PEMAHAMAN SISWA TERHADAP KONDISI KELUARGA BROKEN HOME DI SMA N 2 RAMBATAN

Publikasi Unusia

PEMAHAMAN SISWA TERHADAP KONDISI KELUARGA BROKEN HOME DI SMA N 2 RAMBATAN

Tampilkan catatan item lengkap

Judul: PEMAHAMAN SISWA TERHADAP KONDISI KELUARGA BROKEN HOME DI SMA N 2 RAMBATAN
Penulis: YOSI ISNAINI
Abstrak: YOSI ISNAINI. NIM. 14 108 131. Judul Skripsi “Pemahaman Siswa terhadap Kondisi Keluarga Broken Home di SMA N 2 Rambatan”. Jurusan Bimbingan dan Konseling Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah belum diketahuinya pemahaman siswa terhadap kondisi keluarga broken home di SMA N 2 Rambatan. Tujuan pembahasan ini untuk melihat bagaimana pemahaman siswa terhadap kondisi keluarga broken home di SMA N 2 Rambatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kealitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi langsung (participant ebservation) dan wawancara mendalam (in-depth interview). Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa siswa broken home memiliki pemahaman tentang kondisi keluarga broken home di SMA N 2 Rambatan. Secara rinci dijelaskan pada aspek memahami umumnya siswa memahami kondisi keluarga broken home. Kondisi keluarga broken home yang mereka pahami yaitu suatu kondisi keluarga yang pecah, tidak harmonis yang disebabkan oleh beberapa faktor dengan ciri-ciri keluarga tersebut sering mengalami pertengkaran, mengalami perceraian dan keluarga yang tidak harmonis dari segi komunikasi, perhatian dan sebagainya. Pada aspek menerangkan umumnya siswa dapat menerangkan kondisi keluarga broken home. Kondisi keluarga broken home yang mereka terangkan yaitu suatu kondisi keluaraga yang pecah atau tidak harmonis yang disebabkan oleh struktur keluarga yang tidak utuh seperti kehilangan salah satu atau kedua orang tua, orang tua yang sering bertengkar karena komunikasi yang kurang baik, masalah ekonomi yang terjadi dalam keluarga, pengetahuan dan pemahaman nilai-nilai agama yang kurang sehingga berujung pada perceraian. Dampak yang ditimbulkan dari kondisi yang mereka alami menurunkan motivasi belajar siswa serta mendatangkan trauma akibat kejadian buruk yang mereka lihat dalam keluarganya di rumah. Dan pada aspek mengeksplorasi umumnya siswa dapat mengeksplor perbedaan keluarga harmonis dengan keluarga broken home serta solusi kondisi keluarga broken home. Menurut mereka perbedaan antara keluarga harmonis dengan keluarga broken home yaitu terletak pada ketentraman, kenyaman, perhataian serta kehangatan.
URI:
http://repo.iainbatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/20442
Tanggal: 2019-12-12


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1614156146551_YOSI ISNAINI (14108131).pdf 2.014Mb application/pdf Lihat / Buka File "PEMAHAMAN SISWA TERHADAP KONDISI KELUARGA BROKEN HOME DI SMA N 2 RAMBATAN"
1614156147551_hijau.jpg 428.4Kb image/jpeg Lihat / Buka Gambar "PEMAHAMAN SISWA TERHADAP KONDISI KELUARGA BROKEN HOME DI SMA N 2 RAMBATAN"

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item lengkap

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya