Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | STUDENTS' OPINION TOWARD SMALL GROUP DISCUSSION IN ONLINE LEARNING: A CASE OF QUANTITATIVE RESEARCH IN ELT CLASS |
| Penulis: | RESA HANA SAFITRI |
| Abstrak: | Pembelajaran online adalah solusi terbaik terhadap permasalahan dalam pendidikan sebagai dampak dari pandemic covid-19. Pembelajaran Quantitative Research in ELT Class adalah salah satu mata kuliah yang ikut menerapkan proses pembelajaran secara online. Dalam mata kuliah ini, diterapkan metode diskusi kelompok kecil yang dilakukan secara online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat mahasiswa terhadap diskusi kelompok kecil secara online tersebut dimata kuliah Quantitative Research in ELT Class. Metode penelitian yang digunakan adalah descriptive qualitative, dengan menggunakan case study design. Informant penelitian ini adalah 10 orang mahasiswa jurusan Tadris Bahasa Inggris yang telah mengikuti perkuliahan Quantitative Research in ELT yang dilakukan secara online pada tahun akademik 2020/2021 yang diseleksi dengan teknik simple random sampling. Pada penelitian ini peneliti berfungsi sebagai instrument kunci. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah panduan wawancara, mengambil rekaman dan dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan time triangulation data dengan membandingkan wawancara pertama dan kedua. Selanjutnya untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Sugiyono (2012) yaitu dengan cara mereduksi data, menyajikan data, serta memverifikasi data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapat mahasiswa terhadap penerapan diskusi kelompok kecil secara online pada mata kuliah Quantitative Research in ELT terbagi atas 2 aspek yaitu 1) Manfaat dari diskusi kelompok kecil secara online yaitu di antaranya; a) Berbagi informasi antar anggota grup, b) Mudah mendapatkan sumber materi dari internet, c) Meningkatkan kerjasama kelompok, d) Meningkatkan rasa hormat siswa terhadap pendapat orang lain, dan e) Mudah memahami materi. Sedangkan dari aspek selanjutnya, 2) Kelemahan dari diskusi kelompok kecil secara online yang meliputi; a) Koneksi internet tidak stabil, b) Partisipasi anggota kelompok yang rendah, c) Batasan waktu dalam aplikasi yang digunakan, d) Lingkungan belajar yang tidak kondusif dan e) Fasilitas belajar yang tidak mendukung. |
| URI: |
https://ecampus.iainbatusangkar.ac.id/batusangkar/AmbilLampiran?d=GtiiN14zpdLUFX%2BFQPIhXXiCQsy1uh4Vd4O86ftu%2BNVymjRFq7xXgNRmVovsCCW3U3UQW9Pey1tFIx6jHzdNtfSvRDEXFRCS2hF52yg8Bpec%2BeQqDWRphIp4D0yWJlz%2BmNKqLifUzrg4tm%2FG9wXNdqtx2HwD8QKBdoMeC5d2NTQ%3D |
| Tanggal: | 2022-02-18 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1652949056185_SKRIPSI ESA FIX pdf.pdf | 0byte | application/pdf |
Lihat / |
File "STUDENTS' OPINION TOWARD SMALL GROUP DISCUSSION IN ONLINE LEARNING: A CASE OF QUANTITATIVE RESEARCH IN ELT CLASS" |
| 1674097504733_hijau.jpg | 428.4Kb | image/jpeg |
Lihat / |
Gambar "STUDENTS' OPINION TOWARD SMALL GROUP DISCUSSION IN ONLINE LEARNING: A CASE OF QUANTITATIVE RESEARCH IN ELT CLASS" |