Fikih Munakahat Kajian Sebelum dan Sesudah Pernikahan
Tampilkan catatan item sederhana
| dc.contributor.author |
Dr. ELIMARTATI, M.Ag. |
|
| dc.date.accessioned |
2022-02-08T05:16:02Z |
|
| dc.date.available |
2022-02-08T05:16:02Z |
|
| dc.date.copyright |
Semua hak cipta dilindungi oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar |
|
| dc.date.issued |
2020-01-01 |
|
| dc.identifier.uri |
|
|
| dc.identifier.uri |
https://drive.google.com/uc?export=view&id=1C86hiurh2LeEz5WpGsE9ULthBl1SonU4 |
|
| dc.identifier.uri |
http://repo.iainbatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/24815 |
|
| dc.description.abstract |
Sayuti Thalib mendefinisikan perkawinan sebagai perjanjian suci membentuk keluarga antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan.12 Sementara Mahmud Yunus menegaskan, perkawinan ialah akad antara calon laki istri untuk memenuhi hajat jenisnya menurut yang diatur oleh syariat.13 Pengertian di atas, meskipun redaksinya berbeda akan tetapi ada kesamaannya. Karena itu, dapat dijelaskan perkawinan ialah suatu akad atau perikatan untuk menghalalkan hubungan kelamin antara laki-laki dan perempuan yang diridhai Allah Swt. yang menimbulkan hak dan tanggung jawab. |
|
| dc.publisher |
PRENADAMEDIA GROUP |
|
| dc.title |
Fikih Munakahat Kajian Sebelum dan Sesudah Pernikahan |
|
File dalam item ini
Item ini muncul di Koleksi berikut
Tampilkan catatan item sederhana