PELAKSANAAN UPAH MENGUPAH BURUH PENGANGKUT PADI DITINJAU DARI FIQH MUAMALAH (Studi Kasus di Desa Tanjung Aro Nagari Bahagia Padang Galugua Kabupaten Pasaman)

Publikasi Unusia

PELAKSANAAN UPAH MENGUPAH BURUH PENGANGKUT PADI DITINJAU DARI FIQH MUAMALAH (Studi Kasus di Desa Tanjung Aro Nagari Bahagia Padang Galugua Kabupaten Pasaman)

Tampilkan catatan item lengkap

Judul: PELAKSANAAN UPAH MENGUPAH BURUH PENGANGKUT PADI DITINJAU DARI FIQH MUAMALAH (Studi Kasus di Desa Tanjung Aro Nagari Bahagia Padang Galugua Kabupaten Pasaman)
Penulis: WINDA LESTARI
Abstrak: ABSTRAK WINDA LESTARI, NIM 1730202058, Judul Skripsi “PELAKSANAAN UPAH MENGUPAH BURUH PENGANGKUT PADI DITINJAU DARI FIQH MUAMALAH (Studi Kasus di Desa Tanjung Aro Nagari Bahagia Padang Galugua Kabupaten Pasaman)” Jurusan Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar Tahun 2021 Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana sistem pelaksanaan pengupahan buruh pengangkut padi pada masyarakat Desa Tanjung Aro Nagari Bahagia Padang Galugua Kabupaten Pasaman ditinjau dari fiqh muamalah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan pelaksanaan upah mengupah buruh pengangkut padi dan tinjauan fiqh muamalah tentang pelaksanaan upah mengupah buruh pengangkut padi di Desa Tanjung Aro Nagari Bahagia Padang Galugua Kabupaten Pasaman. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu pemilik sawah dan buruh pengangkut padi dan data sekunder adalah dokumen Nagari Bahagia Padang Galugua. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara. Teknik analisa data menggunakan teori Miles and Habermen yaitu proses mencari dan menyusun secara sistematik data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatatan lapangan, dan bahan-bahan lain sehingga dapat mudah dipahami dan temuannya dapat diinformasikan kepada orang lain. Berdasarkan hasil penelitian praktek pengupahan buruh pengangkut di Desa Tanjung Aro merupakan salah satu bentuk akad Ijarah antara pemilik sawah dengan buruh yang menjadi kebiasaan tiap kali musim panen padi. Pelaksanaan sistem pemberian upah terhadap buruh pengangkut padi adalah jauh ataupun dekat jarak sawah yang buruh angkut padinya dari tengah persawahan ke badan jalan upah yang dibayarkan sama. Praktik akad buruh pengangkut p adi di Desa Tanjung Aro dari segi rukun dan syarat telah sesuai memenuhi ketentuan fiqh muamalah. Namun dalam prinsip etika bermuamalah dalam pengupahan belum sesuai dengan syariat Islam karena adanya ketidakadilan dalam pengupahannya, sehingga menimbulkan kemaudhratan dalam perikatan antara pemilik sawah dan buruh pengangkut padi. Pemberian upah kepada buruh hendaknya dilakukan secara adil dan layak dan juga berlandaskan prinsip-prinsip etika dalam memberikan upah.
URI:
https://ecampus.iainbatusangkar.ac.id/h/batusangkar/TPOHDSPVkdFolBmwkr6B6r0ST1kD7c5a.pdf
Tanggal: 2021-08-27


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1635839054883_S ... Lestari PDF-dikompresi.pdf 942.9Kb application/pdf Lihat / Buka File "PELAKSANAAN UPAH MENGUPAH BURUH PENGANGKUT PADI DITINJAU DARI FIQH MUAMALAH (Studi Kasus di Desa Tanjung Aro Nagari Bahagia Padang Galugua Kabupaten Pasaman)"
1637826602573_perpus.pdf 1.055Mb application/pdf Lihat / Buka File "PELAKSANAAN UPAH MENGUPAH BURUH PENGANGKUT PADI DITINJAU DARI FIQH MUAMALAH (Studi Kasus di Desa Tanjung Aro Nagari Bahagia Padang Galugua Kabupaten Pasaman)"
1637826603117_black.jpg 428.7Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "PELAKSANAAN UPAH MENGUPAH BURUH PENGANGKUT PADI DITINJAU DARI FIQH MUAMALAH (Studi Kasus di Desa Tanjung Aro Nagari Bahagia Padang Galugua Kabupaten Pasaman)"

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item lengkap

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya