Studi Komparatif Penentuan Awal Bulan Ramadhan Tarekat Syathariyah dan Naqsabandiyah

Publikasi Unusia

Studi Komparatif Penentuan Awal Bulan Ramadhan Tarekat Syathariyah dan Naqsabandiyah

Tampilkan catatan item lengkap

Judul: Studi Komparatif Penentuan Awal Bulan Ramadhan Tarekat Syathariyah dan Naqsabandiyah
Penulis: ICHSANUL MA'RUF
Abstrak: ICHSANUL MA'RUF. NIM 1730201014 judul SKRIPSI "STUDI KOMPARATIF PENENTUAN AWAL BULAN RAMADHAN TAREKAT SYATHARIYAH DAN NAQSABANDIYAH " Jurusan Ahwal Al Syakhshiyyah Fakultas Syariah UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam Skripsi ini adalah terjadinya perbedaan awal bulan Ramadhan tarekat Syathariyah di Nagari Aripan dan Tarekat Naqsabandiyah di Nagari Singkarak yang kedua tarekat ini memiliki metode dengan rujukan yang sama, namun memiliki hasil yang berbeda dalam penentuan awal Ramadhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan antara dua metode penentuan awal bulan Ramadhan yang di gunakan oleh Tarekat Syathariyah dan Naqsabandiyah di dua nagari yang bersebelahan di daerah Kabupaten Solok Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (Field Research), untuk mendapatkan data-data metode penentuan awal bulan Ramadhan tarekat Syathariyah dan Naqsabandiah. Teknik pengumpulan data penentuan awal bulan Ramadhan tarekat Syathariyah dan Naqsabandiah di nagari Aripan dan Singkarak adalah melalui wawancara. Pengolahan data penentuan awal bulan Ramadhan tarekat Syathariyah dan Naqsabandiah dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan serta diklasifikasi terhadap masalah tertentu dan dipaparkan melalui kalimat yang efektif. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan, dapat disimpulkan bahwa Metode penentuan awal bulan Ramadhan yang digunakan tarekat Syathariyah memakai metode hisab dan rukyah. Metode hisab yang digunakan disebut dengan metode hisab taqwim. Cara penentuannya dengan rumus menjumlahkan bilangan huruf tahun dan huruf bulan lalu dihitung dari hari Kamis. Sedangkan Metode penentuan awal bulan Ramdhan yang digunakan tarekat Naqsabandiyah memakai metode hisab dan rukyah metode hisab yang disebut dengan metode hisab munjid. cara penentuannya dengan rumus Jumlahkan huruf tahun dan huruf bulan lalu dihitung dari hari Rabu. Kedua metode ini memiliki rujukan yang sama yakni pada kitab Almizan persamaan pada bilangan huruf tahun dan bulan, hanya saja memiliki perbedaan sedikit dalam rumusnya. Hisab taqwim yang digunakan tarekat Syathariyah di Aripan dimulai dari hari kamis, sedangkan hisab munjid yang digunakan tarekat Naqsabandiyah di Singkarak dimulai dari rabu. Tanggapan penulis tentang masalah ialah perbedaan dalam perhitungan hari inilah yang mengakibatkan berbedanya awal Ramadhan. Dan perbedaan awal Ramadhan merupakan suatu hal khilafiyah, dalam hal khilafiyah tidak masalah jika terjadinya perbedaan selagi itu mempunyai dalil dan landasan.
URI:
https://ecampus.iainbatusangkar.ac.id/batusangkar/AmbilLampiran?d=GtiiN14zpdKJIrUH7kwF2%2Fx5cAVoW6%2BheZGU3f%2F8kIWLDWsBGv%2FtESMFy25H7k8qmICpjl08z56imWfsWs%2FBoukZ0wJ%2Bw68yQl8X%2FJOTDFgsnf1l0furO7oFYlHr%2BKZylm2g3rEFdtiA4sHW2GCKGChnPrsbv8%2FWdmTEbvjV7Wc%3D
Tanggal: 2022-08-15


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1660636388680_SKRIPSI FULL.pdf 0byte application/pdf Lihat / Buka File "Studi Komparatif Penentuan Awal Bulan Ramadhan Tarekat Syathariyah dan Naqsabandiyah"
1690181712845_HITAM (1).jpeg 16.93Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "Studi Komparatif Penentuan Awal Bulan Ramadhan Tarekat Syathariyah dan Naqsabandiyah"

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item lengkap

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya