2018). Kemahiran Berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Bumi Aksara. 4. Depdibud. (2015). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 5. Ermanto dan Emidar. (2010). Bahasa Indonesia Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi. Padang: UNP Press. 6. Guntur Tarigan, Henry.(2009). Pengajaran Ejaan Bahasa Indonesia. Bandung: Angkasa. 7. Nugraheni, Aninditya Sri. (2017). Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi Berbasis Pembelajaran Aktif. Jakarta: Kencana. 8. Semi, M. Atar. (2010). Menulis Efektif. Padang: Etika Offset. |
| Catatan Ujian Diskusi :19 Materi Tidak ada tugas Audio Video | ||||||||
| 4 | 1. Mahasiswa mampu menegaskan kembali kaidah ragam bahasa Indonesia 2. Mahasiswa mampu menelaah ragam bahasa di masyarakat (Nilai Kearifan Lokal) 3. Mampu mengkaji firman Allah tentang ragam bahasa |
1. Ketepatan menjelaskan pengertian ragam bahasa Indonesia 2. Ketepatan menjelaskan pentingnya ragam bahasa Indonesia 3. Ketepatan mengemukakan factor penyebab terjadinya ragam bahasa 4. Ketepatan mengemukakan jenis-jenis ragam bahasa 5. Ketepatan menerapkan kaidah ragam bahasa ilmiah dalam karya ilmiah |
1. Pengertian ragam bahasa 2. Pentingya ragam bahasa 3. Faktor penyebab terjadinya ragam bahasa 4. Jenis-jenis ragam bahasa Indonesia. 5. Budaya berbahasa Indonesia masyarakat Minangkabau 6. Pelajaran dari Ayat-ayat Al-quran tentang ragam bahasa |
Brainstorming Ceramah interaktif Diskusi Tanya Jawab |
1. Menjelaskan pengertian ragam bahasa Indonesia 2. Menjelaskan pentingnya ragam bahasa Indonesia 3. Mengemukakan factor penyebab terjadinya ragam bahasa 4. Mengemukakan jenis-jenis ragam bahasa 5. Menerapkan kaidah ragam bahasa ilmiah dalam karya ilmiah 6. Mengumpulkan data penggunaan ragam bahasa Indonesia dalam masyarakat (Nilai Kearifan Lokal) 7. Mahasiswa menyusun laporan penyelesaian masalah tentang ragam bahasa Indonesia yang berkembang di masyarakat |
2 x 50 menit | 1. Ketepatan menjelaskan pengertian ragam bahasa Indonesia 2. Ketepatan menjelaskan pentingnya ragam bahasa Indonesia 3. Ketepatan mengemukakan factor penyebab terjadinya ragam bahasa 4. Ketepatan mengemukakan jenis-jenis ragam bahasa 5. Ketepatan menerapkan kaidah ragam bahasa ilmiah dalam karya ilmiah |
1. Arifin, E. Zaenal & S. Amran Tsasai. (1996). Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta: Akapres. 2. Arifin, E. Zaenal; Tasai, S. Amran (2012).Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian. Jakarta: Pustaka Mandiri. 3. Abidin, Yunus, et al. (2018). Kemahiran Berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Bumi Aksara. 4. Depdibud. (2015). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 5. Ermanto dan Emidar. (2010). Bahasa Indonesia Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi. Padang: UNP Press. 6. Guntur Tarigan, Henry.(2009). Pengajaran Ejaan Bahasa Indonesia. Bandung: Angkasa. 7. Nugraheni, Aninditya Sri. (2017). Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi Berbasis Pembelajaran Aktif. Jakarta: Kencana. 8. Semi, M. Atar. (2010). Menulis Efektif. Padang: Etika Offset. |
| Catatan Ujian Diskusi :27 Materi Tidak ada tugas Audio Video | ||||||||
| 5 | 1. Mahasiswa mampu menjelaskan persyaratan kalimat efektif menghubungkan dengan (Q.S. Ibrahim [14]: 24-26). 2. Mahasiswa mampu menulis kalimat efektif dalam bentuk paragraf utuh dengan tema : Budaya/adat daerah asal & praktik Ibadah Masyarakat daerah asal (Nilai Kearifan Lokal dan Nilai Keislaman) |
Ketepatan dalam menulis kalimat efektif | 1. Pengertian kalimat efektif 2. Syarat-syarat kalimat efektif 3. Menulis kalimat yang efektif tentang adat daerah asal dan praktik ibadah masyarakat |
Brainstorming Ceramah interaktif Diskusi Tanya Jawab |
1. Mahasiswa mengumpulkan data dan informasi tentang Budaya/adat daerah asal & praktik Ibadah Masyarakat daerah asal 2. Mahasiswa menulis kalimat efektif sesuai tema |
2 x 50 menit | Ketepatan dalam menulis kalimat efektif | 1. Arifin, E. Zaenal & S. Amran Tsasai. (1996). Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta: Akapres. 2. Arifin, E. Zaenal; Tasai, S. Amran (2012).Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian. Jakarta: Pustaka Mandiri. 3. Abidin, Yunus, et al. (2018). Kemahiran Berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Bumi Aksara. 4. Depdibud. (2015). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 5. Ermanto dan Emidar. (2010). Bahasa Indonesia Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi. Padang: UNP Press. 6. Guntur Tarigan, Henry.(2009). Pengajaran Ejaan Bahasa Indonesia. Bandung: Angkasa. 7. Nugraheni, Aninditya Sri. (2017). Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi Berbasis Pembelajaran Aktif. Jakarta: Kencana. 8. Semi, M. Atar. (2010). Menulis Efektif. Padang: Etika Offset. |
| Catatan Ujian Diskusi :31 Materi Tidak ada tugas Audio Video | ||||||||
| 6 | Pembahasan tentang paragraf | Mahasiswa mampu menjelaskan dan mendikusikan 1. Mahasiswa mampu menjelaskan jenis-jenis paragraf. 2. Mahasiswa terampil menulis paragraf berdasarkan pola pengembangan paragraf. Dengan tema Budaya/adat daerah asal & praktik Ibadah Masyarakat daerah asal (Nilai Kearifan Lokal dan Nilai Keislaman) |
1. Hakikat paragraf 2. Jenis paragraf 3. Fungsi paragraf 4. Pola pengembangan paragraf 5. Latihan pengembangan paragraf. |
Brainstorming Ceramah interaktif Diskusi Tanya Jawab |
1. Mahasiswa mengumpulkan data dan informasi tentang Budaya/adat daerah asal & praktik Ibadah Masyarakat daerah asal 2. Mahasiswa menulis paragraf sesuai jenis dan pola pengembangan paragraf |
2 x 50 menit | Ketepatan menulis paragraf sesuai kaidah penulisan | 1. Arifin, E. Zaenal & S. Amran Tsasai. (1996). Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta: Akapres. 2. Arifin, E. Zaenal; Tasai, S. Amran (2012).Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian. Jakarta: Pustaka Mandiri. 3. Abidin, Yunus, et al. (2018). Kemahiran Berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Bumi Aksara. 4. Depdibud. (2015). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 5. Ermanto dan Emidar. (2010). Bahasa Indonesia Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi. Padang: UNP Press. 6. Guntur Tarigan, Henry.(2009). Pengajaran Ejaan Bahasa Indonesia. Bandung: Angkasa. 7. Nugraheni, Aninditya Sri. (2017). Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi Berbasis Pembelajaran Aktif. Jakarta: Kencana. 8. Semi, M. Atar. (2010). Menulis Efektif. Padang: Etika Offset. |
| Catatan Ujian Diskusi :23 Materi Tidak ada tugas Audio Video | ||||||||
| 7 | Pembahasan tentang Resensi | 1. Mahasiswa memahami konsep dasar resensi 2. Mahasiswa mampu menulis resensi sebuah buku maupun film bertemakan adat dan budaya minangkabau yang di dalamnya juga terdapat nilai keislaman (Nilai Kearifan Lokal dan Niai Keislaman) |
1. Pengertian resensi 2. Tujuan menulis resensi 3. Bentuk-bentuk resensi 4. Sistematika resensi |
Brainstorming Ceramah interaktif Diskusi Tanya Jawab |
1. Mahasiswa membaca sebuah buku bertema adat alam minangkabau 2. Mahasiswa membuat resensi (ulasan) pribadi mengenai buku tersebut (Nilai Kearifan Lokal) 3. Mahasiswa menonton sebuah film berjudul “Surau Silek” 4. Mahasiswa menulis resensi film dari segi nilai adat dan keagamaan yang terdapat dalam film (Nilai Kearifan Lokal dan Niai Keislaman) |
2 x 50 menit | Ketepatan dalam menulis resensi buku dan film | 1. Arifin, E. Zaenal & S. Amran Tsasai. (1996). Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta: Akapres. 2. Arifin, E. Zaenal; Tasai, S. Amran (2012).Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian. Jakarta: Pustaka Mandiri. 3. Abidin, Yunus, et al. (2018). Kemahiran Berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Bumi Aksara. 4. Depdibud. (2015). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 5. Ermanto dan Emidar. (2010). Bahasa Indonesia Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi. Padang: UNP Press. 6. Guntur Tarigan, Henry.(2009). Pengajaran Ejaan Bahasa Indonesia. Bandung: Angkasa. 7. Nugraheni, Aninditya Sri. (2017). Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi Berbasis Pembelajaran Aktif. Jakarta: Kencana. 8. Semi, M. Atar. (2010). Menulis Efektif. Padang: Etika Offset. |
| Catatan Ujian Diskusi :20 Materi Tidak ada tugas Audio Video | ||||||||
| 8 | 8 : UTS | Mahasiswa mampu menjelaskan dan mendikusikan .... | Mengerjakan soal UTS | Menyimak, Mengamati, Mendiskusikan, dan Menjawab soal | 2 x 50 menit | Ketepatan menjelaskan...., Ketepatan menyebutkan..., dan lain sebagainya | 1. Arifin, E. Zaenal & S. Amran Tsasai. (1996). Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta: Akapres. 2. Arifin, E. Zaenal; Tasai, S. Amran (2012).Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian. Jakarta: Pustaka Mandiri. 3. Abidin, Yunus, et al. (2018). Kemahiran Berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Bumi Aksara. 4. Depdibud. (2015). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 5. Ermanto dan Emidar. (2010). Bahasa Indonesia Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi. Padang: UNP Press. 6. Guntur Tarigan, Henry.(2009). Pengajaran Ejaan Bahasa Indonesia. Bandung: Angkasa. 7. Nugraheni, Aninditya Sri. (2017). Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi Berbasis Pembelajaran Aktif. Jakarta: Kencana. 8. Semi, M. Atar. (2010). Menulis Efektif. Padang: Etika Offset. |
|
| Catatan Ujian Diskusi :7 Materi Tidak ada tugas Audio Video | ||||||||
| 9 | Pembahasan tentang Kutipan dan daftar pustaka | 1. Mahasiswa mampu membedakan tujuan membuat kutipan dan daftar pustaka 2. Mahasiswa mampu mengutip pendapat, konsep, dan hasil penelitian baik secara langsung maupun tidak langsung dalam artikel ilmiah |
1. Pengertian pengutipan 2. Tujuan membuat kutipan 3. Jenis-jenis kutipan 4. Teknik mengutip 5. Contoh penulisan kutipan 6. Pengertian daftar pustaka 7. Unsur-unsur dalam daftar pustaka 8. Teknik penulisan daftar pustaka 9. Contoh penulisan daftar pustakan |
Brainstorming Ceramah interaktif Diskusi Tanya Jawab |
1. Mahasiswa menganalisis kutipan dan penulisan daftar pustakan artikel budaya sesuai dengan ketentuan yang telah dipelajari 2. Mahasiswa menulis kutipan dari berbagai sumber untuk membuat sebuah artikel |
2 x 50 menit | 1. Ketepatan menjelaskan tujuan membuat kutipan 2. Ketepatan dalam menentukan jenis-jenis kutipan 3. ketepatan dalam menulis kutipan dan daftar pustaka sesuai kaidah yang benar |
1. Arifin, E. Zaenal & S. Amran Tsasai. (1996). Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta: Akapres. 2. Arifin, E. Zaenal; Tasai, S. Amran (2012).Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian. Jakarta: Pustaka Mandiri. 3. Abidin, Yunus, et al. (2018). Kemahiran Berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Bumi Aksara. 4. Depdibud. (2015). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 5. Ermanto dan Emidar. (2010). Bahasa Indonesia Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi. Padang: UNP Press. 6. Guntur Tarigan, Henry.(2009). Pengajaran Ejaan Bahasa Indonesia. Bandung: Angkasa. 7. Nugraheni, Aninditya Sri. (2017). Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi Berbasis Pembelajaran Aktif. Jakarta: Kencana. 8. Semi, M. Atar. (2010). Menulis Efektif. Padang: Etika Offset. |
| Catatan Ujian Diskusi :14 Materi Tidak ada tugas Audio Video | ||||||||
| 10 | Pembahasan tentang Kutipan dan daftar pustaka | 1. Mahasiswa mampu membedakan tujuan membuat kutipan dan daftar pustaka 2. Mahasiswa mampu mengutip pendapat, konsep, dan hasil penelitian baik secara langsung maupun tidak langsung dalam artikel ilmiah |
1. Pengertian pengutipan 2. Tujuan membuat kutipan 3. Jenis-jenis kutipan 4. Teknik mengutip 5. Contoh penulisan kutipan 6. Pengertian daftar pustaka 7. Unsur-unsur dalam daftar pustaka 8. Teknik penulisan daftar pustaka 9. Contoh penulisan daftar pustakan |
Brainstorming Ceramah interaktif Diskusi Tanya Jawab |
1. Mahasiswa menganalisis kutipan dan penulisan daftar pustakan artikel budaya sesuai dengan ketentuan yang telah dipelajari 2. Mahasiswa menulis kutipan dari berbagai sumber untuk membuat sebuah artikel |
2 x 50 menit | 1. Ketepatan menjelaskan tujuan membuat kutipan 2. Ketepatan dalam menentukan jenis-jenis kutipan 3. ketepatan dalam menulis kutipan dan daftar pustaka sesuai kaidah yang benar |
1. Arifin, E. Zaenal & S. Amran Tsasai. (1996). Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta: Akapres. 2. Arifin, E. Zaenal; Tasai, S. Amran (2012).Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian. Jakarta: Pustaka Mandiri. 3. Abidin, Yunus, et al. (2018). Kemahiran Berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Bumi Aksara. 4. Depdibud. (2015). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 5. Ermanto dan Emidar. (2010). Bahasa Indonesia Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi. Padang: UNP Press. 6. Guntur Tarigan, Henry.(2009). Pengajaran Ejaan Bahasa Indonesia. Bandung: Angkasa. 7. Nugraheni, Aninditya Sri. (2017). Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi Berbasis Pembelajaran Aktif. Jakarta: Kencana. 8. Semi, M. Atar. (2010). Menulis Efektif. Padang: Etika Offset. |
| Catatan Ujian Diskusi :17 Materi Tidak ada tugas Audio Video | ||||||||
| 11 | Pembahasan tentang makalah dan artikel ilmiah | 3. Mahasiswa mengemukakan konsep dasar, sistematika,jenis, dan langkah menulis karya ilmiah (makalah dan artikel ilmiah) 4. Mahasiswa mampu menulis Artikel Ilmiah dengan tema tema Adat budaya masyarakat dan dikaitakan dengan bidang keilmuan (Agama Islam) Nilai Kearifan lokal & nilai Keislaman) |
1. Pengertian artikel ilmiah 2. Sistematika penulisan artikel ilmiah 3. Jenis-jenis artikel 4. Langkah-langkah menulis artikel 5. Menulis artikel ilmiah |
Diskusi Tanya Jawab Tugas berbasis proyek |
1. Berdiskusi sistematika penulisan, jenis-jenis, dan langkah-langkah menulis artikel ilmiah 2. Mahasiswa merumuskan permasalahan yang akan menjadi topik utama dalam menulis artikel ilmiah 3. Mahasiswa menulis artikel ilmiah sesuai dengan kaidah yang telah dipelajari |
2 x 50 menit | Ketepatan dalam menulis artikel ilmiah sesuai kaidah | 1. Arifin, E. Zaenal & S. Amran Tsasai. (1996). Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta: Akapres. 2. Arifin, E. Zaenal; Tasai, S. Amran (2012).Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian. Jakarta: Pustaka Mandiri. 3. Abidin, Yunus, et al. (2018). Kemahiran Berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Bumi Aksara. 4. Depdibud. (2015). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 5. Ermanto dan Emidar. (2010). Bahasa Indonesia Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi. Padang: UNP Press. 6. Guntur Tarigan, Henry.(2009). Pengajaran Ejaan Bahasa Indonesia. Bandung: Angkasa. 7. Nugraheni, Aninditya Sri. (2017). Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi Berbasis Pembelajaran Aktif. Jakarta: Kencana. 8. Semi, M. Atar. (2010). Menulis Efektif. Padang: Etika Offset. |
| Catatan Ujian Diskusi :10 Materi Tidak ada tugas Audio Video | ||||||||
| 12 | Pembahasan tentang karya ilmiah | 1. Mahasiswa mengemukakan konsep dasar, sistematika,jenis, dan langkah menulis karya ilmiah (makalah dan artikel ilmiah) 2. Mahasiswa mampu menulis makalah |
1. Pengertian karya ilmiah 2. Jenis-jenis karya ilmiah 3. Ciri karya ilmiah 4. Pengertian makalah 5. Ciri-ciri makalah 6. Jenis-jenis makalah 7. Cara menyusun makalah 8. Koreksi akhir makalah 9. Sistematika penulisan makalah 10. Teknik kutipan dalam penulisan makalah |
Diskusi Tanya Jawab Tugas berbasis proyek |
1. Mahasiswa mengumpulkan data dan informasi tentang Budaya/adat daerah asal & praktik Ibadah Masyarakat daerah asal 2. Mahasiswa mengidentifikasi permasalahan yang akan menjadi topik utama dalam menulis makalah ilmiah 3. Mahasiswa menulis makalah sesuai dengan kaidah yang telah dipelajari |
2 x 50 menit | Ketepatan dalam menguraikan konsep, sistematika makalah Ketepatan dalam menulis makalah sesuai kaidah |
1. Arifin, E. Zaenal & S. Amran Tsasai. (1996). Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta: Akapres. 2. Arifin, E. Zaenal; Tasai, S. Amran (2012).Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian. Jakarta: Pustaka Mandiri. 3. Abidin, Yunus, et al. (2018). Kemahiran Berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Bumi Aksara. 4. Depdibud. (2015). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 5. Ermanto dan Emidar. (2010). Bahasa Indonesia Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi. Padang: UNP Press. 6. Guntur Tarigan, Henry.(2009). Pengajaran Ejaan Bahasa Indonesia. Bandung: Angkasa. 7. Nugraheni, Aninditya Sri. (2017). Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi Berbasis Pembelajaran Aktif. Jakarta: Kencana. 8. Semi, M. Atar. (2010). Menulis Efektif. Padang: Etika Offset. |
| Catatan Ujian Diskusi Materi Tidak ada tugas Audio Video | ||||||||
| 13 | Pembahasan tentang karya ilmiah | 1. Mahasiswa mengemukakan konsep dasar, sistematika,jenis, dan langkah menulis karya ilmiah (makalah dan artikel ilmiah) 2. Mahasiswa mampu menulis makalah |
1. Pengertian karya ilmiah 2. Jenis-jenis karya ilmiah 3. Ciri karya ilmiah 4. Pengertian makalah 5. Ciri-ciri makalah 6. Jenis-jenis makalah 7. Cara menyusun makalah 8. Koreksi akhir makalah 9. Sistematika penulisan makalah 10. Teknik kutipan dalam penulisan makalah |
Diskusi Tanya Jawab Tugas berbasis proyek |
1. Mahasiswa mengumpulkan data dan informasi tentang Budaya/adat daerah asal & praktik Ibadah Masyarakat daerah asal 2. Mahasiswa mengidentifikasi permasalahan yang akan menjadi topik utama dalam menulis makalah ilmiah 3. Mahasiswa menulis makalah sesuai dengan kaidah yang telah dipelajari |
2 x 50 menit | Ketepatan dalam menguraikan konsep, sistematika makalah Ketepatan dalam menulis makalah sesuai kaidah |
1. Arifin, E. Zaenal & S. Amran Tsasai. (1996). Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta: Akapres. 2. Arifin, E. Zaenal; Tasai, S. Amran (2012).Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian. Jakarta: Pustaka Mandiri. 3. Abidin, Yunus, et al. (2018). Kemahiran Berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Bumi Aksara. 4. Depdibud. (2015). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 5. Ermanto dan Emidar. (2010). Bahasa Indonesia Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi. Padang: UNP Press. 6. Guntur Tarigan, Henry.(2009). Pengajaran Ejaan Bahasa Indonesia. Bandung: Angkasa. 7. Nugraheni, Aninditya Sri. (2017). Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi Berbasis Pembelajaran Aktif. Jakarta: Kencana. 8. Semi, M. Atar. (2010). Menulis Efektif. Padang: Etika Offset. |
| Catatan Ujian Diskusi Materi Tidak ada tugas Audio Video | ||||||||
| 14 | Pembahasan tentang menulis karya ilmiah | Mahasiswa mampu menulis artikel ilmiah sesuai kaidah | 1. Pengertian artikel ilmiah 2. Sistematika penulisan artikel ilmiah 3. Jenis-jenis artikel 4. Langkah-langkah menulis artikel 5. Menulis artikel ilmiah |
1. Berdiskusi sistematika penulisan, jenis-jenis, dan langkah-langkah menulis artikel ilmiah 2. Mahasiswa merumuskan permasalahan yang akan menjadi topik utama dalam menulis artikel ilmiah 3. Mahasiswa menulis artikel ilmiah sesuai dengan kaidah yang telah dipelajari |
2 x 50 menit | Ketepatan dalam menulis artikel ilmiah sesuai kaidah | 1. Arifin, E. Zaenal & S. Amran Tsasai. (1996). Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta: Akapres. 2. Arifin, E. Zaenal; Tasai, S. Amran (2012).Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian. Jakarta: Pustaka Mandiri. 3. Abidin, Yunus, et al. (2018). Kemahiran Berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Bumi Aksara. 4. Depdibud. (2015). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 5. Ermanto dan Emidar. (2010). Bahasa Indonesia Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi. Padang: UNP Press. 6. Guntur Tarigan, Henry.(2009). Pengajaran Ejaan Bahasa Indonesia. Bandung: | |
| Catatan Ujian Diskusi Materi Tidak ada tugas Audio Video | ||||||||
| 15 | Pembahasan tentang menulis karya ilmiah | Mahasiswa mampu menulis artikel ilmiah sesuai kaidah | 1. Pengertian artikel ilmiah 2. Sistematika penulisan artikel ilmiah 3. Jenis-jenis artikel 4. Langkah-langkah menulis artikel 5. Menulis artikel ilmiah |
1. Berdiskusi sistematika penulisan, jenis-jenis, dan langkah-langkah menulis artikel ilmiah 2. Mahasiswa merumuskan permasalahan yang akan menjadi topik utama dalam menulis artikel ilmiah 3. Mahasiswa menulis artikel ilmiah sesuai dengan kaidah yang telah dipelajari |
2 x 50 menit | Ketepatan dalam menulis artikel ilmiah sesuai kaidah | 1. Arifin, E. Zaenal & S. Amran Tsasai. (1996). Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta: Akapres. 2. Arifin, E. Zaenal; Tasai, S. Amran (2012).Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian. Jakarta: Pustaka Mandiri. 3. Abidin, Yunus, et al. (2018). Kemahiran Berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Bumi Aksara. 4. Depdibud. (2015). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 5. Ermanto dan Emidar. (2010). Bahasa Indonesia Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi. Padang: UNP Press. 6. Guntur Tarigan, Henry.(2009). Pengajaran Ejaan Bahasa Indonesia. Bandung: | |
| Catatan Ujian Diskusi Materi Tidak ada tugas Audio Video | ||||||||
| 16 | 16 : UAS | Mahasiswa mampu menjelaskan dan mendikusikan .... | Mengerjakan soal UAS | Menyimak, Mengamati, Mendiskusikan, dan Menjawab soal | 2 x 50 menit | Ketepatan menjelaskan...., Ketepatan menyebutkan..., dan lain sebagainya | ||
| Catatan Ujian Diskusi Materi Tidak ada tugas Audio Video | ||||||||
Artefak perkuliahan Matakuliah: IBS201-Bahasa Indonesia (2 SKS), Semester: 1 23-PAI-B, Dosen : Ratmiati, Hari: Selasa, 10.36 s.d 12.14, Tahun Akademik: 2023/2024, Jurusan : Pendidikan Agama Islam
Semua hak cipta dilindungi oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar