Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | Perbandingan Pemikiran Mahmud Yunus Dengan Imam Zarkasyi Tentang Integrasi Kurikulum Pendidikan Islam |
| Penulis: | HANIF ALLAMUL HUDA |
| Abstrak: | ABSTRAK Hanif Allamul Huda, NIM. 1730101049, Judul Skripsi “Perbandingan Pemikiran Mahmud Yunus Dengan Imam Zarkasyi Tentang Integrasi Kurikulum Pendidikan Islam” Jurusan Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2021 Latar belakang masalah pada era globalisasi ini dimana perkembangan IPTEK semakin canggih, maka kurikulum yang digunakan harus dapat mendukung dan menjawab tantangan zaman. Salah satu bentuk penyempurnaan kurikulum yang dilakukan oleh pakar pendidikan adalah dengan penerapan integrasi kurikulum dalam lembaga-lembaga pendidikan formal. Integrasi kurikulum adalah suatu upaya untuk mengembangkan kurikulum dengan cara memadukan antara kurikulum agama dengan kurikulum umum. Batasan masalahnya adalah pemikiran Mahmud Yunus dan Imam Zarkasyi tentang integrasi kurikulum pendidikan Islam dan perbandingan diantara pemikiran keduanya dengan mencari persamaan dan perbedaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingam pemikiran Mahmud Yunus dan Imam Zarkasyi tentang integrasi kurikulum pendidikan Islam Sedangkan kegunaan penelitian ini adalah untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada penulis dan praktisi pendidikan dari tokoh Mahmud Yunus dan Imam Zarkasyi sebagai tokoh pendidikan Islam yang sangat berjasa. Kemudian memberi pengetahuan kepada masyarakat tentang perbandingan pemikiran kedua tokoh ini. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kepustakaan (Library Research) dalam bentuk studi tokoh yaitu teknik pengumpulan data penelitian ini tidak langsung ditujukan pada subjek penelitian, akan tetapi melalui dokumentasi yang dapat berupa buku, majalah-majalah- jurnal, karya-karya sang tokoh serta sumber yang relevan. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dengan langkah-langkah menentukan pola atau tema, memcari hubungan logis, pengelompokkan, dan mencari generalisasi yang spesifik. Sedangkan untuk menguji keabsahan data ditentukan dengan kepercayaan, keteralihan, kebergantungan, dan kepastian. Hasil penelitian ini terdapat adanya persamaan dan perbedaan pemikiran Mahmud Yunus dengan Imam Zarkasyi tentang integrasi kurikulum pendidikan Islam. Persamaan diantara pemikiran keduanya adalah menolak dikotomi pendidikan, Kemudian keduanya menekankan pembelajaran bahasa Arab secara integral agar peserta didik dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan perbedaannya adalah kurikulum terintegrasi yang Mahmud Yunus rancang di Normal Islam Padang adalah 15% Pengetahuan agama, 20% Bahasa Arab, dan 65% Pengetahuan umum. Imam Zakarsyi menerapkan kurikulum terintegrasi di Kulliyatul Mu’allimin Islamiyah dengan 100% Pengetahuan agama dan 100% Pengetahuan umum ditambah kegiatan ekstrakurikuler. |
| URI: |
https://ecampus.iainbatusangkar.ac.id/h/batusangkar/3hPmMPQgfX447yS7QNUTcCO8NRDYOCkV.pdf |
| Tanggal: | 2021-08-25 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1635839221611_SKRIPSI HANIF ALLAMUL HUDA.pdf | 1006.Kb | application/pdf |
Lihat / |
File "Perbandingan Pemikiran Mahmud Yunus Dengan Imam Zarkasyi Tentang Integrasi Kurikulum Pendidikan Islam" |
| 1652951721109_FTIK.jpg | 428.4Kb | image/jpeg |
Lihat / |
Gambar "Perbandingan Pemikiran Mahmud Yunus Dengan Imam Zarkasyi Tentang Integrasi Kurikulum Pendidikan Islam" |