Pemasungan Orang Dengan Gangguan Jiwa Perspektif Hukum Positif Dan Hukum Islam (Studi Kasus Di Kenagarian Sungai Batang Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam)

Publikasi Unusia

Pemasungan Orang Dengan Gangguan Jiwa Perspektif Hukum Positif Dan Hukum Islam (Studi Kasus Di Kenagarian Sungai Batang Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam)

Tampilkan catatan item sederhana

dc.contributor.author Zulfahmi
dc.date.accessioned 2022-08-16T07:53:48Z
dc.date.available 2022-08-16T07:53:48Z
dc.date.copyright
dc.date.issued 2022-08-15
dc.identifier.isbn NIM:1830201079
dc.identifier.isbn
dc.identifier.issn
dc.identifier.other 02.22201077
dc.identifier.uri
dc.identifier.uri https://ecampus.iainbatusangkar.ac.id/h/batusangkar/kQbAojU0IgUlFe0xYKrZRNmjWLQNPP.pdf
dc.description.abstract ABSTRACT Zulfahmi. Nim 1830201079. Judul Skripsi: Pemasungan Orang Dengan Gangguan Jiwa Perspektif Hukum Positif Dan Hukum Islam (Stusi Kasus Di Kenagarian Sungai Batang Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam). Jurusan Ahwal Alsyakhsiyyah Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan pada skripsi ini adalah pemasungan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kenagarian Sungai Batang Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa saja alasan keluarga melakukan pemasungan, bagaimana sanksi hukum pelaku pemasungan, dan analisis Hukum Islam terhadap pemasungan. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (Field Research), untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik pengolahan data yang penulis gunakan adalah triangulasi yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari penelitian yang penulis lakukan di lapangan dapat di ambil kesimpulan bahwa faktor penyebab terjadinya pemasungan oleh pihak keluarga di Kenagarian Sungai Batang adalah Permasalahan ekonomi, Jauhnya akses pelayanankesehatan, Mencegah melakukan tindak kekerasan yang dianggap membahayakan oranglain,dan Mencegah anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa menyakiti dirisendiri. Sanksi pelalu pemasungan adalah Pasal 333 KUHP tentang perampasan kemerdekaan. Menurut hukum Islam tindakan pemasungan adalah penanganan yang di bolehkan terhadap ODGJ karna mengingat kemudharatan yang lebih besar jika dilepaska
dc.format Computer File
dc.language Indonesia
dc.publisher UIN Mahmud Yunus Batusangkar
dc.subject Hukum islam
dc.subject.ddc 2X4
dc.subject.ddc 2X4
dc.title Pemasungan Orang Dengan Gangguan Jiwa Perspektif Hukum Positif Dan Hukum Islam (Studi Kasus Di Kenagarian Sungai Batang Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam)
dc.type Skripsi


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1660636428620_skripsi paten zulfahmi.pdf 581.2Kb application/pdf Lihat / Buka File "Pemasungan Orang Dengan Gangguan Jiwa Perspektif Hukum Positif Dan Hukum Islam (Studi Kasus Di Kenagarian Sungai Batang Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam)"
1672280880229_black.jpg 428.7Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "Pemasungan Orang Dengan Gangguan Jiwa Perspektif Hukum Positif Dan Hukum Islam (Studi Kasus Di Kenagarian Sungai Batang Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam)"

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item sederhana

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya