Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | Perilaku Bagi Hasil Sawah “Pasiduoan” Masa Wabah Antara Pemilik Lahan Dan Penggarap Di Nagari Sungai Sariak Kecamatan VII Koto Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman Dari Sudut Pandang Ekonomi Islam |
| Penulis: | PAPUAN SARI |
| Abstrak: | Papuan Sari 1730402060. Judul Skripsi: “Perilaku Bagi Hasil Sawah “Pasiduoan” Masa Wabah Antara Pemilik Lahan Dan Penggarap Dinagari Sungai Sariak Kecamatan VII Koto Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman Dari Sudut Pandang Ekonomi Islam”. Program Strata Satu (S1) Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negri (IAIN) Batusangkar . Permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya ketidakesesuaian antara sistem bagi hasil antara penggarap dan pemilik lahan pada masa wabah yang menyerang tanaman padi penggarap. faktor pemicu utamanya adalah adanya penurunan hasil pertanian dari tiga tahun belakang terakhir karena adanya hama yang menyerang tanaman padi penggarap yang menyebabkan penggarap mengalami gagal panen padi.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Bagaimana sistem bagi hasil pertanian yang dilakukan masyarakat Dinagari Sungai Sariak Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kab. Padang Pariaman, apakah sudah sesuai dengan Syariat Islam dan bagaimana sistem bagi hasil antara petani penggarap dan pemilik lahan pada saat kondisi turunnya hasil produksi pertanian pada masa wabah hama yang menyerang tanaman padi petani dan bagaimana perilaku pemilik lahan terhadap hasil panen padi penggarap sangat kurang Di Nagari Sungai Sariak Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kab. Padang Pariaman. Penelitian yang dilakukan ini berjenis penelitian kualitatif dengan bentuk deskriptif dan subjek yang dijadikan sumber dalam penelitian ini adalah petani penggarap, pemilik lahan, tokoh adat dan ulama. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian Perilaku pemilik lahan terhadap wabah hama yang menyerang tanaman padi penggarap adalah responnya positif dan baik, mereka terbuka atas apa yang disampaikan oleh penggarap kepada pemilik lahan serta memberikan kelapangan dan kemudahan porsi bagi hasil untuk kemaslahatan penggarap.Kearifan lokal di Nagari Sungai Sariak adalah dalam perilaku bagi hasil dalam masyarakat Nagari Sungai Sariak adalah bahwa mereka cenderung tidak mengambil hasil panen padi yang terkena wabah hama karena adanya “raso jo pareso” (saling tenggang) yang sudah membudaya dalam masyarakat Nagari Sungai Sariak.Sistem bagi hasil di Nagari Sungai Sariak, sistem bagi hasilnya sudah sesuai dengan syariat islam, karena ijab dan qobulnya jelas sebelum melakukan akad kerjasama. |
| URI: |
https://ecampus.iainbatusangkar.ac.id/h/batusangkar/PaYiiTLogl5mtGbasLDuVRd2yTfpoCR.pdf |
| Tanggal: | 2021-08-31 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1635838876499_1 ... _Ekonomi Syariah cetak.pdf | 0byte | application/pdf |
Lihat / |
File "Perilaku Bagi Hasil Sawah “Pasiduoan” Masa Wabah Antara Pemilik Lahan Dan Penggarap Di Nagari Sungai Sariak Kecamatan VII Koto Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman Dari Sudut Pandang Ekonomi Islam" |
| 1637740429006_1 ... Ekonomi Syariah - Copy.pdf | 1005.Kb | application/pdf |
Lihat / |
File "Perilaku Bagi Hasil Sawah “Pasiduoan” Masa Wabah Antara Pemilik Lahan Dan Penggarap Di Nagari Sungai Sariak Kecamatan VII Koto Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman Dari Sudut Pandang Ekonomi Islam" |
| 1637740429929_kuning.jpg | 389.9Kb | image/jpeg |
Lihat / |
Gambar "Perilaku Bagi Hasil Sawah “Pasiduoan” Masa Wabah Antara Pemilik Lahan Dan Penggarap Di Nagari Sungai Sariak Kecamatan VII Koto Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman Dari Sudut Pandang Ekonomi Islam" |