Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | DAMPAK PERKAWINAN USIA MUDA DALAM PERSPEKTIF KETAHANAN KELUARGA DI KECAMATAN SUMPUR KUDUS |
| Penulis: | NURI PUTRI |
| Abstrak: | NURI PUTRI, NIM 1730201022, judul Skripsi “DAMPAK PERKAWINAN USIA MUDA DALAM PERSPEKTIF KETAHANAN KELUARGA DI KECAMATAN SUMPUR KUDUS” Jurusan Ahwal Al-Syakhshiyyah, Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar Tahun 2021. Dalam penulisan skripsi ini, yang menjadi pokok penelitian adalah Apa dampak perkawinan usia muda di kecamatan sumpur kudus, Bagaimana dampak dari perkawinan usia muda dalam ketahanan keluarga dikecamatan sumpur kudus tujuan penelitian ini adalahMendeskripsikan dampak perkawinan usia muda di kecamatan sumpur kudus, Menganalisis dampak perkawinan usia muda dalam ketahanan keluarga dikecamatan sumpur kudus. Jenis penelitian ini adalah Field Research di Kecamatan Sumpur Kudus. Sedangkan sumber data terdiri dari data primer dan sekunder, data primer didapatkan dengan wawancara dengan pasangan yang menikah usia muda,kepala KUA, Pemghulu, dan anggota KAN, sedangkan data sekunder dokumen pasangan menikah usia muda, buku-buku, karya ilmah dan jurnal. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan pertama: Dampak perkawinan usia muda di kecamatan sumpur kudus antara lain yang pertama yaitu, Pendidikan karena rendahnya tingkat pendidikan maupun pengetahuan orang tua akan pentingya pendidikan. Faktor ke dua dari perkawinan usia muda yaitu keharmonisan dalam rumah tangga akan banyak mengundang masalah yang tidak diharapkan karena segi psikologisnya belum matang. Yang ketiga yaitu masalah ekonomi yang kurang biaya untuk pendidikan ataupun pengetahuan agama yang kurang maka perkawinan kualitas keluarga dari perkawinan usia muda pun rendah. Karena kurangnya imam yang belum bisa mengatur ego masing-masing sehingga masih bertengkar hanya karena kesalah pahaman kecil. Begitupun pola pikir yang masih muda masih ingin bersenang-senang ataupun ingin bermain-main sehingga adanya hanpone sangat terganggu yang di khawatirkan terjadinya perselingkuan. kedua: faktor yang mempengaruhi ketahanan keluarga dikecamatan sumpur kudus terdapat tiga faktor, pertama faktor ketahanan fisik yang mempengaruhi perekonomian yang dapat terpenuhi namun ada satu satu pasangan yang kurang bagus karena belum memiliki pekerjaan yang tetap dan masih bergantung kepada orang tua. Kedua, faktor ketahanan psikologis dilihat dari sikap kedewasaan mereka yang mampu mengendalikan emosi. Ketiga, faktor ketahanan sosial di mana telah mampu berinteraksi dengan baik dengan lingkungan masyarakat, dan dapat menerima saran, masukan dari lingkungan keluarganya, menyesuaikan diri terhadap lingkungan sekitar dan mudah bergaul. |
| URI: |
https://ecampus.iainbatusangkar.ac.id/h/batusangkar/oWmx889po2Zjl3QN2ddtbGNYroGn7Pq4.pdf |
| Tanggal: | 2022-02-16 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1652949618012_Skripsi Nuri Putri BETUL.pdf | 0byte | application/pdf |
Lihat / |
File "DAMPAK PERKAWINAN USIA MUDA DALAM PERSPEKTIF KETAHANAN KELUARGA DI KECAMATAN SUMPUR KUDUS" |
| 1660274836515_PUSTAKA.pdf | 1.397Mb | application/pdf |
Lihat / |
File "DAMPAK PERKAWINAN USIA MUDA DALAM PERSPEKTIF KETAHANAN KELUARGA DI KECAMATAN SUMPUR KUDUS" |
| 1660274837306_black.jpg | 428.7Kb | image/jpeg |
Lihat / |
Gambar "DAMPAK PERKAWINAN USIA MUDA DALAM PERSPEKTIF KETAHANAN KELUARGA DI KECAMATAN SUMPUR KUDUS" |