ANALISIS KESESUAIAN AKAD PENGALIHAN HUTANG (TAKE OVER) MENURUT FATWA DSN-MUI (Studi pada Bank BRI Syariah Kantor Cabang Pembantu Payakumbuh)

Publikasi Unusia

ANALISIS KESESUAIAN AKAD PENGALIHAN HUTANG (TAKE OVER) MENURUT FATWA DSN-MUI (Studi pada Bank BRI Syariah Kantor Cabang Pembantu Payakumbuh)

Tampilkan catatan item sederhana

dc.contributor.author FIRAH AULIA
dc.date.accessioned 2021-11-02T07:51:33Z
dc.date.available 2021-11-02T07:51:33Z
dc.date.copyright
dc.date.issued 2021-08-24
dc.identifier.isbn NIM:1630401068
dc.identifier.isbn
dc.identifier.issn
dc.identifier.other 02.22100262
dc.identifier.uri
dc.identifier.uri https://ecampus.iainbatusangkar.ac.id/h/batusangkar/bjRdDGViRWN1emXCbTEL7nOCca1I.pdf
dc.description.abstract FIRAH AULIA, NIM.1630401068, Judul Skripsi: “Analisis Kesesuaian Akad Pengalihan Hutang (Take Over) Menurut Fatwa DSN-MUI (Studi Pada Bank BRI Syariah Kantor Cabang Pembantu Payakumbuh)”. Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar Tahun Akademik 2021. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan pengalihan hutang atau Take Over di BRI Syariah Kantor Cabang Pembantu Payakumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana tahapan pengalihan hutang (Take Over) dengan akad musyarakah mutanaqisah yang dilakukan oleh Bank BRI Syariah Kantor Cabang Pembantu Payakumbuh yang sesuai dengan fatwa yang berlaku. Jenis penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan bagian AOM pada Bank BRI Syariah Kantor Cabang Pembantu Payakumbuh. Teknik analisis data yaitu memahami data yang berhubungan dengan masalah, kemudian membaca dan menelaah selanjutnya menganalisis data-data yang diperlukan dengan berbagai landasan teori dan terakhir menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam kegiatan pelaksanan take over sudah mengikuti apa saja yang difatwakan oleh MUI, dalam menjalakan take over bank melakasanakan dengan akad musyarakah atau syirkah atau bai’ kemudian baru diijarahkan kepada syarik, selanjutnya pihak pertama wajib berjanji untuk menjual seluruh hishasnya secara bertahap dan pihak kedua wajib membelinya, setelah selesai pelunasan penjualan seluruh hishas LKS beralih kepada syarik lainnya atau nasabah. Adapun pelaksanaan take over dengan akad musyarakah mutanaqisah di Bank BRI Syariah Kantor Cabang Pembantu Payakumbuh belum sesuai dengan fatwa DSN-MUI No. 73 Tahun 2008, karena bank belum bersedia menanggung kerugian secara bersama namun lebih memilih solusi seperti restruktur angsuran, pemindahan pinjaman, dan lelang jaminan.
dc.format Computer File
dc.language Indonesia
dc.publisher IAIN Batusangkar
dc.subject Bank Islam
dc.subject.ddc 2X4.27
dc.subject.ddc 2X4.27
dc.title ANALISIS KESESUAIAN AKAD PENGALIHAN HUTANG (TAKE OVER) MENURUT FATWA DSN-MUI (Studi pada Bank BRI Syariah Kantor Cabang Pembantu Payakumbuh)
dc.type Skripsi


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1635839493945_SKRIPSI FIRAH AULIA 1630401068.pdf 0byte application/pdf Lihat / Buka File "ANALISIS KESESUAIAN AKAD PENGALIHAN HUTANG (TAKE OVER) MENURUT FATWA DSN-MUI (Studi pada Bank BRI Syariah Kantor Cabang Pembantu Payakumbuh)"
1635907751688_perpus.pdf 1.079Mb application/pdf Lihat / Buka File "ANALISIS KESESUAIAN AKAD PENGALIHAN HUTANG (TAKE OVER) MENURUT FATWA DSN-MUI (Studi pada Bank BRI Syariah Kantor Cabang Pembantu Payakumbuh)"
1635907753518_kuning.jpg 389.9Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "ANALISIS KESESUAIAN AKAD PENGALIHAN HUTANG (TAKE OVER) MENURUT FATWA DSN-MUI (Studi pada Bank BRI Syariah Kantor Cabang Pembantu Payakumbuh)"

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item sederhana

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya