Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis Meaningfull Instructional Design (MID) untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa Kelas VIII MTsS TI Pasir

Publikasi Unusia

Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis Meaningfull Instructional Design (MID) untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa Kelas VIII MTsS TI Pasir

Tampilkan catatan item sederhana

dc.contributor.author Hanifatus Sakinah
dc.date.accessioned 2021-07-13T07:26:05Z
dc.date.available 2021-07-13T07:26:05Z
dc.date.copyright
dc.date.issued 2021-06-15
dc.identifier.isbn
dc.identifier.isbn 1630105020
dc.identifier.issn
dc.identifier.other 02.22100209
dc.identifier.uri
dc.identifier.uri https://ecampus.iainbatusangkar.ac.id/h/batusangkar/nOQaTWgk8hg8Gh3tpNQQcHrGFdUMvhlm.pdf
dc.description.abstract Hanifatus Sakinah, NIM: 1630105020, Judul Skripsi : “PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS MEANINGFULL INSTRUCTIONAL DESIGN (MID) UNTUK MENINKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA KELAS VIII MTsS TI PASIR”. Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2021. Penelitian ini bertolak dari rendahnya kemampuan koneksi matematis siswa dan permasalahan yang teridentifikasi dalam pembelajaran di sekolah adalah kurangnya penggunaan media pembelajaran yang mana guru hanya menggunakan media konvensional seperti spidol, penggaris, papan tulis, dan bahan ajar. Kurangnya penggunaan media pembelajaran ini mempengaruhi kepada kemampuan koneksi matematis siswa. Selain itu kurangnya penjelasan guru dalam mengenalkan keterkaitan antar ide matematika maupun dengan konteks di luar matematika juga dapat mempengaruhi kemampuan koneksi matematis peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan sebuah video pembelajaran berbasis Meaningfull Instructional Design (MID) yang valid dan juga praktis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian ini terdiri dari 3 tahap, yaitu tahap pendefinisian (Define), tahap perancangan (Design) dan tahap pengembangan (develop). Tahap pendefenisian (define) dilakukan untuk mendefenisikan kebutuhan-kebutuhan didalam proses pembelajaran serta mengumpulkan berbagai informasi yang berkaitan dengan produk yang akan dikembangkan. Tahap pendefenisian ini terdiri dari beberapa tahap yaitu analisis awal, analisis siswa, analisis tugas, analisis konsep dan meninjau literatur tentang video pembelajaran. Selanjutnya tahap perancangan (design) bertujuan untuk menrancang video pembelajaran. Terakhir tahap pengembangan (develop) bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran yang telah dirancang yang valid dan praktis. Hasil penelitian menunkukkan bahwa video yang dirancang valid dengan hasil validitas 78,45%. Kemudian video pembelajaran matematika telah praktis digunakan dengan hasil kepraktisan dari 20 orang siswa kelas VIII MTsS TI Pasir 61%.
dc.format Computer File
dc.language Indonesia
dc.publisher IAIN Batusangkar
dc.subject Matematika Pendidikan
dc.subject.ddc 510.07
dc.subject.ddc 510.07
dc.title Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis Meaningfull Instructional Design (MID) untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa Kelas VIII MTsS TI Pasir
dc.type Skripsi


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1626161166056_pustaka.pdf 1.888Mb application/pdf Lihat / Buka File "Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis Meaningfull Instructional Design (MID) untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa Kelas VIII MTsS TI Pasir"
1626161167285_hijau.jpg 428.4Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis Meaningfull Instructional Design (MID) untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa Kelas VIII MTsS TI Pasir"

Item ini muncul di Koleksi berikut

  • Koleksi Skripsi
    Perpustakaan Jurusan PENDIDIKAN (TADRIS) MATEMATIKA Repository

Tampilkan catatan item sederhana

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya