Larangan Menikah Boru Ninamboru Menurut Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Di Kampung Binubu Baru Nagari Sontang Cubadak Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman)

Publikasi Unusia

Larangan Menikah Boru Ninamboru Menurut Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Di Kampung Binubu Baru Nagari Sontang Cubadak Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman)

Tampilkan catatan item lengkap

Judul: Larangan Menikah Boru Ninamboru Menurut Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Di Kampung Binubu Baru Nagari Sontang Cubadak Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman)
Penulis: MARTUA
Abstrak: ABSTRAK Martua NIM. 1830201040, Judul Skripsi: Larangan Menikah Boru Ninamboru Menurut Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Kampung Binubu Baru Nagari Sontang Cubadak Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman). Jurusan Ahwal Al-Syakhshiyyah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana ketentuan larangan menikah boru ninamboru dan bagaimana pandangan hukum Islam terhadap larangan menikah boru ninamboru di Kampung Binubu Baru Nagari Sontang Cubadak Kabupaten Pasaman. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana ketentuan larangan menikah boru ninamboru dan menganalisis bagaimana pandangan hukum Islam terhadap larangan menikah boru ninamboru di Kampung Binubu Baru Nagari Sontang Cubadak Kabupaten Pasaman. Jenis penelitian ini adalah penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data yang dilakukan penulis melalui wawancara terhadap responden yaitu pemuka adat, alim ulama dan orang yang akan melakukan pelanggaran adat tersebut. Setelah data diperoleh oleh penulis menganalisis secara deskriptif kualitatif agar data dipahami. Lokasi penelitian ini bertempat di Kampung Binubu Baru Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman. Hasil penelitian yang penulis dapatkan. Pertama, ketentuan larangan menikah boru ninamboru menurut di Kampung Binubu Baru ialah larangan menikahi anak perempuan dari 2 orang bersaudara yang memiliki ikatan tali darah. Aturan adat ini sudah ada sejak nenek moyang, tidak tertulis, dipegang oleh pemuka adat dan diyakini oleh masyarakat disertai dengan sanksi. Kedua, menurut pandangan hukum Islam menjalankan aturan ini termaksud hal yang dilarang aturan adat tersebut sudah bertentangan dengan nash Al-Quran dan Sunnah dan termasuk kedalam ‘urf fasid.
URI:
https://ecampus.iainbatusangkar.ac.id/h/batusangkar/uhDdez2VIx9hQxX3oUQASEfv1ySbNH.pdf
Tanggal: 2022-02-16


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1652949769619_SKRIPSI MARTUA 1830201040.pdf 0byte application/pdf Lihat / Buka File "Larangan Menikah Boru Ninamboru Menurut Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Di Kampung Binubu Baru Nagari Sontang Cubadak Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman)"
1660636337486_pustaka.pdf 1.287Mb application/pdf Lihat / Buka File "Larangan Menikah Boru Ninamboru Menurut Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Di Kampung Binubu Baru Nagari Sontang Cubadak Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman)"
1660636338408_black.jpg 428.7Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "Larangan Menikah Boru Ninamboru Menurut Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Di Kampung Binubu Baru Nagari Sontang Cubadak Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman)"

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item lengkap

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya