PENGARUH NON PERFORMING FINANCING DAN CAPITAL ADEQUACY RATIO TERHADAP PROFITABILITAS PADA PT. BANK SYARIAH INDONESIA

Publikasi Unusia

PENGARUH NON PERFORMING FINANCING DAN CAPITAL ADEQUACY RATIO TERHADAP PROFITABILITAS PADA PT. BANK SYARIAH INDONESIA

Tampilkan catatan item lengkap

Judul: PENGARUH NON PERFORMING FINANCING DAN CAPITAL ADEQUACY RATIO TERHADAP PROFITABILITAS PADA PT. BANK SYARIAH INDONESIA
Penulis: AZMI WAHYU ANDIKA
Abstrak: ABSTRAK Azmi Wahyu Andika, NIM 1830401021. Judul Skripsi: “Pengaruh Non Performing Financing dan Capital Adequacy Ratio terhadap Profitabilitas pada PT. Bank Syariah Indonesia”. Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Non Performing Financing dan Capital Adequacy Ratio terhadap Profitabilitas pada PT. Bank Syariah Indonesia. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian yang bersifat deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolineritas, uji autokorelasi, selanjutnya uji regresi linier berganda dan terakhir uji hipotesis yang terdiri dari uji simultan F, uji signifikan (uji-t) dan uji koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Non Performing Financing (NPF) tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA) dengan hasil Uji T diperoleh 1,143. Hal ini dapat dilihat dari kondisi pembiayaan bermasalah pada PT. Bank Syariah Indonesia triwulan I-IV tahun 2020-2021 yang masih memenuhi standar, dimana rata-rata Non Performing Financing (NPF) PT. Bank Syariah Indonesia sebesar 2,8% masih cukup jauh dari standar yang ditetapkan oleh Bank Indonesia yakni NPF dibawah 5%, oleh sebab itu kenaikan dan penurunan NPF tidak memberikan pengaruh nyata bagi Profitabilitas (ROA). Selanjutnya hasil Uji T Capital Adequacy Ratio (CAR) diperoleh sebesar 1,197 menunjukkan bahwa CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA). Hal ini terlihat dari kondisi permodalan PT. Bank Syariah Indonesia triwulan I-IV yang sangat baik, dimana rata-rata Capital Adequacy Ratio (CAR) 19,9% jauh di atas standar minimal CAR yang ditetapkan oleh Bank Indonesia yaitu 8%. Berdasarkan hal tersebut telihat bahwa modal PT. Bank Syariah Indonesia tidak dioptimalkan untuk meningkatkan profitabilitas PT. Bank Syariah Indonesia, inilah yang membuat Capital Adequacy Ratio (CAR) tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan Profitabilitas (ROA). Kemudian, Non Performing Financing (NPF) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA), dengan hasil Uji F sebesar 0,745, artinya tidak setiap peningkatan dan penurunan Profitabilitas (ROA) pada PT. Bank Syariah Indonesia dipengaruhi secara bersama-sama oleh Non Performing Financing (NPF) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) PT. Bank Syariah Indonesia. Kata Kunci : NPF, CAR dan Profitabilitas
URI:
https://ecampus.iainbatusangkar.ac.id/h/batusangkar/H0T2TBXDnIEyNDEUEw5GVZmIvM9PquGN.pdf
Tanggal: 2022-08-12


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1660636633556_S ... AHYU ANDIKA MUNAQASYAH.pdf 0byte application/pdf Lihat / Buka File "PENGARUH NON PERFORMING FINANCING DAN CAPITAL ADEQUACY RATIO TERHADAP PROFITABILITAS PADA PT. BANK SYARIAH INDONESIA"
1667980120165_S ... WAHYU ANDIKA ACC - FIX.pdf 1.268Mb application/pdf Lihat / Buka File "PENGARUH NON PERFORMING FINANCING DAN CAPITAL ADEQUACY RATIO TERHADAP PROFITABILITAS PADA PT. BANK SYARIAH INDONESIA"
1667980121734_kuning.jpg 389.9Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "PENGARUH NON PERFORMING FINANCING DAN CAPITAL ADEQUACY RATIO TERHADAP PROFITABILITAS PADA PT. BANK SYARIAH INDONESIA"

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item lengkap

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya