KONDISI PSIKOLOGIS SISWA YANG ORANG TUANYA BERCERAI DAN RUMUSAN PROGRAM KONSELINGNYA DI SMPN 2 SUNGAI TARAB

Publikasi Unusia

KONDISI PSIKOLOGIS SISWA YANG ORANG TUANYA BERCERAI DAN RUMUSAN PROGRAM KONSELINGNYA DI SMPN 2 SUNGAI TARAB

Tampilkan catatan item sederhana

dc.contributor.author ELSA SALFITRI
dc.date.accessioned 2022-09-14T01:54:39Z
dc.date.available 2022-09-14T01:54:39Z
dc.date.copyright
dc.date.issued 2022-08-22
dc.identifier.isbn NIM:1830108024
dc.identifier.isbn
dc.identifier.issn
dc.identifier.other 02.22200835
dc.identifier.uri
dc.identifier.uri https://ecampus.iainbatusangkar.ac.id/h/batusangkar/MST3vjx29K0KdYN64Ur2ntOKD56fjbR.pdf
dc.description.abstract ABSTRAK ELSA SALFITRI, NIM: 1830108024 (2022) judul skripsi “KONDISI PSIKOLOGIS SISWA YANG ORANG TUANYA BERCERAI DAN RUMUSAN PROGRAM KONSELINGNYA DI SMPN 2 SUNGAI TARAB” Jurusan Bimbingan Konseling Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Universitas Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skirpsi ini yaitu perceraian dalam suatu ikatan keluarga banyak terjadi. Tak sedikit dari perceraian tersebut berdampak negative terhadap anak. Perihal ini membuat anak menjadi korban perceraian dari orang tua. Minsalnya anak sering melamun, marah-marah, tidak percaya diri, sering merasa kesepian, kecemburuan. Tentu psikologi anak dari keluarga yang bercerai akan mengalami hambatan dalam proses perkembangan diri. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui bagaiaman bagaimana kondisi psikologis siswa yang orang tuanya bercerai dan rumusan program konselingnya di SMPN 2 Sungai Tarab Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (Field Research), untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Pengelolaan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan serta melakukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat yang efektif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa psikologi anak dari keluarga bercerai mengalami dampak negatif yang cukup signifikan seperti, rendah diri terhadap lingkungannya, temperamen (mudah marah), depresi, serta rasa kecewa yang berkepanjangan terhadap orang tuanya. Rumusan program konseling yang dapat di berikan kepada anak korban perceraian orang tua yaitu konseling islam dengan mengunakan metode konseling keteladanan, pembiasaan, nasehat dan perhatian dengan fokus terapi shalat, membaca al-qur’an, zikir dan berdoa.
dc.format Computer File
dc.language Indonesia
dc.publisher UIN Mahmud Yunus Batusangkar
dc.subject Bimbingan dan Konseling
dc.subject.ddc 371.4
dc.subject.ddc 371.4
dc.title KONDISI PSIKOLOGIS SISWA YANG ORANG TUANYA BERCERAI DAN RUMUSAN PROGRAM KONSELINGNYA DI SMPN 2 SUNGAI TARAB
dc.type Skripsi


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1663120479750_S ... itri 1830108024 Bk oke.pdf 0byte application/pdf Lihat / Buka File "KONDISI PSIKOLOGIS SISWA YANG ORANG TUANYA BERCERAI DAN RUMUSAN PROGRAM KONSELINGNYA DI SMPN 2 SUNGAI TARAB"
1669618011936_PUSTAKA.pdf 842.5Kb application/pdf Lihat / Buka File "KONDISI PSIKOLOGIS SISWA YANG ORANG TUANYA BERCERAI DAN RUMUSAN PROGRAM KONSELINGNYA DI SMPN 2 SUNGAI TARAB"
1669618013310_hijau.jpg 428.4Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "KONDISI PSIKOLOGIS SISWA YANG ORANG TUANYA BERCERAI DAN RUMUSAN PROGRAM KONSELINGNYA DI SMPN 2 SUNGAI TARAB"

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item sederhana

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya